
Selama mereka makan, terdengar celotehan-celotehan kedua anaknya. Erni hanya tersenyum melihat tingkah lucu mereka. Sedangkan Edi terlihat sedang asyik berbalas pesan, entah dengan siapa Erni tidak mengetahuinya.
"Papa nanti siang adek sama kakak diajak mommy Vera dan mama bermain di Mall."ucap Leoni kepada Edi.
"Ow iya sayang, hati-hati ya kalau bermain nanti." jawab Edi singkat sambil tetap fokus melihat ponselnya.
Erni hanya menghela nafas pelan sambil melirik kepada Vera.
"Papa gak mau ikut?" tanya Leoni.
"Gak sayang, kan Papa kerja."
"Yah, kan seru kalau Papa juga ikut." ucap Sifa sedih.
"Iya nanti kapan-kapan kalau Papa libur ya. Ya sudah ini Papa harus berangkat soalnya sudah ada yang pesan." Edi dengan segera menghabiskan sarapannya dan bangkit berdiri.
Kemudian menghampiri kedua anaknya untuk berpamitan dan mencium pipi mereka satu persatu.
"Vera aku duluan ya, nanti hati-hati kalau mau jalan-jalan." ucap Edi kepada Vera.
"Ow iya Mas." jawab Vera.
Kemudian Erni mengantar Edi ke pintu depan.
__ADS_1
"Mas nanti gak mau nyusul ke Mall nya? Kita uda lama gak pergi bareng juga kan." ucap Erni mencoba mengajak Edi untuk pergi bersama.
"Ya nanti lihat dulu kalau sepi aku nyusul." jawab Edi sambil memberikan punggung tangannya untuk dicium Erni.
"Ya uda aku jalan dulu."
"Iya hati-hati Mas." jawab Erni dengan sendu.
...****************...
Siang hari nya seperti yang dijanjikan Vera kepada Leoni dan Sifa, akhirnya mereka memesan taksi online untuk menuju ke Mall. Mereka menghabiskan waktu bersama dengan bermain dan belanja. Pada kesempatan itu juga Erni gunakan untuk menenangkan pikirannya, dia mencoba berpikir positif tentang suaminya.
Karena waktu sudah beranjak sore, akhirnya Erni mengajak kedua anaknya untuk pulang.
"Ayo anak-anak kita pulang, sudah sore kan tadi sudah janji sama mama dan mommy mau jadi anak yang nurut." rayu Erni.
Sambil berjalan ke lobi Mall, Vera mendapatkan pesan dari Mamanya dan meminta Leoni dan Sifa untuk datang ke rumah karena Mamanya Vera pun sudah kangen dengan mereka.
"Sayang, kita mampir dulu ke rumah Oma ya? Ini Oma kangen sama kalian." tanya Vera kepada Leoni dan Sifa.
"Iya Mommy kita juga kangen sama Oma, iya kan kak Sifa?" tanya Leoni.
"Iya."
__ADS_1
"Oke let's go kita berangkat ketemu Oma!" seru Vera.
Dan Erni tersenyum melihat interaksi mereka. Dia merasa bersyukur masih bisa melihat senyum mereka.
Akhirnya mereka kembali memesan taksi online bukan untuk pulang tetapi menuju ke rumah orang tua Vera.
Beberapa saat berlalu akhirnya mereka sampai dirumah Vera, dan langsung disambut dengan gembira oleh keluarga Vera.
Mamanya Vera sedang bermain dengan kedua anak Erni. Beliau sudah menganggap sebagai cucu sendiri sehingga Leoni dan Sifa pun sayang kepadanya.
Saat ini Vera dan Erni sedang duduk ditaman sambil menikmati teh.
"Gimana perasaan kamu sekarang Er?" tanya Vera, karena Vera yakin bahwa Erni pasti masih memikirkan tentang suaminya.
"Aku gak bisa bohong Ver, jujur aja aku masih kepikiran tapi aku sudah sedikit bisa melupakan." jawab Erni sedih.
"Uda gak usah sedih-sedih lagi, mendingan ayo ikut aku ke bengkel. Ini barusan dikabari orang bengkel kalau mobil ku sudah siap diambil." ucap Vera sambil membaca pesan di ponselnya.
Erni hanya tersenyum kemudian mengangguk menyetujui usul Vera.
...****************...
Tetap semangat 💪
__ADS_1
Kasih semangat donk kak biar rajin up 🤭🙏
Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏