Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 91


__ADS_3

selama perjalan pulang wajah Dino serta Herlan di tekuk bagaimana tidak mereka benar- benar habis dikerjai oleh Selly,sedangkan Selly yang berada di kursi penumpang terus menyunggingkan senyum di wajahnya bagaimana tidak kedua sahabat suaminya menghabiskan semua rujak yang Selly pesan.


tidak begitu lama mobil yang dikendarai Dino sampai di depan gerbang rumah,Selly segera turun tidak lupa dia berpamitan kepada keduanya,Dino yang melihat Selly sudah keluar bernapas lega,berbeda dengan Herlan yang mendengus kesal.


" gue kapok," celetuk herlan sambil memegangi perutnya yang terasa melilit akibat makan rujak yang begitu banyak,karena sebenarnya dia tidak suka makan pedas.


" sama gue juga," balas Dino.


dengan cepat Dino melajukan mobilnya meninggalkan Selly yang masih berdiri di depan pintu gerbang,Selly segera melangkah masuk setelah melihat mobil yang dikendarai Dino menjauh dari dirinya.



Arga yang baru pulang,merasa heran melihat keadaan rumah yang begitu gelap dengan rasa cemas dia segara membuka kunci dan mencari sosok istrinya,setelah sampai didalam rumah dia segera menyalakan semua Lampu setelah semuanya menyala dia segera melangkah menuju kamar mencari Selly.



setelah pintu terbuka dia segera melangkah masuk,seketika tatapannya langsung tertuju ke arah tempat tidur,Arga segera menggelengkan kepalanya melihat Selly yang tertidur masing mengenakan seragam dengan pelan dia melangkah mendekat.



" sayang bangun," ucap Arga yang mendudukan dirinya ditepi tempat tidur.



Selly menggeliat sambil membuka matanya,seketika senyumnya terukir di wajah cantiknya dengan cepat dia bangun saat melihat suaminya berada dihadapannya,tetapi senyum itu memutar saat melihat ke arah jam yang berada di dinding menunjukan pukul tujuh malam.



" baru pulang," ucap Selly dengan senyum memudar.



" iya,kenapa kamu tidur masih pake seragam,"



Selly segera menyadari bahwa dia masih mengenakan seragam,sedangkan Arga langsung menaikan kedua alisnya melihat reaksi yang diberikan oleh Selly,sedangkan Selly langsung tersenyum sambil menunjukan barisan giginya ke arah Arga.



" habis aku capek," jawab enteng Selly.



" capek ," Arga heran mendengar perkataan istrinya,dia sangat ingat sekali jika sudah meminta Dino serta Herlan mengantar istrinya tapi mengapa Selly berkata seperti itu hingga timbul kecurigaan di hatinya.



" iya, tadi aku ke taman dulu ," jawab Selly sambil turun dari tempat tidur,Arga segera mengubah posisinya hingga menghadap ke arah Selly yang sudah berdiri.



" ke taman," ulang Arga.



" iya," jawab singkat Selly sambil melangkah ke arah kamar mandi.

__ADS_1



sedangkan Arga masih di posisinya sambil mencerna perkataan istrinya,dia tersadar dengan cepat menyusul Selly ke kamar mandi tentunya dengan perasaan penasaran ,Selly seketika kaget melihat Arga yang sudah berdiri di ambang pintu.



" kamu mau ngapain," tanya Selly sambil menatap ke arah Arga.



" kamu ke taman sama siapa,bukannya aku minta Dino sama Herlan anterin kamu pulang," Arga masih berdiri sambil melipat kedua tangannya di atas dada.



Selly segera teringat bagaimana suaminya itu meninggalkannya bahkan meminta kedua sahabatnya mengantarkan dirinya pulang,seketika Selly berniat untuk mengerjai Arga,arga yang masih di ambang pintu masih memerhatikan Selly Yang sedang mencuci wajahnya.



" kenapa memangnya," jawab Selly.sambil meraih handuk di dekatnya.



" aku tanya sama siapa kamu ke taman," ucap Arga sekarang dengan nada sedikit tinggi.



Selly yang tidak memperdulikan perkataan Arga segera melangkah tetapi Arga menahannya,hingga membuat Selly mau tak mau menghentikan langkahnya,dia segera melihat ke arah suaminya yang sudah memasang wajah kesal,harusnya yang kesal disini dirinya tapi malahan suaminya yang kesal sekarang.



" Zaky," celetuk Selly.




" jadi kamu masih berhubungan sama dia," pekik Arga sambil melepaskan tangannya dari lengan Selly.



" gak,dia cuma nemenin aku disaat suami aku ninggalin aku ," kesal Selly sambil menatap tajam ke arah arga.



" aku kan udah bilang,aku ada urusan," ucap Arga mengingatkan kembali Selly bahwa dirinya sudah memberitahukannya sebelum pergi.



Selly segera membalikan badannya tanpa menjawab perkataan Arga ,niatnya hanya untuk mengerjai Arga tapi sekarang malahan ribut dengan sedikit kesal Selly melangkah menuju ruang ganti,Arga yang masih belum terima dengan apa yang Selly lakukan segera berjalan mengikutinya untuk meminta penjelasan.



" kamu kenapa gak bisa ngerti dan kenapa kamu harus pergi sama dia," Arga tidak terima dengan apa yang dilakukan istrinya,bisa - bisa Selly melakukan itu disaat dia bekerja untuk dirinya serta Selly dan calon anak mereka,itulah yang Arga pikirkan sekarang tentang Selly.



" aku gak ngerti apa? " jawab Selly sambil membalik badannya hingga mereka saling berhadapan.

__ADS_1



" aku kan udah ijin sama kamu," ucap Arga kali ini dengan suara lembut,tentunya dia tidak mau jika dirinya dan Selly harus ribut mengingat mereka baru memulai lembaran baru.



Selly terdiam memang benar apa yang dikatakan Arga,tapi tetap saja dirinya kesal bisa- bisa Arga pergi begitu saja,sedangkan Arga masih terdiam sambil menunggu jawaban dari Selly dia berharap bahwa yang dikatakan istrinya itu bohong.



" tetap aja,apa kamu gak bisa temuin aku dulu sebelum pergi," kesal Selly karena Arga hanya berpamitan melalui pesan singkat saja,namun dia bersyukur karena kedua sahabat suaminya setidaknya dia tidak merasa marah akibat ulah Arga.



" aku buru- buru, soalnya sangat penting " sahut Arga mengingat kembali jika papahnya menyuruhnya untuk cepat datang ke kantor ,jadi dia tidak punya waktu untuk menemui istrinya terlebih dahulu.



"jadi aku gak penting,"



" tentu saja kamu lebih penting,bahkan sangat penting dari apa pun ," ucap Arga dengan tulus.



" bohong,"



" aku gak bohong ," tegas Arga. " lalu kenapa kamu tadi pergi sama dia," sambung Arga yang mengingat kembali,beberapa saat yang lalu Selly mengatakan jika dia pergi ke taman dengan Zaky.



Selly terkekeh geli mendengar perkataan Arga ,ternyata dia sukses mengerjai suaminya sedangkan Arga yang melihat Selly tertawa segera menaikan kedua alisnya seketika Selly kembali menutup mulutnya setelah menyadari tatapan tajam arga ke arahnya.



" apa begitu bahagianya kamu pergi sama dia ?" tanya Arga.



tanpa menjawab Selly segera melingkarkan kedua tangannya dileher arga , seketika membuat Arga semakin heran dengan tingkah istrinya saat serius seperti ini bisa- bisa Selly menggodanya.



" aku becanda ," ejek Selly sambil kembali tertawa betapa lucunya melihat wajah kesal suaminya saat mengatakan bahwa dia pergi dengan Zaky.



" GK lucu bercandanya," ucap Arga sambil memalingkan wajahnya.



" biarin , tapi kamu marah kan," goda Selly,sambil mendekatkan kembali tubuhnya,tanpa pikir panjang Arga segera melingkarkan tangannya di pinggang Selly yang sudah sulit untuk dipeluk.


__ADS_1


" gak siapa yang marah," elak Arga sambil menatap penuh cinta kepada Selly,tentunya didalam hatinya dia bahagia jika yang dikatakan istrinya bohong,karena dia yakin kedua sahabatnya tidak akan membiarkan Selly pergi dengan orang lain.


__ADS_2