
pagi harinya Selly terbangun lebih dahulu bergegas turun untuk membersihkan diri sedangkan Arga yang mulai membuka mata segera mencari sosok Selly yang sudah tidak ada disampingnya namun matanya segera melirik saat pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan Selly yang baru selesai mandi seketika hatinya merasa lega
" kenapa gak bangunin aku" tanya Arga sambil turun dari tempat tidur
Selly hanya menoleh tanpa memperdulikan Arga yang berkata padanya,dia segera berjalan menuju ruang ganti,Arga hanya terdiam dia sadar Selly masih marah padanya dia segera berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri
Selly yang sudah berganti baju segera berjalan ke arah meja rias untuk merapihkan penampilannya sebelum berangkat sekolah,Arga yang sudah selesai mandi keluar kamar mandi hanya menggunakan lilitan handuk sebatas pinggang dia segera berjalan kearah pintu untuk mengambil baju yang diberikan kakak iparnya yang semalam dia buang di dekat pintu
"kamu kemana" tanya Arga melihat Selly sudah memakai seragam sekolah
Selly masih membisu tak menjawab sepatah kata pun,Arga yang kesal karena Selly mendiamkannya segera berjalan ke arah Selly dengan kesal dia merebut pengering rambut yang sedang dipakai Selly
" apa- apaan sih Lo" kesal Selly sambil membalik padannya memandang ke arah Arga
"kamu denger gak sih aku ngomong" ketus Arga karena Selly tak menjawab satu perkataannya
" apa Lo gak liat gue mau sekolah" jawab Selly sambil merebut kembali pengering rambut dari tangan Arga dengan sedikit kasar
__ADS_1
Arga segera menaikan alisnya mendengar perkataan Selly,bukannya hari ini mereka harus pindah ke rumah baru lalu kenapa Selly berangkat sekolah itulah yang dipikirkan Arga,Selly yang sudah siap segera berdiri namun langkahnya terhenti saat Arga menarik lengannya
" kamu gak akan kemana- mana" ucap Arga
" mau Lo apa? gue gak mau berdebat sama Lo" jawab Selly sambil melepas tangan Arga dari lengannya
" terserah kalau kamu mau berangkat,tapi aku pastiin aku akan bilang sama semua kalau kamu mau nemuin kekasihmu" ancam Arga yang masih berdiri di tempatnya
Selly yang sudah berada di dekat pintu kembali membalikan badannya menatap tajam ke arah arga sungguh dia tidak mengira sekarang Arga berani mengancamnya
" mau Lo apa sebenernya" kali ini Selly berbicara dengan nada tinggi dia sudah benar- benar muak dengan semua tingkah Arga
dengan menghentak- hentakan kaki Selly mengurungkan niatnya berangkat sekolah dia segera melempar tasnya ke tempat tidur dengan kesal dia kembali berjalan untuk mengganti bajunya,Arga yang telah berganti baju menyunggingkan senyuman diwajahnya melihat tingkah istrinya
sedangkan diruang makan semua sudah menunggu mereka yang tidak kunjung turun padahal waktu sarapan sudah lewat,byan yang merasa kesal segera berdiri untuk menyusul keduanya namun saat membalik badan dia mengurungkan niatnya karena melihat keduanya berjalan ke arah mereka
" kalian habis liburan dulu" kesal byan yang sudah sangat lapar dia kembali duduk dengan memasang wajah kesal kepada keduanya
__ADS_1
" maaf ka tadi aku nunggu Selly " jawab Arga segera mendapat tatapan tajam dari Selly mendengar perkataan Arga yang menyalahkan dirinya
" sudah ayo duduk" titah mamah Rani kepada keduanya
mereka segera duduk seketika keheningan yang terjadi yang terdengar hanya suara sendok dan garpu,cukup lama mereka pun menyelesaikan sarapannya byan yang masih memasang muka kesal segera berpamitan,sekarang hanya tinggal kedua pengantin baru bersama mamah rani dan papah edwan
" apa kamu sudah beres- beres " tanya papah Edwan seraya menatap ke arah Selly
" belum" jawab singkat Selly
" papah serta papah Rio sudah memutuskan kalian akan tinggal dirumah yang sudah kami siapkan" ucap papah Edwan
"tapi pa Selly gak mau" tolak Selly dia tak bisa bayangkan jika harus hidup berdua saja dengan Arga
" sayang kamu harus turutin apa yang papah kamu bilang" ujar mamah Rani
" terserah kalian" jawab Selly sambil beranjak meninggalkan meja makan sekarang hidupnya tergantung keputusan orang tuanya dia tidak dibebaskan untuk memilih apa yang menjadi keputusannya
__ADS_1
" pa,mah aku susul Selly dulu" ucap arga kepada kedua mertuanya dia segera menyusul Selly
sedangkan papah Edwan dan mamah Rani yang melihat kepergian anak serta menantunya menatap bingung,Edwan memijat pelipisnya yang melihat tingkah Selly dia tau anaknya marah namun dia melakukannya hanya untuk kebahagiannya anaknya