Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 15 (Session 2)


__ADS_3

"Halo Er, kamu sama anak-anak baik-baik aja kan? Kalian gak kenapa-kenapa kan? Trus kenapa gak bisa dihubungi? Kalian kemana aja?" begitu panggilan tersambung Edi langsung mengajukan banyak pertanyaan.


Sedangkan yang ditanya hanya senyum-senyum saja karena merasa Edi yang dulu dengan Edi yang sekarang sangat berbeda. Sekarang Edi sangat perhatian kepadanya dan anak-anak, padahal mereka saat ini hanya berteman.


"Ditanya kog malah senyum-senyum sih? Trus ini kamu dimana? Tiduran dikamar siapa?" tanya Edi kembali, karena Erni tidak segera menjawab pertanyaan Edi.


"Kalau tanya itu satu-satu Mas, aku kan bingung jawabnya hehe." jawab Erni dengan senyum manisnya. Dan hal itu justru membuat Edi tidak bisa kembali gelisah Edi justru merasa gemas dengan Erni.


"Kami kembali dari Bali baik-baik aja Mas. Maaf aku lupa gak segera hubungi Mas Edi karena aku buru-buru ke rumah Vera. Dan ini aku sedang dikamar Vera, anak-anak sengaja aku tinggal karena biar mereka istirahat dirumah kayaknya mereka kecapekan." jelas Erni panjang lebar.


"Ow syukurlah kalau kalian baik-baik aja. Trus sekarang Vera nya dimana? Kog kamu sendirian?" tanya Edi.


"Vera masih nemuin Brian didepan, aku gak mau ikut campur dulu Mas takut nanti malah semakin membuat masalah." jawab Erni.

__ADS_1


"Bagus! Emang harusnya gitu, meskipun kamu sahabatnya orang terdekatnya tetapi tidak selamanya harus selalu ikut campur lebih dulu." ucap Edi.


"Iya Mas." jawab Erni dengan mengganggukkan kepalanya.


"Ow ya, sekitar 3 bulanan lagi kontrak kerja ku sudah habis Er. Dan aku diijinkan pulang ke Indonesia dulu. Baru kalau aku mau kerja lagi aku boleh balik lagi kesini." ucap Edi dengan wajah yang terlihat gembira.


Karena Edi berencana akan pulang ke Indonesia lebih dulu untuk bertemu dengan kedua anaknya dan dia juga ingin kembali melamar Erni jika Erni masih mau kembali bersamanya. Karena Edi berpikir hubungan mereka sudah membaik dan Erni sudah bisa kembali menerimanya.


Mendengar pernyataan dari Edi membuat Erni gamang, jujur dia juga ingin bertemu dengan Edi apalagi kedua anaknya tetapi yang Erni takutkan apakah bisa setelah mereka bertemu tatap muka hubungan mereka akan lebih baik dari hanya sekedar bertemu di dunia maya?.


"Ehm.. Bukannya gak suka Mas, suka kog apalagi anak-anak pasti sangat bahagia. Karena mereka terus bertanya kapan Mas bisa datang lagi ke rumah." jawab Erni apa adanya.


"Ohh syukurlah kalau kalian masih mau menerimaku. Terlebih kamu Er, sekali lagi aku bener-bener minta maaf aku terlalu bodoh..." ucap Edi lirih.

__ADS_1


"Uda lah Mas, yang dulu-dulu gak usah diingat lagi yang penting sekarang Mas Edi sudah berubah menjadi jauh lebih baik." ucap Erni memotong perkataan Edi yang tentu saja akan kembali mengingatkannya pada kejadian beberapa tahun yang lalu.


"Ya sudah sekarang aku tutup dulu ya Mas, aku capek mau istirahat karena tadi belum sempat istirahat langsung pergi ke rumah Vera. Sekarang rasanya ngantuk sekali Mas." ucap Erni sambil menguap karena dia memang merasa sangat capek.


"Ya sudah kalau begitu. Tapi jangan sampai ketiduran dirumah Vera ya kasihan anak-anak dan Siti mereka dirumah sendiri." jawab Edi yang sekaligus memberi perintah.


"Iya Mas."


Akhirnya panggilan pun terputus dan benar saja Erni segera memejamkan matanya karena merasa lelah.


...****************...


Tetap semangat 💪

__ADS_1


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏


__ADS_2