Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 58


__ADS_3

Edi sudah benar-benar kehilangan akal sehatnya. Dia yang sudah memiliki keluarga bahagia malah memilih seorang janda yang belum dia tahu asal usulnya bagaimana.


Suatu hari Edi memutuskan untuk tetap berada dirumah karena memang akan menjalankan keinginannya dan Siska pun mengijinkan untuk tidak menjemputnya bekerja dengan alasan Edi akan segera menikahi Siska secepatnya.


Sebenarnya Erni merasa curiga karena tidak seperti biasa Edi mau berdiam diri dirumah hanya bermain dengan kedua anaknya. Tetapi Erni lebih memilih untuk berpikir positif karena bagaimana pun dia tetap berharap bahwa suaminya akan berubah.


Erni pun seperti biasa mengurusi usahanya yang berada diteras rumahnya dan Erni menyerahkan kedua anaknya dalam pengawasan Edi karena merasa Edi berada dirumah.


Sedangkan Edi pun membiarkan kedua anaknya bermain ponsel, karena anak jaman sekarang lebih memilih ponsel untuk bermain daripada permainan anak-anak pada umumnya.


Karena Erni yang terlihat sibuk diteras rumahnya dan kedua anaknya yang sedang bermain ponsel, akhirnya Edi mulai menjalankan rencananya yang sudah dia susun beberapa hari ini.


Edi terlihat masuk ke dalam kamar dan menuju ke lemari pakaian tempat menyimpan surat-surat berharga. Dia sengaja mengambil surat-surat pernikahannya dan juga surat-surat anaknya sendiri, Leoni tetapi tidak dengan surat-surat Sifa.

__ADS_1


Begitu merasa sudah menemukan apa yang dia cari, dia sengaja memasukkan kedalam tas kecil dan dia masukkan ke dalam perut di balik kemejanya agar Erni tidak mengetahui apa yang dia bawa. Begitu sudah selesai Edi segera menata kembali surat-surat yang tidak dia perlukan ke tempat semula. Setelah itu Edi segera keluar dari kamar untuk kembali menemui kedua anaknya.


Setelah beberapa saat Edi bermain dengan kedua anaknya terlihat Erni masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamar mandi. Ketika berpapasan pun keduanya terlihat biasa saja karena memang hubungan keduanya sudah seperti tidak ada apa-apa.


Begitu selesai dari kamar mandi Erni segera masuk ke dalam kamar, entah apa yang dilakukan Erni di dalam kamar Edi pun tidak mau tahu.


"Kak, kakak disini dulu ya main ponsel. Papa sama adek mau beli es krim dulu nanti kakak juga Papa belikan." bujuk Edi kepada Sifa, karena memang tujuan Edi adalah membawa serta Leoni untuk pergi bersamanya.


Sifa yang masih kecil pun ketika diimingi es krim dia pasti mau saja. Akhirnya Sifa pun mengiyakan perkataan Papanya.


Dan dengan segera Edi melajukan mobilnya membelah jalanan. Edi memang tidak membawa baju ganti 1 pun baik untuknya maupun untuk Leoni sendiri. Karena nanti dia akan membeli keperluan semuanya bersama dengan Siska.


Erni sebenarnya mendengar suara mobil Edi yang pergi, tetapi dia berpikir mungkin hanya sebentar atau mungkin akan memasukkan mobilnya diparkiran di halaman rumah mereka dan pastinya mengajak serta kedua anaknya.

__ADS_1


Begitu Erni keluar dari kamar dia melihat Sifa sedang bermain ponse seorang diri.


"Lhoh kakak dirumah? Trus Papa sama Adek kemana?" tanya Erni yang masih bisa berpikir positif.


"Kata Papa mau beli es krim dulu Mah sama Adek, nanti Kakak juga akan dibelikan kog." jawab Sifa yang masih fokus dengan ponselnya.


"Ow gitu. Ya sudah kalau begitu." ucap Erni dengan berlalu kembali masuk ke dalam rumah.


...****************...


Tetap semangat 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏

__ADS_1


Jangan lupa mampir dikarya aku yang lain ya kak, ada yang sudah tamat juga lho..


__ADS_2