Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 56


__ADS_3

"buat apaan Lo beli makanan sebanyak ini" tanya Selly sambil menunjuk beberapa kantong yang Arga pegang


" katanya kamu laper jadi aku beli semua ini, karena aku gak tau apa yang kamu suka" jawab Arga sambil berjalan menuju ruang makan


" iya tapi GK harus Lo beli sebanyak ini" jawab Selly sambil mengikuti langkah Arga


" kan aku udah jelasin " ucap Arga sambil menaruh semua makanannya kedalam piring sebenarnya dia malah berdebat dengan Selly karena badannya terlalu lemas untuk meladeni Selly " ya udah kamu makan dulu,aku mau ke kamar" sambung Arga sambil melangkah meninggalkan selly


" Lo pikir gue rakus " teriak Selly yang melihat Arga semakin jauh dari pandangannya namun karena rasa laparnya Selly segera menarik kursi dan mulai makan


sedangkan Arga yang sudah berada dikamar segera merebahkan tubuhnya di tempat tidur akibat tadi muntah membuat Arga tak bertenaga dia memutuskan untuk beristirahat sebentar



sedangkan dirumah sakit Zaky sudah beberapa kali bertanya kepada kedua orang tuanya tentang Selly yang tidak datang untuk menemaninya,maminya sudah berusaha menghubungi Selly namun tidak ada jawaban



" mami udah bisa telepon Selly" tanya Zaky kembali



" belum sayang,mungkin dia sedang sibuk" jawab mami



" tapi ini hari libur mah,gak biasanya Selly kaya gini" ucap Zaky sambil menatap langit kamar rawatnya



sedangkan mami dengan papinya hanya menatap tidak tega karena Zaky namun mereka tidak bisa berbuat apa- apa karena Selly sangat sulit di hubungi,tidak begitu lama Suara pintu terbuka memperlihatkan kedua sahabat anaknya



" sore Tante,om" ucap Herlan serta Dino bersamaan



" sore kalian ko cuma berdua" tanya mami yang heran tidak melihat Arga diantara mereka

__ADS_1



" iya tan kami cuma berdua" jawab Dino yang melangkah masuk kedalam disusul Herlan yang mengekor dibelakang Dino



mereka berdua segera berjalan menuju ranjang dimana Zaky berada setelah mereka diberi kabar kedua orang tuanya kalau Zaky kehilangan sebagian ingatannya namun mereka belum tau kalau bagian ingatan yang hilang adalah beberapa bulan sebelum Arga dan Selly menikah



" gimana kabar Lo" tanya Dino yang berdiri tepat samping



" baik" jawab singkat Zaky karena Zaky masih kesal dengan kedua sahabatnya yang selalu membela Arga didepannya



" cepet balik dari sini kita kangen ngumpul" ucap Herlan yang berdiri dibelakang Dino




seketika keduanya bingung mendapat jawaban dari Zaky dengan cepat keduanya melihat kearah kedua orang tua Zaky,sedangkan kedua orang tua Zaky hanya menggelengkan kepala mereka mendapatkan tatapan dari kedua sahabatnya anaknya seketika Dino serta Herlan tersadar bahwa Zaky hanya mengingat kejadian Dimana mereka berdebat di klub'



" Lo masih marah sama kita berdua " tanya herlan sambil menunjuk ke arah Dino



Zaky menghela napas mendapat pertanyaan itu jujur dirinya masih marah namun Zaky tidak mungkin terlalu lama marah kepada kedua sahabatnya itu " gue udah gak marah,lagian udah berlalu lupain aja" ucap Zaky sambil melihat kearah kedua temannya



seketika kedua sahabatnya merasa lega namun dilain sisi mereka tidak tega jika untuk kedua kalinya harus berbohong kepada Zaky namun mereka tidak punya pilihan lain selain menyembunyikan semuanya agar kondisi Zaky cepat pulih


__ADS_1


" kita gak bisa lama soalnya ada urusan" ucap Dino seraya melirik kearah Herlan dengan cepat Herlan mengagungkan kepalanya " kita balik dulu " sambung Herlan



" iya makasih kalian udah jenguk gue " Jawab Zaky



" om Tante kita pulang dulu" ucap keduanya bersamaan



" kenapa buru- buru" tanya mami sambil berjalan mendekat kearah mereka " iya kalian disini aja dulu " sambung papi



" maaf om Tante lain kali aja,soalnya kami ada urusan" ucap Dino bohong



" janji iya Tante sama om kangen ngobrol sama kalian" ucap mami seraya melihat kearah papi



" iya tan lain kali kami janji" ucap Dino segera di angguki oleh Herlan



keduanya segera melangkah meninggalkan ketiganya sesampainya diluar Dino segera menarik napas lega,berbeda dengan Herlan yang merasa tidak enak karena telah berbohong kepada semua yang Berada didalam ruangan itu



" gue jadi ngerasa bersalah" ucap Herlan sambil menoleh kearah Dino yang berada disampingnya



" iya gue juga sama,tapi kita gak bisa berbuat apa- apa" jawab Dino mengingat mereka tidak bisa berbuat banyak apalagi mengenai hal yang terjadi kepada kedua sahabatnya


__ADS_1


" ya udah kita doain semoga Zaky segera pulih ingatannya" ucap Dino segera di angguki oleh Herlan karena itu juga yang dia harapkan akhirnya keduanya segera berjalan meninggalkan rumah sakit


__ADS_2