
Selly yang sudah berganti baju segera menuju kemeja rias untuk sedikit merapihkan penampilannya sebelum menemui kedua orang tuanya serta mertuanya matanya segera membulat melihat pantulan cermin memperlihatkan tanda merah hasil karya Arga
Selly segera menutupnya dengan rambutnya dia segera berjalan menyusuri anak tangga sesampainya dia lantai bawah dia segera berjalan menuju ruang keluarga
mamah Rani yang melihat kedatangan Selly segera menghampirinya sambil merengkuh tubuh Selly agar berjalan disampingnya dia segera mendudukan Selly di samping Arga,Selly melirik ke arah Arga dengan tatapan tajam
edwan akhirnya membuka suara kembali setelah kedatangan Selly " sayang mulai besok kamu dan Arga akan pindah ke rumah baru"
" tapi pa Selly masih mau tinggal sama kalian" jawab Selly sambil menatap bergantian kedua orang tuanya serta byan yang berdiri sambil menyandarkan tubuhnya di tembok
"tidak bisa sayang kamu sekarang sudah jadi seorang istri jadi kamu harus belajar mengurus suami kamu dan belajar mandiri" ucap mamah Rani dia sebenernya sedih harus berpisah dengan anaknya bungsunya namun dia sadar Selly sudah menjadi seorang istri
" papah sama papah rio udah siapin rumah untuk kalian" ucap papah Edwan segera di angguki oleh papah Rio seraya tersenyum
__ADS_1
Selly hanya terdiam pikirannya melayang menolak pun tidak ada gunanya karena pasti kedua orang tuanya akan tetap memaksa dia untuk menerimanya,sedangkan Arga sibuk dengan pikirannya sendiri karena tidak ada yang menjawab kedua orang tua keduanya menganggap kedua pengantin baru itu setuju
papah Rio serta mamah Lisa sudah memutuskan Arga akan menginap malam ini dirumah besannya sedangkan mereka harus bergegas pulang Karena merasa lelah,setelah kepergian kedua orang tuanya Arga segera menyusul Selly yang sudah terlebih dulu ke kamar
" mah,pa Arga ke atas dulu" pamit Arga kepada kedua mertuanya
" iya kamu istirahat pasti lelah" goda mamah Rani sambil menahan tawa sedangkan papah Edwan hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban
" tunggu" ucap byan yang berdiri dibelakang Arga yang hendak membuka pintu
" iya ka" jawab sopa Arga sambil membalik badan hingga menghadap kepada byan
" apa yang udah Lo lakuin" tanpa basa basi byan dia berharap pria dihadapannya yang tidak lain adik iparnya belum menyentuh adiknya
__ADS_1
" maksudnya apa ka" tanya Arga yang pura- pura tidak mengerti maksud pertanyaan byan
byan segera mengarahkan tangannya ke arah leher Arga yang terdapat tanda merah " ini apa? gue peringatan jangan berani menyentuh adik gue" ancam byan karena dia tau sepak terjang Arga yang seorang casanova karena dia sudah mencari tau semua tentang Arga
arga segera mengikuti tangan byan seraya menyentuh lehernya dia lupa bahwa Selly sempat memberikannya ciuman di leher namun dia tak menyangka meninggalkan tanda merah " oh ini maksud kakak" ucap Arga
" iya" jawab singkat byan seraya menjauhkan tangannya dari leher Arga
" mungkin digigit binatang ka,lagian aku masih sekolah tidak mungkin aku macam- macam" bohong Arga karena dia tak ingin sampai ada yang tau tentang apa yang dia lakukan kepada Selly
byan menatap tak percaya namun dia melihat wajah Arga yang serius mengatakannya dia sedikit merasa lega setidaknya Arga tidak akan menyentuh adiknya apalagi pernikahan keduanya hanya didasari perjodohan konyol itu lah yang dipikirkan byan
melihat Kakak iparnya percaya Arga segera berpamitan dia segera membuka pintu kamar,setelah berada didalam kamar dia segera menghampiri Selly yang berada di sofa Selly masih sibuk memainkan ponselnya berharap Zaky menghubunginya tanpa Selly sadari Arga sudah berada dihadapannya
__ADS_1