Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 89


__ADS_3

Selly yang masih kesal dengan Arga bersikap acuh selama di perjalan menuju sekolah, Arga yang menyadarinya berusaha membujuk namun semuanya sia- sia karena Selly masih tetap bungkam seribu bahasa.hingga mobil Arga sampai di sekolahan,Selly bergegas turun seraya membanting pintu mobil dengan cukup keras,Arga tersentak kaget dengan tingkah istrinya itu dengan cepat Arga Turun dari mobil.


" sayang tunggu," panggil Arga sambil berlari mengejar Selly. " sampai kapan kamu diemin aku terus ," sambung Arga yang berjalan menyamai langkah Selly .


Selly masih tetap bungkam tak berbicara sepatah kata pun ,Arga yang mulai kesal segera berdiri dihadapan Selly hingga membuat Selly menghentikan langkahnya seraya menatap tajam ke arah Arga yang tepat berada dihadapannya.


" minggir,aku mau lewat ," ketus Selly.


" gak,sebelum kamu maafin aku," ucap Arga sambil melipat kedua tangannya di atas dada.


" gak bakalan, sebelum kamu ngomong sama semuanya kalau aku masih mau sekolah ," sahut Selly yang masih kekeh dengan pendiriannya, Arga yang mendengar itu hanya menghela napas.


" kamu gak bisa kan? ya udah sekarang minggir ," tegas Selly yang melihat Arga hanya terdiam,tanpa menjawab apa pun.


Arga yang tidak mau berdebat akhirnya mengalah,dia segera menyingkir dari jalan Selly ,tanpa menoleh sedikitpun Selly melangkah meninggalkan Arga sedangkan Arga yang melihat Selly menjauh darinya semakin dibuat pusing dengan tingkah Selly,karena dia tidak mungkin membiarkan Selly tetep bersekolah mengingat kehamilannya semakin membesar tanpa pikir panjang Arga pun segera berjalan menuju kelasnya.


jam pulang sekolah tiba,Arga yang hendak menjemput Selly dikelasnya terpaksa mengurungkan niatnya,setalah mendapatkan pesan dari papahnya bahwa dia harus datang kekantor karena ada hal yang sangat penting,akhirnya arga memutuskan untuk mengirim pesan kepada istrinya setelah mengirim pesan,Dia bergegas menghampiri Dino serta Herlan yang masih berada di bangku mereka.


" nanti pulang sekolah,Din nanti tolong anterin bini gue balik," ucap Arga yang sudah berdiri di antara keduanya.


sontak perkataan Arga membuat Herlan serta Dino kaget,tentunya karena permintaan Arga yang membuat mereka heran,berbeda dengan Arga yang masih berdiri dengan wajah panik sambil menunggu jawaban keduanya.sedangkan dari tempat lain Zaky yang masih berada dikelas sengaja menguping pembicaraan ketiganya.


" Lo kira gue supir ," jawab Dino enteng.


" tau,siapa lakinya kenapa orang yang repot ," timpal herlan sambil terkekeh geli.


" Lo mau apa gak,kalau gak Lo aja ," tunjuk Arga ke arah Herlan.


" gue gak bisa,Dino aja," tolak Herlan.


" iya nanti gue anterin,lagian Lo mau kemana sih ," kesal Dino karena selalu dirinya yang kena imbasnya.

__ADS_1


" gue buru- buru,lain kali gue ceritain," sahut Arga sambil melangkah meninggalkan keduanya,sedangkan Herlan serta Dino menatap bingung dengan tingkah sahabatnya itu.


tanpa mereka sadari seseorang tengah tersenyum licik setelah mendengar obrolan mereka bertiga,Dino serta Herlan segera melangkah meninggalkan kelas begitu juga dengan Zaky yang bergegas meninggalkan kelas.


sedangkan Selly yang masih berada dikelas segera mengambil ponselnya yang berbunyi notifikasi pesan masuk,setelah diliat nama suaminya dengan wajah ceria dia segera membukanya,Niki serta Yuki yang melihat tingkah Selly merasa aneh karena sekarang tingkah Selly yang mereka anggap jauh berubah,rasa penasaran yang tinggi mereka segera melangkah mendekati Selly.


[ sayang maaf,aku ada urusan sama papah,jadi gak bisa pulang bareng nanti Dino yang Antar kamu pulang,] begitu bunyi pesan yang dikirim Arga.


seketika wajah Selly berubah setelah membaca pesan itu,tanpa sadar membanting ponselnya ke atas meja,Niki serta Yuki yang melangkah ke arah Selly dibuat kaget,karena mereka ingat beberapa saat lalu Selly tersenyum sekarang marah- marah hingga membuat keduanya semakin penasaran.


" kasian itu ponsel,gak salah tapi dibanting ," celetuk Yuki.


" Lo kenapa sel,kayanya lagi kesel banget," timpal Niki.


" gak apa- apa," jawab Selly singkat sambil beranjak dari duduknya,dia segera meraih tas serta ponsel yang sempat dia banting. " gue duluan," sambung Selly sambil melangkah meninggalkan keduanya.


Niki serta Yuki saling melempar tatapannya,mereka semakin aneh dengan tingkah sahabatnya itu,tanpa pikir panjang keduanya pun segera menyusul Selly,sedangkan Selly yang semakin kesal kepada Arga berjalan terburu- buru,hingga tanpa sengaja dirinya bertabrakan dengan Zaky,dengan cekatan Zaky menangkap tubuh Selly yang hampir terjatuh.


" gak,makasih," jawab Selly sambil berdiri,kalau saja Zaky tidak menolongnya mungkin saja Selly bisa terjatuh.


"lain kali hati- hati kalau jalan,apa lagi kamu sedang hamil ,"ucap Zaky sambil memerhatikan Selly,yang terbilang sekarang lebih berisi dari sebelumnya.


Selly yang sedang merapihkan seragamnya segera mendongakkan kepalanya,dia begitu kaget mendengar penuturan pria dihadapannya,karena selama ini tidak ada yang tahu tentang kehamilannya selain kedua sahabat suaminya serta keluarganya.


" ka- kamu tau dari mana," tanya Selly dengan terbata- bata.


" gak penting,tapi selamat iya," ucap Zaky,dia segera mengulurkan tangannya dengan cepat selly membalas uluran tangan Zaky.


disisi lain Selly bingung dari mana Zaky tau,seketika Selly menyadari sesuatu kalau Zaky tau tentang kehamilannya berarti lelaki di hadapannya telah mengingat semuanya,sedangkan zaky yang sadar apa yang dipikirkan Selly segera mengagungkan kepalanya.


" jadi,kamu udah inget semua ," tanya Selly dengan wajah gembira tentunya dia senang jika ingatan Zaky telah kembali,setidaknya dia tidak merasa bersalah meninggalkan Zaky yang sedang sakit.

__ADS_1


"lepasin dulu kali tangannya ," goda Niki serta Yuki yang menghampiri keduanya.


Selly serta Zaky yang menyadarinya segera melepaskan tangan mereka,sedangkan keduanya sahabat Selly berusaha menahan tawa melihat reaksi keduanya seperti pencuri yang ketahuan.


" aku duluan ," ucap Selly sambil menoleh ke arah Niki serta Yuki.


" biar aku antar," jawab Zaky.


" gak usah,aku bareng Niki sama Yuki ," tolak Selly.tentunya dia tidak ingin terjadi kesalahan paham jika dirinya menerima tawaran Zaky. " beneran kan," sambung Selly sambil memberi kode kepada Niki serta Yuki.


" iya," jawab Yuki spontan dan mendapat anggukan dari Niki.


" kita duluan," pamit Selly sambil menarik tangan kedua sahabatnya.


Zaky mengangguk.


Zaky yang melihat Selly menjauh darinya hanya tersenyum penuh arti dia segera melangkah pergi,setelah sedikit menjauh Selly segera melepas tangan Niki serta Yuki, keduanya seketika memberi tatapan penuh tanya melihat tingkah Selly.


" Lo,kenapa sih? " Yuki yang penasaran dengan sikap Selly akhir- akhir ini.


" tau,Lo cerita kalau ada masalah," timpal Niki.


" hari ini,terakhir gue masuk sekolah," ucap Selly sambil menghela napas panjang.


" apa?" jawab keduanya yang begitu kaget mendengar perkataan selly,yang secara tiba- tiba berhenti sekolah.


" apa kalian gak denger," kesal Selly.karena sebenernya dia sangat sedih harus meninggalkan sekolah serta kedua sahabatnya,tetapi dia tidak punya pilihan lain sekarang selain menuruti keinginan kedua orang tuanya serta mertuanya,ditambah dia tidak ingin ribut terus dengan suaminya.


" Lo becanda kan," tanya niki.karena dia berpikir Selly mengerjai mereka.


" gak asyik bercandanya," ucap Yuki.

__ADS_1


__ADS_2