Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 85


__ADS_3

Edi segera mengambil 1 lembar kertas. Kemudian dia juga mengumpulkan surat-surat yang dulu dia bawa dari rumah Erni. Dia berencana akan menulis surat untuk Erni dan juga kembali menyerahkan surat-surat tersebut untuk dia kembalikan kepada Erni.


Sebelum menulis surat, Edi menghela nafas pelan. Seketika buliran bening menetes di pipinya. Bayangan-bayangan beberapa bulan yang lalu seakan melintas didepan matanya.


Bayangan bagaimana kehidupannya bersama dengan Erni dan kedua anaknya. Kemudian bayangan bagaimana dia mengkhianati Erni sampai akhirnya tega meninggalkannya tanpa adanya 1 kalimat yang keluar dari bibirnya bahkan dengan teganya dia membawa serta anak mereka. Sampai akhirnya bayangan beberapa jam yang lalu bagaimana dia mengakhiri hidup Siska dan bahkan membuat Topan babak belur.


Edi mengusap wajahnya dengan kasar, dan dia ingin segera menulis surat untuk Erni sebelum nanti polisi akan menemukannya. Karena Edi menyadari bahwa kemanapun dia lari pasti akan tertangkap juga.


Teruntuk Erni...


Maaf..


Mungkin satu kata itu yang hanya bisa keluar dari bibirku.


Dan mungkin saja tidak akan ada kata itu untukku.

__ADS_1


Tetapi aku akan egois kali ini, aku mohon kamu bisa memaafkan aku setelah apa yang sudah aku lakukan kepadamu.


Mungkin saat kamu membaca surat ini aku sudah didalam ruangan yang gelap dan disana aku akan sangat menyesali setiap perbuatan yang sudah aku lakukan.


Apapun keputusan kamu nanti aku akan terima dengan lapang dada.


Sekali lagi aku mohon maafkan aku...


^^^Dari laki-laki pengecut yang sudah menyakitimu^^^


...****************...


Topan tentu saja mengingat apa yang terjadi padanya beberapa jam yang lalu. Dia mengedarkan pandangannya dan menemukan Siska yang tidur dengan telentang bahkan ada darah mengalir dari perutnya. Tentu saja Topan terkejut dia segera berlari keluar dari kamarnya untuk turun ke lobby dan akan melaporkan kejadian yang dia alami kepada petugas hotel setelah sebelumnya dia memakai kembali pakaiannya.


Topan berlari begitu keluar dari lift sambil berteriak memanggil petugas hotel. Tentu saja tindakannya tersebut menjadi pusat perhatian hampir semua orang yang ada di lobby hotel tersebut.

__ADS_1


Begitu sampai di meja resepsionis Topan segera menceritakan apa yang dia alami bahkan dia menunjukkan bukti bahwa dirinya juga menjadi korban.


Petugas hotel pun segera menindaklanjuti laporan Topan. Dan sebagian segera mengecek cctv yang ada dilorong lantai 5. Dan tidak berapa lama polisi pun segera berdatangan untuk mengusut kasus yang baru saja terjadi di hotel.


Tentu saja dengan uang dan kekuasaan yang Topan miliki, dia bisa dengan mudah lepas dari pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan oleh polisi untuk menyelidiki kasusnya. Karena Topan tidak mau namanya tercemar dan bahkan sampai mempengaruhi pekerjaannya.


Polisi pun melakukan tugasnya dan dengan mudah menemukan barang bukti berupa pisau lipat yang dicurigai untuk membunuh korbannya.


Berbekal dari rekaman cctv dan juga barang bukti serta sedikit keterangan dari Topan polisi pun dengan mudah mengetahui siapa pelakunya. Dan mereka pun segera bertindak sebelum tersangka kabur semakin jauh.


...****************...


Hufftt... gimana-gimana?? 🤭


Maaf ya yang gak puas sama endingnya, karena aku nulis sesuai apa yang ada dipikiranku saat ini 🙂

__ADS_1


Tetap like, komen dan hadiah bestie uda 3 bab lho... 🥰


__ADS_2