Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 41


__ADS_3

" apa Lo menunggu dia menghubungi Lo" tanya Arga sambil melipat kedua tangannya di atas dada dengan perasaan sedikit kesal bisa- bisanya Selly menunggu pria lain menghubunginya sedangkan suami berada di sana


Selly terhenyak kaget melihat Arga sudah berada didepannya dia segera mengangkat kepalanya seraya menatap tajam ke pada Arga dia tidak menanggapi ucapan Arga,Selly segera beranjak dari duduknya seraya melangkah meninggalkan Arga


" Lo mau kemana" tanya Arga sambil meraih lengan selly


" lepas" Selly mencoba melepaskan tangan Arga dari lengannya


Arga semakin mencengkram lengan Selly" kalau suami bertanya itu jawab" kesal Arga saat Selly tak menjawab ucapannya


" sejak kapan gue anggap Lo suami gue, jadi sekarang lepasin tangan Lo " ucap Selly sambil menatap tajam ke arah Arga


Arga yang tidak suka dibantah segera merebut ponsel Selly sambil melepaskan tangannya dari lengan Selly,seketika Selly merasa sudah benar- benar muak dengan lelaki dihadapannya


" balikin ponsel gue" ucap Selly sambil menadahkan tangannya ke arah Arga


" Lo mau ini kembali" jawab Arga sambil menunjukan mengangkat ponsel Selly ke udara


Selly yang sudah habis kesabaran mencoba merebut ponselnya dari tangan Arga namun Arga semakin mengangkat ponselnya,dia sungguh menikmati saat mengerjai Selly


" gue bilang balikin" teriak Selly yang tidak berhasil merebut ponselnya dari Arga

__ADS_1


Arga terkejut saat ponsel Selly berdering dia segera melihat layar ponsel terpampang nama yang membuatnya marah,Selly berusaha mengambil ponselnya karena dia tau pasti Zaky yang menghubunginya,Arga segera mematikan teleponnya seraya menatap tajam ke arah Selly


" apa Lo sangat mencintainya" tanya Arga sambil memasukan teleponnya kedalam kantong celana


"urusan Lo apa?kembalikan ponsel gue" tegas Selly dia sudah habis sabar menghadapi sikap Arga yang membuatnya semakin membenci pria dihadapannya yang sekarang berstatus suaminya itu


mendengar jawaban Arga semakin mendekatkan tubuhnya ke arah Selly dengan cepat Selly mundur hingga tubuhnya terjatuh di tempat tidur dengan cepat Arga mengungkung tubuh mungil Selly seraya menyunggingkan senyum licik


" Lo mau ngapain" tanya Selly sambil mendorong dada Arga dengan sekuat tenaga


" gue mau melanjutkannya lagi" jawab Arga sambil mendekatkan wajahnya


belum sempat Arga mendekatkan wajahnya suara ketukan pintu Selly yang melihat ada celah untuk lepas dari Arga segera mendorong Arga hingga terjatuh tepat di samping Selly dengan cepat Selly turun dari tempat tidur segera berjalan ke arah pintu


" kakak" ucap Selly yang melihat byan didepan pintu


Arga yang mendengar itu bergegas turun dari tempat tidur segera menyusul Selly setelah mendengar nama siapa yang di ucapkan Selly dia segera berdiri di samping Selly


" pake ini" ujar byan sambil menyodorkan baju serta celana ke pada Arga mengingat dia tau bahwa Arga tidak membawa baju


" makasih ka" jawab Arga sambil mengambil baju serta celana dari tangan byan

__ADS_1


" kalian gak habis Macem- macem kan" selidik byan sambil menatap keduanya bergantian


" kakak apaan sih" jawab Selly dengan nada sedikit kesal ucapan kakaknya mengingatkan dia kejadian beberapa jam yang lalu


" gak ko ka" sahut Arga sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sembari melirik ke arah Selly " kita gak ngapa- ngapain kan" sambung Arga


" iya ka" jawab singkat Selly yang mengerti arti lirikan dari Arga dia juga tidak ingin kalau sampai ada yang tau tentang kejadian itu


" bagus,inget kalian masih sekolah" tegas byan dia tidak ingin sampai adiknya hamil di saat masih sekolah makanya dia melarang mereka berbuat lebih biar pun mereka sudah menikah


" kakak tenang aja aku gak akan menyentuh adik kakak sampai kita lulus sekolah" bohong Arga dia tidak bisa bayangkan kalau sampai ucapan byan menjadi kenyataan


" ya udah kalau gitu kakak ke kamar dulu" pamit byan kepada keduanya dia segera melangkah kembali menuju kamarnya


Selly segera menutup pintu saat membalikan tubuhnya dia terkejut melihat Arga masih berdiri dibelakangnya dengan memasang wajah sulit di artikan,sedangkan Arga memerhatikan Selly dia bisa melihat jelas begitu cantiknya wajah Selly


" Lo ngapain masih disini" tanya Selly


"gue mau melanjutkan hal yang tertunda" ucap Arga sambil mendekatkan tubuhnya ke arah Selly hingga membuat jarak keduanya sangat dekat


" Lo jangan macem- macem inget ka byan bilang apa" sahut Selly mengingatkan kembali ucapan byan supaya Arga bisa menjauh darinya

__ADS_1


" memang ka byan bakalan tau" ucap Arga yang sudah menjatuhkan baju yang diberikan byan dengan cepat meraih tubuh Selly kedalam pelukannya dia tidak bisa menahan gairahnya apalagi mengingat kejadian saat penyatuan dirinya dan Selly membuatnya ingin mengulanginya lagi


__ADS_2