Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 65


__ADS_3

Keesokan harinya terlihat Ibunya Vera yang sedang menyiapkan sarapan dengan dibantu oleh Mbak yang bekerja dirumah Vera. Dan Sifa sudah terlihat cantik karena semalam dia tidur dengan Ibunya Vera supaya Erni bisa menenangkan pikirannya dengan tidur sendiri dikamar yang lain.


Terlihat Vera yang baru saja ikut bergabung dengan Ibunya di meja makan, dia hari ini memilih untuk ijin tidak masuk kerja karena akan membantu menyelesaikan permasalahan Erni. Sedangkan Erni sendiri belum terlihat karena dia baru saja tidur pada dini hari jelas saja dia akan bangun terlambat.


"Erni belum bangun ya Mah?" tanya Vera sambil membantu Ibunya menata makanan di atas meja.


"Belum kayaknya, coba kamu lihat dikamar takutnya kenapa-kenapa." ucap Ibunya Vera.


Vera pun mengangguk kemudian berlalu menuju ke kamar yang semalam ditempati Erni. Begitu sampai Vera mengetuk pintu beberapa kali tetapi tidak ada sahutan dari dalam, karena takut terjadi apa-apa dengan Erni akhirnya Vera mencoba membuka pintu yang ternyata tidak dikunci. Vera pun segera masuk dan tidak menemukan Erni diranjang setelah di cek ternyata Erni sedang berada di kamar mandi.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Erni terlihat keluar dari kamar mandi dengan langkah pelan sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing. Vera pun melihat itu kemudian menghampiri Erni.


"Er kamu gak apa-apa?" tanya Vera khawatir karena begitu menghampiri Erni terlihat wajah Erni yang pucat.


Erni pun merasa kaget karena tiba-tiba saja Vera berada dikamarnya.


"Mm.. Aku gak apa-apa kog Ver. Cuma tadi malam gak bisa tidur jadi sekarang pusing." ucap Erni dengan mencoba tersenyum.

__ADS_1


Tetapi ketika Vera memegang lengan Erni terasa sangat panas.


"Kamu demam Er? Ayo sekarang kita sarapan dulu habis gitu aku antar periksa." ucap Vera semakin khawatir melihat keadaan sahabatnya itu.


"Uda gak usah lebay gitu, beneran aku gak apa-apa kog. Minum obat penurun panas nanti juga hilang sendiri." jawab Erni dengan terkekeh.


"Ya uda buruan, kita sarapan dulu. Uda ditunggu Mama dimeja makan." ucap Vera sambil berjalan keluar dari kamar Erni.


"Kamu gak kerja Ver?" tanya Erni kembali sebelum Vera benar-benar keluar dari kamarnya.


Akhirnya setelah beberapa saat berdandan Erni segera keluar dari kamar, karena bagaimana pun sekarang dia berada dirumah orang lain jadi harus bisa menjaga sikap meskipun itu sudah menganggap kita keluarga.


Sampai di meja makan Erni segera disambut oleh Ibunya Vera dengan memberikan obat penurun panas. Karena sebelum Erni datang Vera sudah menceritakan kepada Ibunya kemudian segera diambilkan obat.


"Makan dulu Er, habis itu minum obat ini ya." ucap Ibunya Vera sambil memberikan obat.


Karena mendengar Mamanya diberi obat tentu saja Sifa merasa khawatir pasti Mamanya sakit.

__ADS_1


"Mama sakit? Sakit apa Mah?" tanya Sifa dengan nada khawatir.


"Gak sayang Mama gak kenapa-kenapa cuma pusing saja kog." jawab Erni memberi alasan kepada anaknya supaya Sifa tidak kembali merasa khawatir.


"Ya sudah kalau gitu kakak gak usah sekolah dulu aja hari ini ya Mah. Kan Mama lagi sakit." ucap Sifa.


"Iya sayang." jawab Erni singkat.


Karena memang hari ini Sifa sudah diijinkan tidak masuk sekolah, Vera, Erni dan juga Ibunya akan membahas sesuatu hal tentang rumah tangga Erni.


...****************...


Tetap semangat kakak 💪


Uda 3 bab aja ni 🙂


Hadiahnya dikencengin ya 🙏🤭

__ADS_1


__ADS_2