
Zaky segera mengajak Arga untuk pergi tidak lupa dia mengirim pesan kepada tania , sebelum melangkah mereka terlebih dahulu melihat situasi diluar karena tidak ingin ada guru atau murid yang melihat mereka keluar , setelah di rasa aman keduanya segera melangkah keluar kamar sedangkan Herlan dan Dino sudah terlebih dahulu pergi.
" Lo yakin ? gak akan ada yang tau ," tanya Arga .
" Lo tenang aja , semua aman ," sahut zaky .
tanpa bertanya lagi Arga segera mengikuti langkah kaki Zaky , awalnya mereka akan mencari klub' di dekat sana namun Herlan dan Dino menolak akhirnya mereka hanya akan menikmati suasana di cafe yang tidak jauh dari hotel .
Di kafe Dino dan Herlan yang sudah menunggu merasa cemas karena mereka takut jika Arga dan Zaky ketahuan oleh guru , namun Herlan dan Dino merasa lega saat melihat Arga dan Zaky berjalan ke arah mereka .
" kalian lama banget sih ," ucap Herlan .
" tau , kita tadi berpikir Lo berdua ketahuan ," timpal Dino .
" sorry , Lo salahkan Arga mengapa kita telat ," jawab Zaky sambil menarik kursi dan mendudukan dirinya .
Dino dan Herlan bersamaan melihat ke arah Arga sedangkan Arga yang sudah duduk hanya diam tanpa menjawab pertanyaan mereka karena Arga lupa jika dirinya belum mengabari Selly sama sekali .Zaky yang tau apa dipikirkan Arga hanya tersenyum di ujung bibirnya .
tidak jauh dari meja mereka Tania sudah duduk dan memperhatikan , tidak lupa Tania memberi tahu Zaky tentang keberadaannya yang berada di ujung cafe . sedangkan di meja lain ke empatnya sibuk mengobrol sambil menunggu pesanan mereka tidak begitu lama pesanan mereka datang namun saat bersamaan Zaky yang pura- pura tidak sengaja menumpahkan air ke baju Arga .
" Lo gak bisa hati - hati ," ucap Arga yang sedikit kesal sambil berdiri karena bajunya terkena tumpahan minuman milik Zaky.
" gue gak sengaja GA ," sahut Zaky dengan memasang wajah merasa bersalah .
" Lo bersihin sana ," titah Dino
Arga segera melangkah sambil mengusap baju yang terkena tumpahan air , Zaky segera memberikan kode kepada Tania agar segera melancarkan rencananya , Tania yang mengerti segera beranjak mengikuti arga . Arga yang fokus kepada bajunya tanpa melihat ke arah depan tanpa sengaja menabrak tubuh seseorang .
" AW ,, " Tania yang sengaja berpura- pura kesakitan .
" sorry gue gak sengaja ," ucap Arga yang tersadar telah menabrak seseorang tanpa berpikir panjang Arga segera berjongkok di hadapan wanita yang memegangi kakinya .
__ADS_1
" lain kali liat kalau jalan ," sahut Tania yang masih pura- pura memijat pergelangan kakinya .
" biar saya bantu ," Arga segera mengulurkan tangannya namun dirinya begitu terkejut karena sangat mengenal wanita yang berada dihadapannya .
" Arga ," ucap Tania yang seolah- olah kaget .
" Tania , kenapa kamu disini ," tanya Arga yang merasa bingung .
" nanti aku jelasin , sekarang tolongin aku ," pinta Tania sambil mengulurkan tangannya ke hadapan arga.
Arga yang merasa bersalah segera meraih tangan Tania , namun Tania berpura-pura kembali merintih saat berusaha bangun dan kembali mendudukan dirinya sambil memijat pergelangan kakinya , Arga yang merasa bersalah tanpa berkata apapun segera menggendong tubuh Tania .
" Arga apa yang kamu lakukan ?" Tania berpura- pura bertanya kepada Arga .
" kaki kamu kayanya keseleo , biar aku antar ." jawab Arga yang sudah menggendong tubuh Tania .
" turunin aku , aku bisa ko jalan ," tolak Tania .
Tania hanya mengagukan kepalanya tanpa Arga sadari dia telah masuk kedalam jebakan Zaky , setelah bertanya kepada Tania Arga segera berjalan ke luar restoran sambil menggendong tubuh Tania setelah sampai depan dia segera menaiki taksi untuk mengantar Tania ke hotel yang sama dimana dirinya juga menginap.
Dino serta Herlan merasa aneh karena Arga belum kembali sedangkan Zaky sesekali tersenyum karena dia yakin bahwa Tania sudah berhasil menjalankan rencananya , Herlan yang merasa khawatir segera beranjak dari duduknya untuk mencari Arga.
" Lo mau kemana? " tanya zaky sambil melihat ke arah Herlan .
" gue mau nyusul Arga ," jawab Herlan .
" gue ikut ," timpal Dino .
Zaky seketika merasa panik mendengarnya karena dia takut jika keduanya menggagalkan rencananya , dengan cepat Zaky ikut berdiri tanpa bertanya apapun lagi dia segera mengikuti langkah kedua sahabatnya sambil berharap jika rencananya tidak akan gagal akibat kedua sahabatnya .
" kalian tunggu disini , biar gue cari Arga kedalam ," ucap Herlan sambil membalik badannya menghadap kepada Zaky dan Dino .
__ADS_1
Dino dan Zaky segera mengagukan kepalanya secara bersamaan , setelah mendapat jawaban Herlan segera masuk kedalam toilet namun setelah mencari di seluruh toilet Herlan tidak menemukan Arga dengan cepat dia kembali menemui kedua sahabatnya yang menunggu diluar .
" gimana ?" tanya Dino .
" Arga gak ada di dalam ," ucap Herlan dengan wajah panik .
" paling dia pergi duluan ," sahut Zaky enteng sambil memasukan kedua tangannya ke dalam kantong celana .
" tapi Arga gak pernah pergi tanpa memberi tahu kita , itu bukan sifat Arga ," sahut Herlan . karena dia sangat mengenal Arga yang tidak pernah pergi tanpa memberi tahu salah satu dari mereka.
" biar gue coba telepon dia ," jawab Dino sambil mengambil ponselnya . dengan cepat dia menghubungi Arga namun beberapa kali di coba Arga tidak menjawab panggilannya .
" gimana ?" Zaky yang melihat raut wajah Dino berpura- pura panik .
" gak di angkat ," sahut Dino . yang sudah mencoba beberapa kali menghubungi Arga.
" tuh anak kemana sih ," timpal Herlan.
" kita balik ke hotel aja , siapa tau Arga balik duluan ," ucap Dino .
" ya udah ayo ," ajak Herlan kepada keduanya .
mereka segera meninggalkan toilet tidak lupa Zaky membayar dulu , setelah itu mereka bertiga segera meninggalkan restoran sambil berharap kalau Arga sudah kembali ke hotel , selama perjalanan menuju hotel Zaky sedikit cemas .
hotel
Selly yang selama perjalan merasa cemas membuat byan sedikit panik ,apalagi mengingat adiknya sedang hamil besar byan takut jika hal ini berpengaruh pada kandungan Selly , mobil yang dikendarai byan sudah sampai di loby hotel dimana Arga menginap selama acara perpisahan.
byan segera menepikan mobilnya saat bersamaan taksi yang di naikin Arga dan Tania sampai di loby hotel , Selly terperangah tidak percaya dengan apa yang dia liat dari kaca mobil begitu juga dengan byan yang melihat Arga turun dari taksi sambil menggendong seorang wanita.
" jadi ini alasan dia gak mengajak aku ," gumam Selly dengan mata berkaca- kaca .
__ADS_1
byan yang masih biasa mendengarnya segera meraih tangan adiknya , sungguh dia merasa jijik melihat pemandangan yang baru saja dia liat ternyata adik iparnya berani berselingkuh di belakang Selly ,sedangkan Arga yang memasuki loby hotel yang masih menggendong tubuh Tania tidak menyadari bahwa istri serta kakak iparnya berada disana .