
Dino yang mengantar Arga ke apartemennya merasa aneh,sedangkan Arga hanya memegangi ujung bibirnya yang sedikit terluka akibat ulah Zaky,Dino yang merasa tidak tega segera mengambilnya obat di kotak obat untuk mengobati luka Arga.
" sebenarnya apa yang terjadi," tanya Dino yang masih bingung tentang apa yang terjadi.
" Lo gak liat,dia meminta gue melepaskan istri gue," Arga kembali tersulut emosi mendengar perkataan Dino.
" Ga, Lo tau kan Zaky itu belum pulih," jawab Dino yang masih menganggap Zaky masih hilang ingatan,sembari memberikan obat ke bibir sahabatnya yang terluka.
Arga segera menepis tangan Dino yang sedang mengobati lukanya,dia segera menatap tak percaya bahwa Dino masih percaya dengan Zaky,karena Arga sangat yakin bahwa Zaky sudah ingat semuanya bahkan tentang pernikahan dirinya.
" Lo masih percaya?dia itu udah inget semuanya Din," tegas Arga sambil membenarkan posisi duduknya.
Dino terdiam sejenak ,dia kembali mengingat kejadian di gedung kosong itu akhirnya dia paham sekarang bahwa Zaky telah kembali mengingat semuanya,kini yang membuat Dino heran mengapa Zaky tidak memberi tahu prihal ingatannya yang sudah kembali.
"harusnya kita seneng,ingatan dia udah kembali GA," sahut Dino.
" hahaha .... Lo bilang seneng,apa Lo tuli? atau Lo mau gue menerima permintaan dia ," Arga tertawa mendengar perkataan Dino,dia tak habis pikir apa yang dipikirkan sahabatnya itu.
" bukan gitu maksud gue," Dino sadar ucapannya salah,tetapi bukan itu niat dia sebenarnya.
" udahlah,lebih baik Lo balik," titah Arga sambil menghentikan tawanya,tenyata sekarang tidak ada yang mengerti tentang apa yang dia rasakan.
" tapi-
" tinggalin gue sendiri," potong Arga menyandarkan kembali tubuhnya,pikirannya benar- benar kacau hari ini.
Dino segera beranjak dari duduknya,mungkin ada baiknya dia membiarkan Arga untuk menenangkan pikirannya. " gue balik,kalau ada apa- apa kabarin gue ," pinta Dino.
Arga mengangguk
Dino segera melangkah meninggalkan apartemen Arga,setelah kepergian Dino,Arga hanya menatap langit- langit ruangan hingga dia tersadar belum mengabari istrinya,dengan cepat dia meraih ponsel di kantong celananya setelah mendapatkannya betapa kagetnya dia melihat begitu banyak panggilan dari Selly.
dia segera menghubungi Selly namun setelah beberapa kali mencoba,Selly tidak mengangkat teleponnya akhirnya Arga memutuskan besok harinya akan menjelaskan semuanya,karena dengan keadaan dia seperti sekarang dia mengurungkan niatnya untuk menjemput Selly.
Selly yang berada di tempat tidur,hanya sekilas melirik ponsel yang beberapa kali berdering dia yakin itu panggilan dari Arga,tetapi karena rasa kesalnya dia tidak mempedulikannya,Selly mencoba menutup matanya tetapi tidak bisa,dia segera bangun dan menyandarkan tubuhnya di tempat tidur.
__ADS_1
tiba- tiba Selly teringat dengan Arga,tidak terasa air matanya mulai menetes di wajah cantiknya,hatinya begitu sakit bahkan Arga tidak mempedulikan telepon darinya,Selly mulai terisak.
byan yang tidak sengaja lewat depan kamar Selly,menghentikan langkahnya saat mendengar suara tangisan dari dalam kamar,dia mulai mendekat ke arah pintu kamar dia yakin bahwa adiknya didalam sedang menangis,dengan pelan byan membuka pintu kamar,seketika matanya langsung tertuju ke arah tempat tidur,dengan cepat dia melangkah masuk tidak lupa menutup pintu kembali dia segera melangkah mendekat ke arah tempat tidur.
" kamu kenapa," tanya byan sambil duduk di tepi tempat tidur.
" kakak," ucap lirih Selly sambil memeluk tubuh byan.
" kamu kenapa? cerita sama kakak," pinta byan yang merasa bingung karena adiknya itu menangis di malam hari.
byan menaikan alisnya,dia tidak menyangka adiknya yang biasanya ceria kini menangisi lelaki yang bahkan dia tidak sukai,sejenak byan berpikir apakah adiknya itu begitu mencintai suaminya hingga membuat adiknya menangisi dia.
" udah jangan nangis," pinta byan sambil mengusap puncak kepala Selly.
" kakak,tau kan dia udah bohongin aku ,"
" dengarkan kakak,mungkin dia benar- benar ada urusan," byan berusaha menenangkan Selly yang masih terisak. " sekarang kamu istirahat,gak baik bumil tidur larut ," sambung byan.
__ADS_1
Selly mulai tenang di dalam pelukan byan,setelah cukup lama byan tidak mendengar lagi tangisan Selly,dia segera menoleh ke arah adiknya yang berada dalam pelukannya betapa terkejutnya dia,ternyata Selly sudah tertidur sambil menangis dengan lembut byan melepaskan pelukannya dan membaringkan tubuh Selly.
" dasar dari dulu gak berubah ," ucap pelan byan sambil menyelimuti tubuh Selly.
setelah melihat Selly tertidur dia segera beranjak dari duduknya,kali ini byan memutuskan untuk tidur di sopa menemani adiknya,dengan cepat byan melangkah ke sopa untuk merebahkan tubuhnya yang terasa lelah,sesampainya di sopa byan segera merebahkan tubuhnya.
keesokan paginya Arga bangun,dia segera turun dari tempat tidur dia bergegas melangkah menuju kamar mandi setelah lima belas menit Arga menyelesaikan ritual mandinya,dia bergegas memakai baju sekolah yang sengaja dia simpan di apartemennya.
" aduh sial,kesiangan ini ," gerutu Arga sambil mengambil kunci mobil serta ponsel yang berada di atas meja.
dia segara melangkah meninggalkan apartemen,sesampainya diparkiran Arga segera masuk dan melajukan mobilnya menuju ke sekolahan,karena waktu yang mepet dia tidak sempat untuk menjemput Selly dia berharap di sekolahan bisa bertemu dengan sang istri.
sesampainya di sekolahan Arga segera memarkirkan mobilnya,saat bersamaan Zaky pun datang Arga yang masih merasa marah mengingat kejadian kemarin berusaha bersikap seolah- seolah tidak melihat Zaky,sedangkan Zaky yang keluar dari mobil menatap tajam ke arah Arga.
" Arga ," panggil Ica sambil melambaikan tangannya.
Arga yang melihat ke arah Ica,segera mendengus kesal karena Ica selalu datang di saat yang tidak tepat,Ica segera berjalan menghampiri Arga dengan manja Ica segera melingkarkan tangannya di lengan Arga,Zaky yang melihat itu tersenyum licik dia pun diam- diam mengambil ponselnya dan mengambil foto Ica dan Arga.
"Arga,tunggu kejutan gue ," gumam Zaky sambil menaruh kembali ponselnya di kantong celana,dia segera melangkah meninggalkan parkiran.
sedangkan Arga yang merasa risih berusaha melepaskan tangan Ica,disaat yang bersamaan Selly datang dan melihat kejadian itu dengan perasaan marah kesal Selly hanya melirik tanpa mempedulikan keduanya,sedangkan Arga yang melihat Selly segera menghempaskan tangan Ica.
" Ga,Lo mau kemana ," tanya Ica yang melihat Arga meninggalkannya,padahal dia hanya ingin meminta tolong agar membujuk Dino untuk datang ke acara ulang tahunnya.
Arga segera berlari menyusul Selly,sedangkan Selly hancur hatinya melihat kemesraan Arga dengan Ica,dia tidak pernah menyangka Arga bahkan tidak berusaha menemuinya atau menjemputnya,yang Selly liat sekarang malahan kemesraan suaminya dengan wanita lain.
" sayang," panggil Arga dengan cepat menarik tangan Selly.
" lepasin ," ketus Selly dengan menatap tajam ke arah Arga yang berada di hadapannya.
" dengerin penjelasan aku,semua gak seperti yang kamu liat ," ucap Arga yang tau,bahwa istrinya pasti salah paham dengan apa yang terjadi diparkiran tadi.
__ADS_1