
mereka sampai dihalaman rumah yang cukup mewah papah Edwan segera turun disusul mamah Rani serta kedua pasangan pengantin baru disana sudah menunggu kedua orang tua Arga yang datang terlebih dulu
mereka bergegas masuk untuk melihat sekeliling rumah yang khusus disiapkan untuk keduanya,Selly yang masih dengan perasaan kesal hanya mengikuti dari belakang Arga yang melirik Selly hanya mendengus kesal melihat Selly yang tidak bahagia sama sekali
" mulai sekarang kalian akan tinggal disini" ucap papah Rio seraya membalikan badan seraya menatap Arga serta Selly bergantian
" kamu harus belajar untung mengurus suami kamu" ucap Edwan dengan wajah tegas
" iya" jawab singkat Selly
" inget kalian gak boleh ribut" ucap mamah Rani
" satu lagi kalian harus jaga sampai kalian lulus sekolah" sambung mamah lisa seraya tersenyum
" apaan sih mah" kesal Arga mendengar perkataan mamahnya sedangkan Selly hanya menunduk mendengar perkataan mamah mertuanya
saat mereka sibuk mengobrol sambil berkeliling rumah tiba- tiba ponsel yang digenggam Selly berdering dia segera menjauh dari mereka karena tertera nomor Zaky yang menelepon dia,Arga yang melihat kepergian Selly bergegas mengikuti Selly dari belakang
" halo" ucap Selly sesaat setelah menerima panggilan itu
__ADS_1
" sel ini gue Dino, Lo sekarang ke rumah sakit Zaky kecelakaan" ujar Dino dengan suara panik
" apa,dirumah sakit mana" tanya Selly seketika badannya melemas setelah mendengar perkataan Dino
" di rumah sakit permata " sambung Dino memberitahu dimana Zaky dirawat
" baik gue kesana sekarang " Selly segera memutus sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari dino dengan panik dia segera membalik badan betapa kagetnya melihat Arga sudah berada di hadapannya
" ada apa dengan dia " tanya Arga yang mendengar pembicaraan Selly di telepon
" bukan urusan Lo,minggir " jawab Selly sambil mendorong tubuh Arga yang menghalangi jalannya
Selly segera berlari meninggalkan Arga dipikirannya hanya Zaky bahkan panggilan dari mamahnya tidak dia pedulikan Selly segera berlari menuju pintu,Arga yang penasaran segera mengikuti Selly tanpa berpamitan pada mereka yang melihat kepergiannya dengan bingung
" biarin mah mungkin mereka belum terbiasa bersama" jawab Edwan
" iya jeng namanya anak muda" ucap mamah lisa
Selly yang ingin berlari menuju gerbang segera dihentikan oleh Arga" biar aku antar" ucap Arga sambil menarik tangan Selly
__ADS_1
Selly hanya mengikuti langkah Arga karena kalau mencari taksi akan butuh waktu lama,sedangkan dia ingin buru- buru bertemu dengan Zaky,mereka bergegas masuk mobil Arga segera melajukan mobil keluar halaman rumah itu
selama perjalanan Arga melirik Selly dia melihat jelas kecemasan di wajah Selly,hatinya sakit namun dia segera menepis semuanya dan kembali fokus melihat ke arah jalan
" rumah sakit mana" tanya Arga yang masih fokus melihat jalan
" rumah sakit permata" jawab Selly
setelah mendapat jawaban Arga segera menuju rumah sakit,sesampainya di depan rumah sakit Arga segera menepikan mobilnya Selly buru- buru turun Arga yang melihat kepergian Selly menatap tak percaya bisa- bisa Selly begitu cemas bahkan tidak mempedulikan dirinya
setelah sampai dirumah sakit Selly segera mencari sosok dino setelah melihat Dino dari kejauhan dengan sedikit berlari dia segera menghampiri Dino serta Herlan
" bagaimana keadaan Zaky" tanya Selly dengan napas tak beraturan
keduanya membuyarkan lamunannya seraya melihat kearah Selly dia tidak percaya bahwa Selly akan datang,berbeda dengan Herlan yang menatap penuh tanya melihat kedatangan Selly dia tidak menyangka istri sahabatnya datang menemui kekasihnya ralat mantan kekasihnya
" dia masih belum sadar" jawab Dino
" dimana ruangannya " tanya Selly dengan mata mulai berkaca - kaca
__ADS_1
" disitu" jawab singkat Dino sambil menunjuk ke arah ruangan dimana Zaky berada
tanpa menjawab Selly segera berjalan dengan sedikit gemetar menuju ruangan yang ditunjuk Dino dari kejauhan Arga yang melihat kedua sahabatnya segera berjalan menghampiri mereka,sedangkan dino dan Herlan menatap tak percaya Arga juga datang kesini