Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 75


__ADS_3

Begitu sampai di titik pangkalan taksi online, disana sudah banyak juga teman-teman Edi yang berhenti untuk mencari orang-orang yang membutuhkan jasa taksi online mereka.


Hans salah satu teman Edi yang sudah cukup saling mengenal menghampiri Edi begitu Edi turun dari mobilnya yang ingin ikut bergabung bersama dengan yang lain.


"Mas boleh gak sehari ini kita tukeran mobil? Karena aku nanti siang ada pesanan offline mereka minta mobil yang muat banyak. Kan Mas tahu sendiri mobilku kecil gitu." ucap Hans kepada Edi, karena memang Hans membutuhkan pinjaman mobil yang besar. Sedangkan untuk meminjam yang lain dia tidak berani, selain karena dia masih muda diantara semuanya dia juga termasuk masih junior dalam menjalankan taksi online.


Edi yang memang sebenarnya berhati baik pun tidak tega ketika Hans benar-benar meminta kepadanya dengan tulus. Dan juga Edi merasa percaya kepada Hans. Sehingga dia mengijinkan untuk bertukar mobil satu hari itu saja.


"Iya uda gak apa-apa kamu pakai aja, kalau memang kamu butuh buat offline."

__ADS_1


"Trima kasih banyak Mas!" seru Hans senang.


Akhirnya mereka pun melakukan proses tukar mobil. Dan ternyata tanpa menunggu lama setelah mereka bertukar mobil, Edi mendapatkan penumpang pertamanya sedangkan Hans segera menuju ke tempat dimana pesanan offline nya berada.


Setelah mengantarkan penumpang pertamanya ternyata Edi mendapatkan penumpang selanjutnya dan dia harus mengantarkan ke tujuan yang dekat dengan rumahnya. Ahh dia akan mampir sebentar ke rumah, pikirnya.


Di lain pihak, terlihat saat ini Siska sedang bersiap-siap untuk pergi bertemu dengan Topan. Dia sudah memesan taksi biasa untuk mengantarkannya menemui Topan. Siska sengaja tidak memesan taksi online karena takut kalau-kalau sopir taksi online nya nanti kenal dengan Edi.


Bersamaan dengan itu tanpa Siska sadari ternyata mobil yang dikendarai Edi berada di belakang taksi Siska. Edi dengan jelas melihat Siska masuk ke dalam taksi dengan penampilan yang bisa dibilang seksi. Edi ingat bahwa hari ini seharusnya Siska libur dan tadi pagi pun Siska tidak bilang apapun bahwa akan pergi. Kalaupun mendadak harusnya Siska bisa mengirim pesan terlebih dahulu tetapi ketika Edi mengecek ponselnya pun nihil, Siska tidak mengiriminya pesan apapun.

__ADS_1


Sedangkan Siska sendiri jelas tidak menyadari bahwa Edi ada dibelakangnya karena kali ini mobil yang dipakai Edi berbeda, Edi sudah bertukar mobil dengan temannya. Jelas Siska tidak menyadari, dia mengira bahwa mobil dibelakangnya adalah mobil pengendara lain.


Ya, saat ini Edi sengaja mengikuti kemana Siska akan pergi. Karena rasa penasarannya yang besar sehingga membuat dia tidak bisa mempercayai orang yang sudah dia utamakan setelah mengorbankan banyak hal.


Edi terus mengikuti taksi yang ditumpangi Siska dan Edi sangat mengenal jalan yang dilalui mereka. Yaitu jalan menuju tempat kerja Siska. Dan benar saja dari kejauhan Edi bisa melihat Siska turun dari taksi tepat didepan Bank tempatnya bekerja. Dan tanpa menunggu lama segera saja ada mobil mewah yang berhenti disampingnya dan langsung saja Siska masuk ke dalam sehingga mobil tersebut segera melaju membelah jalanan pada siang itu.


Entah kebetulan dari mana, satpam yang biasa berjaga meskipun hari libur pun saat itu sedang tidak ada ditempat. Sehingga sangat memudahkan Siska untuk tidak perlu mencari-cari alasan jika ditanya-tanya.


...****************...

__ADS_1


Tetap semangat kakak 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏


__ADS_2