
Di dalam mobil sepasang kekasih ini tidak tahu jika mereka diikuti oleh mobil dibelakangnya.
"Ow ya Mas, habis ini kita mandi dulu habis gitu makan di cafe ya? Kan aku hari ini gajian jadi pengen sekali-sekali makan diluar." rengek Siska dengan manja.
"Iya sayang apapun yang kamu mau, aku akan antar." jawab Edi dengan mengelus pucuk kepala Siska dengan sayang.
Akhirnya keduanya pun sampai dirumah Siska, dan keduanya dengan segera masuk ke dalam rumah.
20 menit berlalu Siska pun sudah terlihat segar dan berganti pakaian karena mereka sudah berencana akan makan malam di cafe.
"Ayo Mas aku uda siap." ucap Siska mendekati Edi yang sedang duduk di sofa ruang tamu menunggu Siska membersihkan diri sambil memainkan ponselnya.
Dengan segera Edi menarik tangan Siska sehingga Siska pun duduk dipangkuan Edi. Dan Edi menghirup aroma segar dari tubuh Siska yang selalu dengan mudah membuat hasratnya naik.
Edi mengecupi tengkuk Siska yang membuat Siska merasa geli.
"Uda Mas geli ah." rengek Siska.
"Kita main bentar aja Yank, gak tahan aku kalau kayak gini." ucap Edi dengan suara yang sudah berhasrat.
"Gak ah Mas nanti keburu malam cafe nya rame. Lagian mana bisa Mas Edi bermain cepet. Aku janji deh nanti pulang makan kita main." jawab Siska mencoba memberi janji kepada Edi.
__ADS_1
"Janji lho ya."
"Iya."
Akhirnya Edi hanya mencium bibir Siska dengan sedikit rakus.
...****************...
Sedangkan dimobil yang dikendarai Vera, terlihat disana keduanya mencari-cari kearah mana mobil yang dikendarai Edi. Karena adanya kecelakan kecil ditengah jalan raya tadi sehingga mengakibatkan Vera kehilangan jejak mobil Edi.
"Aduh kemana tadi ya Ver mobilnya Mas Edi?" tanya Erni dengan gelisah sambil celingak celinguk melihat ke kanan dan kiri jalan siapa tahu mobil suaminya masih berada disekitar mereka.
"Iya kemana tadi ya Er? Tapi perasaan aku lurus kog kayaknya. Kita coba lurus aja ya?" tanya Vera karena Vera sendiripun tidak tahu kemana mobil Edi.
Erni tidak menjawab karena dia bakal menurut saja kemana Vera akan menyetir, sedangkan dia terus mengawasi kanan dan kiri jalan.
...****************...
Sedangkan Edi dan Siska terlihat sudah masuk ke dalam mobil dan akan menuju ke cafe tempat mereka makan.
Begitu keluar dari halaman rumahnya diseberang jalan terlihat oleh Erni.
__ADS_1
"Itu Ver mobilnya Mas Edi!" seru Erni sambil menunjuk mobil suaminya yang terlihat keluar dari halaman rumah orang yang tidak mereka kenal sama sekali.
"Oh iya. Aduh kita bakal kehilangan jejak lagi Er, soalnya gak bisa langsung putar balik." Vera tetap fokus menyetir dan berusaha untuk menyeberang ke seberang jalan.
Setelah dirasa jalan cukup sepi akhirnya Vera berhasil untuk berputar dan berhenti didepan rumah yang cukup asri. Mereka berhenti sejenak untuk mengamati siapa pemilik rumah tersebut karena mereka merasa tidak memiliki teman atau sahabat yang tinggal dikawasan itu.
"Itu rumah siapa ya Ver kira-kira? Tapi tadi bener kan Mas Edi keluar dari rumah itu?" tanya Erni semakin gelisah.
"Iya Er aku yakin kog tadi mereka keluar dari rumah itu. Tapi rumah siapa ya itu? Mungkin Mas Edi pernah ngenalin kamu ke temannya dirumah itu?" tanya Vera.
Seketika Erni mengerutkan keningnya untuk mengingat-ingat.
"Gak pernah Ver, Mas Edi hampir gak pernah ngenalin teman-temanya kog apalagi yang didaerah tempat ini." jawab Erni dengan sendu.
...****************...
Tetap semangat 💪
Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏
Jangan lupa mampir di karya aku yang lain ya kak 🙂
__ADS_1