Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 145


__ADS_3

setelah pertemuan antara kedua keluarga akhirnya Arga bisa membawa pulang anak serta istrinya dan memutuskan untuk memulai semuanya dari awal lagi dan kini hubungan dirinya dan juga Selly semakin harmonis apalagi sekarang rasya sudah beranjak besar hingga membuat kehidupan keduanya semakin lengkap.


"sayang" panggil arga yang menarik sosok istrinya.


"kamu jangan teriak, rasya baru tertidur" ucap Selly yang mendengar arga berteriak.


"maaf sayang aku tidak tahu" sahut Arga sambil tersenyum.


Selly menghela napas karena sudah kebiasaan Arga setiap pagi selalu berteriak seperti itu hingga membuatnya bosan memberi tahu Arga bahwa sekarang ada Rasya, Arga yang selalu lupa hanya bisa tersenyum saat istrinya sudah mulai mengomel seperti itu.


"aku udah siapkan semua baju kamu jadi sekarang kamu mandi dulu" pinta Selly sambil memberikan handuk kepada Arga.

__ADS_1


"kamu memang Istri aku yang paling pengertian" puji Arga.


"pagi-pagi udah gombal, udah sana mandi dulu" ucap Selly yang sebenarnya merasa senang jika mendapatkan pujian seperti itu tetapi dirinya malu untuk mengakuinya.


Arga yang mendengar perintah istrinya segera melangkah ke kamar mandi tentunya semenjak mereka bersama lagi arga sangat takut jika istrinya mulai mengomel seperti tadi berbeda dengan Selly yang tersenyum melihat tingkah polos suaminya.


tanpa menunggu lama Selly segera melangkah ke luar kamar dan segera berjalan menuruni tangga sesampainya di lantai bawah dia segera melangkah menuju ke arah dapur untuk menyiapkan sarapan untuk arga walau belum bisa memasak tapi Selly selalu berusaha menyiapkan sarapan yang dia bisa buat.


"Byan mama mau bicara" ucap Rani yang selalu kepala karena anak lelakinya selalu menghindar kalau dirinya membahas soal pernikahan.


"kamu itu kenapa? setiap kami membahas soal pernikahan kamu selalu saja menolaknya, ingat by papa juga lengan cepet Gendong cucu dari kamu" kata Edwan.

__ADS_1


"ya ampun pa, berhenti membuat aku pusing soal pernikahan" kesal Byan yang selalu di tuntut untuk segera menikah oleh kedua orang tuanya.


Edwan dan Rani saling melempar tatapan satu sama lain mengingat Byan sudah cukup umur untuk menikah namun anak sulungnya itu selalu saja menolak saat mereka mendesaknya untuk menikah sedangkan Byan yang lengan dengan tuntutan keduanya segera beranjak dari duduknya dan pergi dengan kekesalan dalam hatinya.


malam harinya Arga dan Selly berkunjung ke kediaman orangtuanya tentu saja setelah mereka bersama ini untuk pertama kalinya mereka datang kembali namun sekarang dengan keadaan berbeda karena keduanya telah kembali bersama.


Kedua orang tua Arga pun hadir dalam acara Makan malam itu hingga suasana di sana menjadi ramai karena semuanya berkumpul di sana di tambah kedua orang tua mereka memperebutkan untuk bermain dengan Rasya hingga membuat mereka jarang berdebat tentu saja Selly dan Arga sangat bahagia.


"sayang, aku bahagia karena sekarang keluarga kita sudah bersama lagi" ucap Arga.


"iya sayang dan aku berharap semua kebahagian ini tidak akan pernah hilang dan apapun yang terjadi nanti semoga kita akan tetap bersama"

__ADS_1


"aku bersyukur karena memiliki istri seperti kamu dan anak yang lucu seperti Rasya terimakasih untuk semuanya" Arga segera memeluk tubuh mungil istrinya dan Selly segera membalas pelukan yang di berikan oleh Arga.


buah dari kesabaran Selly terbayar sudah karena kini dirinya sudah bisa berkumpul lagi dengan suaminya dan dia selalu berharap badai apapun yang menerpa rumah tangganya tidak akan bisa menghancurkannya.


__ADS_2