
Selly merasa senang karena kedatangan kakak serta mamahnya , tanpa terasa waktu begitu cepet byan yang tersadar segera melihat ke jam jam yang melingkar di tangannya sudah menunjukan pukul jam 7 malam , di heran karena sudah malam tetapi adik iparnya belum kunjung pulang.
" de , suami kamu belum pulang ?" byan segera menoleh ke arah adiknya yang sedang bersandar dirinya di bahu mamahnya.
" paling bentar lagi ka ," sahut Selly yang masih menyandarkan kepalanya di bahu rani .
" apa Arga sering pulang telah ," tanya Rani .yang tersadar jika menantunya belum pulang.
" tiap malam mah ," jawab Selly singkat.
" apa ," ucap Rani serta byan bersamaan .tentunya keduanya begitu kaget mendengar perkataan Selly .
" iya , Arga memang setiap hari telat pulang kecuali Sabtu Minggu dia ada dirumah ," jelas Selly sambil membenarkan posisinya .
" apa kamu tidak khawatir ? kalau suami kamu telat di pulang ," tanya Rani tentunya dia heran dengan perkataan anaknya yang santai ketika suaminya .
" gak mah , aku percaya sama Arga ," jawab Selly .
" kamu itu aneh , suami telat pulang tapi kamu biasa aja . apa kamu gak curiga dia diluar sana macem - macem ," sahut byan sambil menatap tidak percaya dengan perkataan adiknya .tentunya dia merasa heran kenapa adik iparnya selalu keluyuran bahkan pulang larut malam .
" sayang , dengerin mamah kamu boleh percaya dengan suami kamu tapi kamu inget jika kamu juga harus tau apa yang membuat suami kamu pulang telat ," tegas Rani memperingatkan Selly jika dirinya harus lebih memperhatikan lagi kegiatan Arga diluar sana .
" mamah , aku bukan gak curiga sama Arga tetapi aku berusaha percaya sama dia , karena aku tidak mau jika kecurigaan aku malahan menimbulkan masalah ," jawab selly tentunya dia ingat jika terakhir kali dirinya bertanya malahan berakhir dengan pertengkaran .
" kakak , setuju apa yang dibilang mamah , kamu jangan mudah percaya begitu saja apalagi anak SMA untuk apa setiap hari keluyuran . " sahut byan yang setuju dengan perkataan mamahnya.
__ADS_1
Selly terdiam mendengar perkataan mamah serta kakaknya karena memang benar jika dirinya harus tau kemana suaminya pergi dan apa saja yang dilakukannya diluar sana , sedangkan byan terus bermain dengan pikirannya sendiri memikirkan kelakuan adik iparnya yang setiap malam meninggalkan adiknya yang sedang hamil sendirian dirumah .
" mah , byan nginep sini iya ," byan meminta ijin kepada mamahnya tentunya dia tidak tega melihat adiknya harus sendirian dirumah.
" iya , lagian mamah khawatir kalau adik kamu sendirian ,"jawab Rani sambil melirik ke arah Selly .
" gak apa- apa kakak pulang aja ," ucap Selly . " nanti mamah pulang sama siapa kalau kakak nginep disini ," sambung selly.
" gak apa- apa , mamah pulang naik taksi ," sahut Rani .
" ya udah , kalau mamah ijinin kakak nginep disini ," sahut Selly .
" lagian kamu , kakak mau nemenin malahan gitu mukanya ," ucap Byan yang melihat wajah adiknya ditekuk.
" apaan sih ka ," sahut Selly . sebenarnya dia senang kakaknya bisa menginap disana tetapi dia takut jika nanti ada kesalahpahaman jika kakaknya bertemu Arga .Selly ingat betul kalau byan tidak terlalu suka dengan suaminya.
" de , udah malam kamu tidur ," titah byan setelah berada didalam rumah .
" iya ka , lagian aku udah ngantuk ," sahut selly . karena memang setelah hamil dirinya selalu merasa ngantuk dan lelah mungkin karena bawaan bayinya .
Selly segara melangkah meninggalkan byan menuju kamarnya sedangkan byan yang melihat kepergian adiknya segera melangkah ke ruang tamu untuk menonton tv , saat sedang asyik menonton tv terdengar suara mesin mobil dengan cepat byan mematikan tv-nya dan segera berjalan ke arah pintu karena dia yakin bahwa itu suara mobil Arga .
setelah memarkirkan mobilnya dia segera keluar dari mobilnya dan melangkah menuju ke arah pintu utama saat ingin membuka pintu ternyata pintu sudah terlebih dahulu terbuka seketika Arga membulatkan mata saat melihat orang yang membukakan pintu , berbeda dengan byan yang sudah memasang wajah yang sulit di artikan .
" ka - kakak ." ucap Arga dengan terbata- bata .
__ADS_1
" iya ini gue , kenapa Lo kaget ," jawab byan dengan nada sinis .
Arga yang mendengarnya menelan ludahnya sendiri apalagi saat melihat tatapan mata kakak iparnya membuatnya sudah bergidik ngeri , sedangkan byan memerhatikan penampilan Arga yang begitu rapih dengan pakaian yang dia pake semakin membuat byan curiga . byan segera membalik badannya dan melangkah masuk Arga yang melihat kakak iparnya melangkah masuk dengan cepat Arga mengikutinya .
" Duduk," titah byan yang sudah berada di ruang keluarga .
tanpa menjawab Arga segera mendudukan dirinya ,byan segera duduk dihadapan Arga yang masih memasang tatapan tajam ke arah Arga sedangkan Arga bagaikan seorang penjahat yang akan disidang sampai akhirnya Arga menundukkan kepalanya karena tidak berani melihat tatapan dari kakak iparnya .
" dari mana aja Lo ," tanya byan .
" aku ada urusan ka ," jawab Arga yang masih setia menundukkan kepalanya.
" kalau orang ngomong liat kesini ,Lo pikir gue ada di bawah ," kesal byan saat Arga tidak berani untuk menatap kearahnya.
dengan cepat Arga mengangkat kepalanya memberanikan diri melihat ke arah byan yang berada dihadapannya , sedangkan byan masih terus menatap tajam Arga tentunya hatinya kesal dan marah melihat dengan tingkah adik iparnya yang masih bisa keluyuran sedangkan adiknya hamil bahkan di tinggalkan setiap malam.
" gue tanya sama Lo , apa setiap hari Lo membiarkan adik gue sendirian dirumah ," byan menanyakan apa yang bergelayut dipikirannya.
" aku ada urusan ka , makanya aku pulang larut ." sahut Arga tentunya dia tidak mengatakan yang sebenarnya karena dia ingin itu hanya dia yang tau dan papahnya.
" Lo bilang urusan , apa urusan Lo begitu penting hingga harus meninggalkan adik gue setiap malam , apa Lo gak pernah berpikir kalau terjadi apa- apa sama dia saat Lo gak ada aturan Lo berpikir kesana ," ucap Byan dengan penuh penekanan di setiap katanya , dia sungguh geram mendengar perkataan adik iparnya.
" bukan begitu ka , tapi aku juga diluar sana bukan keluyuran ," sahut Arga yang tidak terima dengan perkataan pria dihadapannya .
" lalu apa kalau bukan keluyuran namanya ," ejek byan sambil tersenyum sinis kepada Arga .
__ADS_1
Arga yang semakin tersudut dengan tuduhan kakak iparnya akhirnya memberanikan diri untuk mengatakan kebenarannya mengapa dia selalu pulang larut bukan karena dirinya tidak peduli dengan istrinya tetapi dia hanya ingin menjadi suami dan ayah yang bertanggung jawab untuk istri dan anaknya kelak dan dia tidak mau selalu membebankan semua kebutuhan dirinya serta Selly kepada keluarganya ataupun keluarga Selly .
" sebenarnya selama ini aku kerja ka , itu sebabnya aku pulang selalu telat maaf karena membuat kakak jadi punya pikiran buruk tentang aku ," jelas Arga yang memberanikan berkata jujur kepada byan.