Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 105


__ADS_3

Keesokan harinya Vera dan Erni sudah bersiap akan pergi menemui pengacara yang semalam sudah dia hubungi. Saat ini semuanya sudah berada di meja makan dan akan bersiap untuk sarapan bersama.


Siti dengan sigap menyiapkan makanan untuk keluarga barunya ini dengan dibantu oleh Mamanya Vera.


Ditengah mereka makan bersama tiba-tiba saja Sifa bercerita.


"Mama tadi malam kakak mimpi." ucap Sifa yang ditujukan kepada Erni tetapi tentu saja semuanya bisa mendengar.


"Mimpi apa kak?" tanya Erni dengan menyuapkan makanan ke mulutnya sendiri.


"Kakak mimpi bertemu sama Papa, kakak digendong Papa sambil berputar-putar dan kita tertawa bersama." ucap Sifa dengan mata yang sedikit berkaca-kaca, karena memang dia merasa sangat kangen kepada Papanya.


Seketika Erni berhenti mengunyah dan menatap kepada Vera, Siti dan juga Mamanya Vera. Dan ketiga orang dewasa yang tahu apa yang terjadi pun menyimak percakapan itu dalam diam.


Ya, memang saat ini Erni belum menceritakan apa-apa tentang Papanya kepada anak-anaknya.


Erni bingung akan menjawab apa dan belum sempat dia menjawab tiba-tiba saja Leoni pun berkata.

__ADS_1


"Iya Papa kog gak nyusul-nyusul sih, kemarin katanya mau nyusul. Iya kan Mbak Siti?" tanya Leoni dengan polosnya kepada Siti.


Siti yang ditanya pun seketika menjadi gugup juga bingung akan menjawab apa.


"I-iya.." jawab Siti dengan terbata. Hanya kata itu yang bisa keluar dari mulutnya.


"Sudah-sudah ayo cepetan makannya. Kalau makan gak boleh sambil ngobrol." ucap Vera mengalihkan pembicaraan mereka.


"Iya Mommy." jawab Sifa dan Leoni kompak.


Erni hanya bisa menundukkan kepalanya menahan air mata yang hampir saja akan lolos dari matanya.


...****************...


Sambil menunggu, tiba-tiba saja Erni teringat akan pembicaraan mereka sewaktu sarapan tadi.


"Gimana ya Ver, aku harus cerita gimana sama anak-anak tentang Papa mereka?" tanya Erni sedih.

__ADS_1


"Ya untuk sementara kita memang harus sembunyikan masalah ini dulu dari anak-anak. Nanti pelan-pelan kita akan kasih tahu ke mereka." saran Vera.


"Sekarang kita fokus ke masalah ini dulu aja ya." lanjut Vera.


Erni hanya menganggukkan kepalanya dan bersamaan dengan itu orang yang mereka tunggu sudah datang.


"Maaf Bu saya terlambat karena baru saja selesai ada persidangan." ucap sang pengacara sambil menjabat tangan Vera dan Erni.


"Iya tidak apa-apa Pak kita juga belum lama kog." jawab Erni.


"Baiklah kalau begitu kita langsung mulai saja Bu. Begini saya ada 2 kabar untuk Ibu, kabar bahagia dan kabar sedih. Kabar bahagianya saya dan tim sudah menemukan suami Ibu yang berada di luar kota dan sudah bertemu serta mengutarakan apa yang menjadi keinginan Ibu. Tetapi kabar sedihnya adalah suami Ibu saat ini sedang menjalani hukuman ditahanan dikota tersebut karena sesuatu kasus." ucap sang pengacara panjang lebar.


Seketika Vera dan Erni pun terkejut dan saling pandang. Apalagi Erni karena maksud dia bertemu dengan pengacaranya adalah ingin membatalkan perceraian tetapi tanpa dia sangka sang pengacara sudah bertindak jauh tanpa sepengetahuannya.


Memang sebelumnya pengacara dan tim sudah berjanji akan menemukan Edi dikota tersebut dan terbukti saat ini mereka berhasil.


...****************...

__ADS_1


Tetap semangat 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏


__ADS_2