
" ya udah kamu istirahat dulu, nanti biar mamah minta bibi buatin teh anget" ucap mamah yang merasa cemas melihat raut wajah Arga yang pucat
" iya mah" jawab Arga sambil melangkah melewati kedua orang tuanya dengan langkah gontai
mamah lisa serta papah rio menatap cemas apalagi melihat keadaan Arga,sedangkan papah rio mulai berpikir apakah anaknya itu sedang ngidam dia teringat saat istrinya dulu hamil dirinya yang ngidam
" mah apa Arga sedang ngidam" celetuk papah rio sambil melirik ke arah mamah lisa
" papah itu ada- ada aja" ucap mamah lisa sambil menggelengkan kepalanya dia sempat berpikir begitu namun dia yakin Arga berkata jujur
" papah hanya takut saja mah" jawab papah rio mengingat besannya berpesan agar dia bisa menasehati Arga agar tidak membuat Selly hamil
" udah papah jangan berpikir aneh- aneh" sahut mamah lisa sambil melangkah mencari pelayan untuk membuatkan teh hangat untuk Arga
sedangkan papah rio yang masih penasaran dia segera berjalan menyusul Arga dia ingin memastikan kekhawatirannya itu,tentunya dia senang jika diberikan cucu namun dia tidak bisa mengharapkannya sekarang karena anak serta menantunya sangat terlalu muda untuk menjadi orang tua
Arga yang sudah berada didalam kamar segera merebahkan tubuhnya entah mengapa tubuhnya terasa sangat lemas bahkan kepalanya begitu pusing saat mencoba menutup mata Suara dering ponselnya membuatnya mengurungkan niatnya dia segera meraih ponsel dikantong celananya
Arga : halo
Selly : Lo dimana? gue laper
Arga: aku udah siapin di dapur,kamu tinggal hangatkan
__ADS_1
selly: gue bisa,pokoknya Lo pulang sekarang
Arga : iya aku pulang,ya udah aku tutup dulu
Arga segera menutup sambungan teleponnya seraya bangun,papah rio yang dari tadi diambang pintu segera masuk setelah melihat Arga sudah selesai menelepon dia segera berjalan menghampiri Arga yang sudah berdiri
" kamu mau kemana?" tanya papah rio yang berada di hadapan Arga
" aku mau pulang pa" jawab Arga walau badannya masih terasa lemah serta kepalanya pusing namun dia harus segera pulang
" ya udah tadinya papah mau bicara lain kali aja" ucap papah rio
" ya udah Arga pulang pa" pamit Arga dan segera mengangguk oleh papah rio sebagai jawaban
" sayang kamu mau kemana" tanya mamah lisa dihadapan keduanya
" aku mau pulang mah" ucap arga seraya menghampiri mamahnya
" tapi kamu lagi gak enak badan" sahut mamah lisa
" udah baikan mah " ucap Arga seraya meraih teh yang dibawakan mamahnya dia segera meminumnya " aku pulang mah" sambung Arga seraya menaruh gelas yang telah kosong
" iya sayang, titip salam buat mantu mamah " ucap lisa
__ADS_1
" iya mah" jawab Arga seraya berjalan melewati mamahnya dengan langkah cepet dia menuruni anak tangga dia sungguh tak menyangka bahwa istrinya tidak bisa menghangatkan makan padahal itu sangat mudah pikir Arga
sedangkan selly yang berada dirumah terus ngedumel karena perutnya sangat lapar dia memutuskan keluar kamar seraya melangkah menuju dapur untuk mencari makanan ringan untuk mengganjal perutnya sesampainya di dapur Selly segera membuka pintu kulkas namun seraya mengambil beberapa buah serta susu
dia segera menuju ke ruang keluarga sambil menunggu Arga pulang setelah sampai di ruang keluarga dia segera mendudukan dirinya sambil meraih remote televisi
" dia itu kemana sih" ucap Selly kesal karena Arga tidak kunjung datang padahal Selly sudah menunggu hampir satu jam
tidak begitu lama suara pintu terbuka dengan cepat Selly menoleh ke arah pintu " Lo dari mana aja sih" ucap kesal Selly sambil menoleh ke arah Arga
"aku mampir beli ini" ucap Arga sambil memperlihatkan beberapa bungkusan makanan
__ADS_1
seketika Selly membulatkan mata saat Arga membawa begitu macam makanan apa dia hobi makan itu lah yang dipikirkan Selly tanpa pikir panjang Selly segera beranjak sambil menghampiri Arga yang masih berdiri didepan pintu