
Keesokan harinya sesuai dengan rencana Vera dan Erni mereka membicarakan hal tersebut kepada Siti. Saat ini mereka sedang makan bersama. Erni tidak menganggap Siti sebagai pembantu meskipun terkadang Siti melakukan pekerjaan bersih-bersih pada umumnya. Terbukti saat ini Siti makan bersama satu meja bersama dengan Vera, Erni dan juga Leoni.
"Ow iya Siti, besok kamu mau gak antar kita ke rumah Pak Edi?" tanya Erni di sela-sela kegiatan makan pagi mereka.
"Ke luar kota sana Bu?" tanya Siti memastikan.
"Iya. Kamu gak keberatan kan? Kalau gak keberatan besok kami akan ambil cuti kerja kita berangkat pagi-pagi biar tidak macet dijalan." terang Erni.
"Iya Bu tidak apa-apa. Siti tidak keberatan sama sekali." jawab Siti.
"Ya sudah kalau begitu nanti malam kita siap-siap biar besok pagi kita tinggal berangkat aja." ucap Vera.
"Iya Bu, baik." jawab Siti sopan.
20 menit berlalu, merekapun selesai sarapan bersama.
"Adek hari ini dirumah dulu aja ya sama Mbak Siti. Adek belum bisa sekolah dulu. Nanti minggu depan saja Mama daftarin ke sekolah yang baru." ucap Erni.
"Iya Ma, gak apa-apa." jawab Leoni.
__ADS_1
"Ya sudah kalau begitu Mama sama Mommy berangkat kerja dulu ya sayang." ucap Vera sambil berjalan menghampiri Leoni dan yang kemudian diikuti oleh Erni.
Keduanya berpamitan kepada Leoni dengan mencium pipinya bersama.
"Iya Ma, Mommy hati-hati ya." jawab Leoni.
"Ow iya Dek, mungkin nanti siang kak Sifa datang sama Oma." ucap Vera memberitahu.
"Beneran Mommy?!" seru Leoni dengan gembira.
"Iya donk masa Mommy bohong?" ucap Vera meyakinkan Leoni dengan senyum teduhnya. Karena jujur saja Vera rindu dengan Leoni setelah beberapa bulan tidak bertemu bahkan tidak tahu kabarnya sama sekali.
"Awas Dek nanti jatuh!" seru Erni dengan terkekeh karena begitu senang melihat anaknya juga senang.
Akhirnya setelah drama tersebut Vera dan Erni segera berangkat bekerja. Mereka menggunakan mobil sendiri-sendiri karena memang tempat kerja mereka berbeda. Sedangkan Erni pun mendapatkan fasilitas mobil dari kantor sehingga dia juga memakai mobil sendiri.
...****************...
Di lain pihak..
__ADS_1
Ketika Bu Suci sampai dirumah dia kaget karena melihat rumah yang berantakan tetapi tidak melihat Topan. Dia sudah bisa menebak bahwa Topan sudah mendengar berita ini dan kemungkinan dia mengamuk.
Tanpa banyak kata Bu Suci segera masuk ke dalam kamar karena pasti Topan berada dikamar. Begitu membuka pintu benar saja dia melihat Topan yang duduk termenung di sofa kamar mereka.
Karena kaget melihat kedatangan istrinya Topan segera bersikap tenang seakan tidak terjadi apa-apa.
"Eh.. Mami. Kog sudah pulang? Arisannya sudah selesai? Gak shopping dulu? Biasanya kan gitu." ucap Topan dengan sedikit takut-takut sambil menghampiri istrinya yang masih diam saja berdiri dipintu kamar dengan menatap tajam ke arah Topan.
"Aduh kenapa kekacauan itu tadi gak aku suruh bersihkan dulu ya." batin Topan.
Tentu saja Topan tahu bahwa istrinya pasti sudah mendengar berita itu, tetapi Topan mencoba menenangkan dirinya sendiri. Karena dia tidak mau jadi gembel sekarang.
...****************...
Halo selamat hari vote kakak 🥰
Maaf kemarin didunia nyata lagi gak bisa diajak halu-halu 😁
Jangan lupa vote nya nggeh, like, komen dan hadiah apa lagi 🙏
__ADS_1
Tetap semangat pokoke bestie 😇