Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 98


__ADS_3

"Pantas saja rumahnya seperti kosong, ternyata memang gak ada orangnya." gumam Vera yang masih bisa didengar oleh Erni dan Siti sambil mengamati rumah didepannya.


"Apa lebih baik kita tanya Pak Rt aja Bu? Saya tahu rumahnya kog Bu." usul Siti.


"Iya mending gitu biar lebih jelas daripada kita menerka-nerka. Ya kan Er?" ucap Vera menyetujui usul Siti dan bertanya kepada Erni untuk memastikan.


Tetapi Erni sedari tadi hanya melamun. Entah apa yang ada dipikirannya. Semenjak mendengar kabar bahwa suaminya tertangkap polisi Erni sudah merasa tidak baik-baik saja.


"Erni..!" seru Vera dengan memegang bahu Erni.


Erni pun sontak kaget dan berusaha mengembalikan kesadarannya.


"Iya? Kenapa?" tanya Erni dengan sendu.


Vera tahu bahwa sahabatnya sedang tidak baik-baik saja.

__ADS_1


"Lebih baik kita ke rumah Pak Rt tanya kepastiannya gimana. Biar kita gak menerka-nerka apa yang terjadi." Vera mengulangi perkataannya.


"Iya bener kamu Vera. Siti kamu tahu kan rumah Pak Rt?" tanya Erni.


"Iya tahu Bu." jawab Siti.


Akhirnya ketiganya pun berjalan menuju ke rumah Pak Rt yang hanya terletak beberapa rumah saja dari rumah Edi.


...****************...


Sedangkan dikantor polisi, Edi sudah divonis 5 tahun penjara. Karena memang Edi mengakui semua dengan jujur dan tanpa berbelit-belit sehingga prosesnya pun dipercepat. Dan mau tidak mau Edi menerima semua konsekuensi yang dia lakukan.


Didalam penjara Edi merenungi semua yang sudah terjadi selama hidupnya. Baik saat bersama dengan Erni maupun saat bersama Siska.


Sekarang Edi baru menyadari bahwa orang yang benar-benar tulus menyayangi kita adalah orang yang mau berjuang dari nol bersamanya. Bukan hanya saat suka saja tetapi juga mau disaat duka. Dan dia menyadari bahwa Erni lah yang tulus dengannya.

__ADS_1


"Maafkan aku Erni. Semoga kamu mau memaafkan aku dan kamu bahagia bersama dengan anak-anak kita." lirih Edi dengan sendu. Dan tanpa terasa air matanya mengalir begitu saja.


Dan Edi tidak berharap banyak bisa kembali bertemu dengan Erni. Karena memang dia tidak memberitahukan apa-apa tentangnya ketika menitipkan surat kepada Siti. Padahal tanpa dia sadari sebenarnya Erni sedang berusaha mencarinya sampai ke kota ini.


...****************...


Sedangkan Topan ketika dibawa ke kantor polisi dia memberontak tidak terima bahkan berteriak-teriak meneriaki istrinya. Apalagi ketika disaat yang bersamaan Istrinya mengajukan cerai tanpa adanya harta yang Topan dapat. Topan tidak menjalankan panggilannya dengan baik sehingga prosesnya pun sulit. Bahkan Topan mengelak dengan tuduhan yang dilaporkan oleh Istrinya.


Tetapi dengan berbekal cctv yang ada dirumah Bu Suci akhirnya Topan pun terpaksa mengakui perbuatannya karena diancam hukumannya akan berat jika dia terus berbohong.


Topan dan Edi berada di kantor polisi yang sama tetapi beda tempat tahanan, karena memang kasus mereka berbeda. Mereka pun sudah menerima konsekuensi dari apa yang sudah mereka lakukan.


...****************...


Ahh sudah 3 bab kak 🥰

__ADS_1


Like, komen dan hadiah jangan lupa 🙏


Biar tetap semangat mencetin hp 😁


__ADS_2