
Hari ulang tahun pun tiba semua tampak sangat bahagia dan senang sekali. Semua keluarga Vera juga datang tidak lupa membawa banyak kado untuk Leoni. Sifa juga ikut merasakan kebahagiaan adiknya tapi sebenarnya dia merasa iri karena adiknya mendapatkan banyak hadiah sedangkan dia tidak mendapatkan apa-apa. Sebagai anak kecil tentu saja dia merasa iri dan belum terlalu mengerti akan hal itu.
Setelah acara inti selesai, waktunya acara santai sambil makan bersama. Karena Erni terlihat sangat sibuk untuk mengurusi acara tersebut, sedangkan Edi sedang mengawasi Leoni sehingga Sifa seakan tidak ada yang memperhatikan. Sifa duduk sendiri dipojokan sambil melihat tumpukan kado untuk adiknya itu.
Vera yang tidak sengaja melihat Sifa pun datang menghampirinya, karena Vera juga sibuk membantu Erni.
"Kamu kenapa sayang kog disini sendirian?" tanya Vera begitu sampai di samping Sifa.
Sifa tidak menoleh kepada Vera tetapi terus fokus menatap penuh kagum kepada banyaknya kado di depan sana.
"Itu mommy kadonya adik banyak sekali. Sifa juga mau, tapi nanti kalau minta Sifa takut dimarahi sama papa karena itu punyanya adik." ucap Sifa dengan bersedih.
Seakan mengetahui apa keinginan Sifa, Vera pun mencoba menghiburnya.
"Sifa mau dapat kado seperti itu?" tanya Vera dengan mengelus sayang punggung Sifa.
__ADS_1
"Iya Sifa mau mommy!" seru Sifa bersemangat.
"Ya sudah kalau mau nanti mommy kasih ya, sekarang Sifa gabung dulu sama mama, papa dan juga adik Leoni ya? Kan Sifa kakak yang pintar jadi harus nurut. Oke?" hibur Vera.
"Oke mommy!" seru Sifa dengan riang, dia segera bangkit berdiri dan bergabung dengan kedua orang tua serta adiknya.
Jujur saja Vera melihat itu merasa sangat tersentuh, kasihan sekali dengan Sifa. Tetapi kalau untuk mengambil Sifa dari kehidupan Erni juga dia tidak berhak, karena bagaimanapun semua hak nya Erni.
Setelah kepergian Sifa, Vera segera meminta ijin keluar sebentar kepada Erni karena takutnya nanti Erni akan mencarinya. Vera segera mengambil sepeda motornya dan dia pergi ke toko aksesoris untuk anak-anak. Vera berniat memberikan beberapa aksesoris untuk Sifa dan dibungkus kertas kado satu-satu sehingga menjadi banyak.
Setelah kembali ke rumah Erni ternyata acara ulang tahunnya sudah selesai. Kemudian Vera masuk ke dalam rumah dan benar saja dia melihat Edi dan Leoni sedang membuka kado bersama sedangkan Sifa hanya bengong melihat didepannya.
Seakan tahu dengan keinginan Sifa, Vera segera memanggilnya.
"Kak Sifa, ini mommy punya banyak kado buat Kakak!" seru Vera membuyarkan lamunan Sifa.
__ADS_1
Sifa segera menoleh kepada Vera dan dengan mata berbinar Sifa menghampiri Vera menerima banyak kado yang sudah dipersiapkan Vera untuknya. Melihat hal itu Edi cuek saja seakan tidak peduli, dia hanya peduli kepada Leoni saja.
"Yee.. Sifa dapat kado juga. Terima kasih mommy!" seru Sifa dengan memeluk Vera dengan erat.
"Iya sama-sama sayang, ayo sekarang dibuka." ucap Vera menyuruh Sifa untuk duduk dan membuka satu persatu kado dari Vera.
"Sebentar mommy, Sifa mau kasih adik 1 kadonya." jawab Sifa sambil mengambil 1 kado yang agak besar untuk dia berikan kepada adiknya.
Vera yang melihat itu, hampir saja meneteskan air mata, karena Sifa terlihat begitu sayang kepada adiknya tetapi Edi justru seakan membuat Leoni menjauhi Sifa.
Erni yang baru saja bergabung di ruang tamu sedikit bingung melihat keadaan itu. Bingung karena Sifa juga mendapat banyak kado. Tetapi Erni sudah bisa menebak bahwa itu semua dilakukan oleh sahabatnya.
...****************...
Tetap semangat 💪
__ADS_1
Mohon dukungannya like, komen dan hadiah 🙏