
Begitu sampai dikontrakan keduanya masuk ke dalam rumah. Siska mempersilahkan Edi untuk duduk.
"Silahkan duduk dulu Mas aku buatkan minum sebentar ya." Siska segera meninggalkan Edi menuju ke dapur.
"Iya Mbak."
Begitu Siska ke dapur Edi melihat-lihat disekitar ruang tamu Siska. Rumah yang tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit, dengan penataan yang cukup enak dipandang mata. Terlihat Siska keluar dari arah dapur dengan membawa minuman 2 jus jeruk.
"Silahkan diminum Mas, biar seger." kata Siska dengan meletakkan gelas dimeja. Siska sengaja lebih membungkuk agar Edi bisa dengan leluasa melihat sesuatu dibalik kemejanya.
"Wah iya seger banget ini Mbak." jawab Edi dengan ambigu. Padahal yang ada dipikiran Edi adalah ketika dia melihat sesuatu itu.
Siska hanya tersenyum, karena tahu apa maksud dari perkataan Edi ketika Siska meliriknya.
Edi segera meneguk minuman itu hingga hampir habis, karena dia memang benar-benar merasa haus selama didalam mobil dengan Siska.
Siska pun duduk disebelah Edi dengan membawa gelas jusnya. Tetapi dengan sengaja Siska menumpahkan jus tersebut ke kemejanya sendiri. Sehingga menjadi basah dan terlihat jelas sesuatu yang ada didalam kemejanya meskipun masih terbungkus.
__ADS_1
"Aduh... Kog bisa tumpah sih ini. Kenapa ceroboh sekali." Siska pura-pura kesal dengan dirinya sendiri.
Dia semakin membuka kemejanya dan berdiri.
"Aku mandi dulu sebentar ya Mas gak nyaman basah gini soalnya." Siska segera menuju kekamarnya.
"I..iya Mbak." jawab Edi dengan terbata.
Jujur aja Edi bingung dengan maksud Siska. Kenapa dia disuruh ikut kerumahnya hanya untuk menunggui dia mandi.
"Hadeh.. Apa sih maunya ni orang." gumam Edi.
Tetapi meskipun begitu masih terlihat kencang dan mempesona. Karena Siska benar-benar sangat memperhatikan penampilannya. Edi berkali-kali meneguk salivanya dengan kasar, bagaimana tidak dia adalah laki-laki normal dan disuguhi sesuatu yang menggoda imannya.
"Maaf ya Mas lama." Siska segera duduk disebelah Edi.
Begitu dia duduk Edi bisa dengan jelas mencium harum aroma dari wangi tubuh Siska. Jelas saja kembali membangkitkan sesuatu yang dari tadi susah untuk tidur.
__ADS_1
"Iya gak apa-apa Mbak. Ow ya kayaknya yang ganggu gak datang Mbak. Saya pulang aja ya?" tanya Edi.
"Eh.. Nanti dulu Mas saya takut kalau habis gini dia datang." Siska segera menahan tangan Edi agar Edi tidak beranjak dari duduknya.
Dan dengan terpaksa Edi kembali duduk. Kemudian untuk mengalihkan pembicaraan Siska sengaja bercerita tentang kehidupannya tentu saja tidak secara jujur dan banyak yang dia tutupi.
Begitupun Siska mencoba mengorek segala informasi tentang kehidupan Edi. Dan Edi pun bercerita dengan jujur bahwa dia memiliki 2 anak tetapi anak yang pertama bukan anak kandungnya. Dan saat ini istrinya berada dirumah untuk menjaga usaha yang dilakukan dirumahnya.
Semua itu Siska lakukan untuk mencari cara bagaimana nantinya menaklukkan Edi agar jatuh kepelukannya.
...****************...
Tetap semangat 💪
Maaf kemarin gak up karena sibuk 17an 😅
Selamat merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia 🇮🇩🇮🇩
__ADS_1
MERDEKA...!!