
" kamu tunggu disini aku buatkan lagi sarapannya" ucap Arga sambil berdiri dia segera berjongkok untuk membersihkan pecahan piring yang berserakan di lantai
Selly melirik melihat apa yang dilakukan Arga dia sekarang melihat sosok lain Arga cowok yang biasanya kasar arogan namun yang Selly liat sekarang bukan seperti Arga yang dia kenal dulu,saat melihat Arga selesai membersihkan semuanya Selly segera memalingkan wajahnya
Arga hanya menoleh sekilas kearah Selly sambil membawa nampan dia segera berjalan menuju kearah pintu,setelah melihat kepergian Arga Selly masih belum percaya dengan apa yang dia liat barusan apakan benar cowok tadi itu Arga,namun dia segera menepis pikirannya dia seketika teringat jika dia sudah telat datang bulan
"gak mungkin kan gue hamil,pasti karena gue terlalu capek " batin Selly membuang pikiran itu jauh- jauh dia sudah tidak bisa bayangkan jika harus hamil apalagi itu anak dari lelaki yang paling dia benci
Arga yang sudah berada dikamar segera berjalan kearah Selly sambil membawakan sarapan lagi dia segera menaruhnya di atas meja " kamu sarapan dulu,nanti kalau perlu apa- apa panggil aku" ucap Arga yang berdiri di samping tempat tidur
" gue gak perlu apa- apa" tolak Selly sambil menatap tajam ke arah Arga
" ya udah aku tinggal dulu,jangan lupa sarapannya kamu makan" ucap Arga kembali seraya membalikan badan segera berjalan menuju pintu
setelah kepergian Arga Selly hanya melirik ke arah makanan yang Arga bawakan untuknya karena sudah merasa lapar selly segera meraih piring berisi nasi goreng dia menatap tak percaya apa semua ini Arga yang membuatnya,tanpa pikir panjang Selly mulai makan sarapan yang dibawakan arga
Arga yang sudah berada dilantai bawah merasakan ingin makan mangga dia segera berjalan menuju dapur setelah sampai di dapur dia segera membuka kulkas namun dia tidak menemukan apa yang dia inginkan dengan cepat dia menutup kembali pintu kulkas
__ADS_1
"gue kenapa sih,jadi pengen makan mangga segala" batin Arga sambil membayangkan mangga yang membuatnya ngiler
dia segera mengambil ponsel dikantong celananya setelah itu dia segera mencari nomor telepon dino cukup lama akhirnya sambungan telepon tersambung
" halo apa ada" sahut orang diujung sana
" beliin gue mangga sekarang juga" ucap Arga tanpa basa- basi
" Lo gila apa ini masih pagi " kesal Dino Karena waktu liburannya harus terganggu karena ulah Arga
" gue gak peduli setengah jam Lo harus bawain yang gue minta" tegas Arga sambil menutup sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari dino
Arga memasukan kembali ponselnya kedalam kantong celana dia kembali segera berjalan menunggu ke ruang tamu sesampainya diruang tamu dia segera merebahkan tubuhnya sambil memikirkan hal yang aneh mengapa tiba- tiba dia ingin memakan mangga
seketika dia membenarkan tubuhnya seketika terngiang ucapan kakak iparnya dengan cepat Arga memukul kepalanya pelan " Lo jangan mikirin aneh- aneh " gumam Arga pada dirinya sendiri
setelah cukup lama menunggu terdengar orang mengetuk pintu dengan wajah berbinar Arga segera beranjak dari duduknya segera melangkah menuju pintu dengan cepat dia membuka pintu memperlihatkan sosok Dino dengan wajah ditekuk
__ADS_1
" ini pesan Lo" ucap Dino sambil menyerahkan kantong plastik yang dia bawa
" ayo masuk" ajak Arga tanpa menerima kantong yang dibawa oleh Dino
Dino semakin kesal dia segera masuk seraya mengikuti langkah Arga yang berada didepannya keduanya sudah sampai mendudukan diri di sopa Dino yang kesal sedikit menaruh kasar plastik yang berisi mangga di atas meja
" lain kali Lo liat waktu" kesal Dino seraya menatap kesal kearah Arga yang menyandarkan tubuhnya di sopa
" yang penting Lo dah dapatkan,terus kenapa ribut soal waktu" jawab Arga cuek
" ga ini tuh hari libur gue gak bisa istirahat gara- gara Lo" tegas Dino sungguh semakin kesal karena Arga seolah tidak peduli " lagian Lo ngapain minta mangga pagi- pagi" sambung Dino
" gak tau tiba- tiba aja pengen,tapi sekarang udah gak" jawab Arga sambil membenarkan duduknya
seketika Dino menatap tajam kearah Arga " jadi Lo ngerjain gue" dengan nada sedikit tinggi Dino bertanya kepada Arga
" gak juga tapi sekarang gue gak pengen, jadi Lo yang makan aja" ucap Arga sambil mendorong plastik yang ada di atas meja karena dia sudah tidak ingin
__ADS_1
Dino bener- bener tak habis pikir Arga menyuruhnya membeli mangga di pagi hari namun sekarang dia malahan bilang tidak ingin seketika dino berpikir jauh apa mungkin sahabatnya itu ngidam tapi apa mungkin " apa Lo ngidam" Dino memberanikan bertanya agar menghilangkan rasa penasarannya