Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 84


__ADS_3

Zaky meluapkan semua amarahnya setelah kepergian Arga,ternyata kenyataannya yang dia dapatkan lebih menyakitkan dari apa yang di bayangkan,dia segera menjatuhkan tubuhnya di lantai sambil merenungi semuanya.


" kenapa,harus Lo orangnya,kenapa bukan orang lain," batin Zaky sambil memukul- mukul lantai dengan tangannya.


Arga yang sudah sampai di depan mobil,dia kembali menoleh ke arah belakang,dia tidak menyangka bahwa Zaky memintanya untuk melepaskan istri yang dia cintai,tetapi dia bertekad dalam hatinya bahwa apapun yang terjadi dia tidak akan pernah melepaskan istrinya.


tetapi saat hendak membuka pintu mobil,tubuh Arga ditarik secara tiba- tiba,satu pukulan mendarat di wajah Arga hingga membuatnya tersungkur,Arga yang segera menoleh ke arah orang yang memukulnya,seketika kilat amarah terlihat Dimata Arga,saat melihat orang tepat dihadapannya tidak lain adalah zaky.


"Lo pikir,bisa pergi gitu aja," ejek Zaky sambil berjongkok dihadapan Arga. " Lo denger baik- baik,Lo akan membalas apa yang telah Lo perbuat ," sambung Zaky sambil menarik kerah baju Arga.


Arga tersenyum sinis mendengar gertakan yang Zaky katakan. "gue kasian sama Lo,ternyata Lo lebih menyedihkan dari pada yang gue bayangkan,"


Zaky yang tersulut kemarahan,dia semakin mencengkram kerah baju Arga,berbeda dengan Arga yang bersikap santai saat pria dihadapannya begitu dipenuhi dengan kemarahan.


" harusnya gue yang berkata seperti itu,heh,,,,apa Lo gak sadar bahwa selama ini Selly terpaksa menerima Lo, " ejek Zaky dengan bangga diri mengatakannya.


Arga sejenak terdiam,memang tidak salah apa yang katakan oleh Zaky,tetapi dia yakin bahwa sekarang Selly sudah menerima dia sepenuhnya bahkan mereka akan memiliki malaikat kecil di tengah- tengah mereka,dengan keyakinan diri Arga segera melepaskan cengkraman tangan Zaky dari bajunya,dia segera mendorong tubuh Zaky hingga membuat Zaky,terhuyung ke belakang.


Arga segera bangkit dia kini tidak bisa menahan emosinya lagi,Arga segera menarik kerah baju Zaky dengan kasar. " inget Lo jangan pernah bermimpi bisa rebut Selly dari gue,karena dia istri gue ," tegas Arga dengan penekanan di setiap katanya.


" kita liat saja nanti ," balas Zaky dengan senyum sinis tersungging di bibirnya.


tangan Arga sudah melayang di udara, tetapi saat akan memukul Zaky,tangannya ditahan seseorang seketika membuatnya kaget begitu juga dengan Zaky,Arga segera menoleh ke arah samping seketika membuatnya semakin marah.


" lepasin gue ," teriak Arga saat melihat Dino serta Herlan yang menahannya.


" Lo gila,dia bisa celaka Ga ," Dino mengingatkan,jika sampai Arga hilang kendali tentunya akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


" biar gue kasih pelajar,biar dia sadar ," jawab Arga yang tidak terima,karena kedua sahabatnya menghalanginya.


"cukup Ga,Lo pikir dengan cara ini bisa menyelesaikan masalah ," tanya Dino yang sambil menarik tubuh Arga menjauh dari Zaky.


" kita sahabatan,tapi kalian seperti anak kecil, " ucap Herlan sambil melihat bergantian ke arah Arga dan Zaky.


" sahabat Lo bila,sahabat macam apa? yang menginginkan istri sahabatnya sendiri ," teriak Arga,sambil menatap tajam ke arah Zaky.


" tapi Lo lupa,kalau sebelum dia jadi istri Lo,dia itu adalah pacar gue." balas Zaky yang tidak mau kalah.

__ADS_1


Dino serta Herlan yang berada disana,hanya saling melempar tatapan melihat perdebatan mereka berdua,kalau bukan saja Arga meminta keduanya menyusulnya,mereka berdua tidak akan tau apa yang akan terjadi dengan kedua sahabatnya yang sama- sama sedang diliputi amarah itu.


" tapi sekarang dia istri gue ," teriak Arga tak mau kalah.


" Lo bawa Arga pergi dari sini," titah Herlan ke pada Dino,dengan cepat Dino mengagungkan kepalanya.


Dino dengan cepat menarik tubuh Arga,seraya memasukannya kedalam mobil milik Arga,Dino dengan cepat masuk ke dalam mobil dan duduk dikursi kemudi,dengan cepat dia melajukan mobil meninggalkan gedung itu.


sedangkan Zaky langsung mendorong tubuh Herlan,sambil menatap tajam kalau saja keduanya tidak datang,mungkin Zaky sudah memberikan pelajaran kepada pria yang sudah merebut pacarnya itu.


" ngapain,Lo datang kesini," tanya sinis Zaky sambil menatap tajam ke arah Herlan.


"Arga yang meminta gue sama dino kesini," jawab Herlan.


" ternyata terlalu pengecut,seorang tuan muda Arga Atmaja Permadi,bahkan meminta kedua sahabatnya untuk datang ," ejek Zaky sambil tersenyum sini ke arah Herlan.


" cukup ky,Lo dah keterlaluan. " jawab Herlan,dia tidak mengira bahwa sekarang Zaky yang dia kenal dulu telah berubah dengan begitu cepat.



Selly yang sudah berada dikediaman kedua orang tuanya, sedari tadi merasa cemas karena beberapa kali mencoba menghubungi Arga,tetapi tidak bisa dengan kesal Selly melempar ponselnya ke atas tempat tidur.




saat bersamaan pintu kamar terbuka,dengan cepat Selly menoleh ke arah pintu yang terbuka seketika dia menatap dengan rasa kesal,sedangkan byan yang mendapat tatapan dari Selly tidak mempedulikannya dia segera melangkah masuk.



" ayo,mamah sama papah, sudah menunggu untuk makan malam." ajak byan sambil menghampiri Selly.



" aku gak laper ," tolak Selly sambil memalingkan wajahnya .


__ADS_1


" kamu masih marah ," tanya byan.



" kakak,udah tau kenapa pake nanya segala." ketus Selly yang masih memalingkan wajahnya.



" udah jangan kaya anak kecil ," ejek byan. " kamu harus pikirin bayi yang kamu kandung," sambung byan sembari mengelus perut Selly yang sudah membuncit.



mendengar itu Selly segera menoleh ke arah byan,apa yang dikatakan kakaknya memang benar dia tidak boleh egois Karena sebentar lagi dia akan menjadi seorang ibu,dengan wajah yang masih kesal akhirnya Selly mengagukan kepalanya,byan segera tersenyum melihat tingkah bumil yang satu ini.



keduanya pun segera melangkah meninggalkan kamar,sesampainya dilantai bawah byan serta Selly segera menuju ke meja makan dimana mamah dan papahnya sudah menunggu,sesampainya di ruang makan Selly segera mendudukan dirinya disusul byan yang duduk disampingnya.



" sayang,kenapa wajah kamu cemberut ," tanya mamah Rani yang dari tadi siang memerhatikan wajah Selly.



" biasa mah,lagi galau ," sambung byan sambil terkekeh geli.



Selly segera menatap tajam ke arah byan,dengan cepat byan menutup mulutnya sedangkan kedua orang tua mereka hanya menggelengkan tingkah keduanya.



" aku gak apa- apa mah," jawab Selly dengan wajah masih cemberut.



" ya udah,kamu makan yang banyak,biar kandungan kamu sehat," ucap mamah Rani sambil mengambilkan makan untuk Selly.

__ADS_1



Selly hanya mengagukan kepalanya sebagai jawaban,seketika suasana menjadi hening hanya suara sendok dan garpu yang beradu,sesekali byan menoleh ke arah Selly yang sedang makan tanpa berselera dia yakin ada yang dipikirkan adiknya,dia pun kembali pokus makan kembali.


__ADS_2