Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 28


__ADS_3

Arga segera mendekatkan bibirnya Selly yang merasakan sesuatu yang kenyal menyentuh bibinya masih memejamkan matanya arga yang merasa Selly tidak melakukan perlawanan segera ****** bibir dengan lembut Selly pun segara membalas ciuman yang Arga berikan


setelah beberapa cukup lama Arga menikmati bibir Selly dia segera melepas ciumannya segera berpindah ke leher jenjang Selly sambil tangannya menggerayangi tubuh Selly sampai tangan Arga berhenti di gunung kembar Selly dengan lembut Arga memainkan area sensitif membuat Selly tanpa sadar mengeluarkan suara ******* Arga tidak bisa menahan hasrat begitu juga Selly juga merasakan hasratnya tidak bisa terbendung lagi mereka semakin menikmati permainan itu


seketika suara ketukan pintu menyadarkan keduanya,Arga yang kaget segera menghentikan aktivitasnya Selly yang sadar dengan perbuatanya segera mendorong tubuh Arga,arga segera bangkit dan merapihkan bajunya sedangkan Selly yang panik segera bangun dan mengambil bajunya segera memakainya kembali


" sayang ayo makan siang" panggil mamah dari balik pintu


" iya mah,mamah duluan aja nanti aku sama Arga menyusul" jawab Selly seraya merapihkan penampilannya


sedangkan Arga mengacak rambutnya karena aktifitasnya terganggu berbeda dengan Selly yang menundukkan kepalanya dia merasa malu dengan apa yang terjadi beberapa saat lalu dia menggerutu kebodohannya yang menerima apa yang dilakukan Arga


" apa yang lo lakuin" ucap Selly sambil mengangkat kepalanya berani menatap Arga


Arga menatap aneh kearah Selly bukannya tadi dia tak menolak semuanya sekarang dia malahan bertanya hal bodoh seperti itu " Lo pikir sendiri" sahut Arga yang kesal karena harus menahan hasratnya dia segera berjalan meninggalkan Selly


sedangkan Selly terdiam mencerna perkataan Arga " kenapa Lo sebodoh ini,kenapa Lo gak menolak saat dia menyentuh Lo" gerutu Selly akibat kebodohannya dia pun bergegas menyusul Arga


mereka segera menyusuri anak tangga Selly masih memikirkan kejadian beberapa saat lalu sedangkan Arga berusaha menahan hasratnya yang membuat dia frustasi,sesampainya di bawah mereka segera menuju ruang makan

__ADS_1


Selly segera duduk disusul Arga mendudukan durinya di samping selly,sedangkan mamah Rani melihat mereka berdua menatap aneh seketika mamah Rani tertuju kepada leher Selly dia bisa melihat jelas jejak merah di leher Selly


"kalian habis ngapain" tanya mamah Rani seraya menatap tajam kearah keduanya


" mamah ngomong apa? ucap Selly sedikit takut melihat tatapan yang diberikan mamahnya


" kami gak ngapa- ngapain ko Tan" jawab Arga sambil menelan ludahnya seraya melirik kearah Selly seketika matanya tertuju kearah leher Selly dia lupa telah memberikan stempel cinta dileher Selly


" jangan bohong kalian pikir mamah gak tau" teriak Rani sambil beranjak dari duduknya,dia tak menyangka keduanya telah melakukan yang tak harusnya mereka lakukan


Selly mulai menangis mendapat bentakan dari mamahnya sedangkan Arga menundukkan kepalanya sambil menggerutu kebodohannya dia melupakan hasil karyanya di leher Selly


" kalian ikut mamah" ucap Rani seraya berjalan keruang keluarga Selly serta Arga segera mengikuti langkah mamah Rani,sedangkan Selly masih bingung kenapa mamahnya bisa marah seperti itu berbeda dengan Arga dia tidak tau apa yang akan terjadi setelah ini


" kalian duduk" titah Rani ,mereka segera menurut


Rani segera menghubungi suaminya dia sungguh sangat tak menyangka anak gadisnya bisa melakukan hal yang bahkan tak bisa dia bayangkan


" halo" ucap orang di sebrang sana

__ADS_1


" papah pulang sekarang" sahut Rani dengan nada sedikit bergetar


" ada apa mah" jawab Edwan dengan sedikit bingung


" intinya papah pulang sekarang" ucap Rani segera memutuskan sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari suaminya


Edwan sudah sampai dia segera berjalan masuk dia merasa cemas terlebih suara istrinya disambungkan telepon tadi dia segera menuju ruang keluarga sesampainya diruang keluarga dia menatap heran dengan karena Arga berada disana sedangkan Selly yang duduk di samping Arga menangis


" ada apa mah" tanya Edwan sambil menghampiri istrinya


ketiganya segera menoleh kearah suara itu,Rani yang melihat kedatangan suaminya segera beranjak dan berjalan ke arah edwan sedangkan Selly semakin terisak berbeda dengan Arga yang menundukkan kepalanya sambil menelan ludah


" papah anak kita" Rani yang dari tadi berusaha menahan tangisannya akhirnya pecah di bahu Edwan sedangkan Edwan masih bingung dengan apa yang terjadi


" mamah ada apa cerita sama papah" tanya Edwan seraya menenangkan Rani yang menangis


" papah Selly udah membuat kita malu" ucap Rani seraya menjauhkan tubuhnya dari suaminya sambil terisak


" mamah ngomong yang jelas,papah gak ngerti" jawab Edwan yang belum paham apa yang terjadi disini

__ADS_1


" pa Selly dan Arga sudah melakukan yang tak seharusnya mereka lakukan" ucap Rani seraya menangis dia tak mengira anak yang dia begitu percaya menghancurkan semuanya dalam sesaat


__ADS_2