Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 79


__ADS_3

Begitu sampai di tempat biasa, Hans segera menghampirinya. Karena semalam Hans menerima pesan dari Edi jika hari ini Edi meminta untuk kembali bertukar mobil dengan Hans.


"Jadi Mas hari ini kita tukeran mobil?" tanya Hans begitu Edi turun dari mobilnya.


"Iya jadi Hans, kamu gak keberatan kan?" tanya Edi sopan. Meskipun usia Hans lebih muda darinya tetapi Edi tetap bersikap sopan tidak semena-mena sebagai seorang senior.


"Ya gak lah Mas, gak apa-apa pakai aja. Memangnya yang pesan offline malah minta mobil muatan sedikit Mas?" tanya Hans. Karena setahu Hans, Edi meminta tukar mobil karena mendapatkan pesanan offline.


"Iya Hans, gak tau itu." jawab Edi bohong. Karena Edi tidak mungkin jujur kepada Hans bahwa dia akan memakai mobilnya untuk mengikuti kemana perginya istri sirinya tersebut.


Akhirnya Hans pun percaya dan mereka segera bertukar mobil kembali.


Begitu selesai Edi segera melajukan mobil Hans menuju rumahnya kembali. Tetapi Edi sengaja parkir agak jauh dari rumahnya tetapi tetap situasi didepan rumahnya masih bisa dia pantau dari tempatnya berhenti. Tidak lupa juga Edi menonaktifkan sementara taksi online nya. Karena Edi akan menjalankan misi dia tidak mau jika ditengah-tengah misinya nanti ada penumpang dan dia akan gagal lagi mengikuti Siska.

__ADS_1


Dari tempatnya berhenti dan Edi tetap berada didalam mobil, dia bisa melihat Siti dan Leoni pulang dari sekolah. Edi melihat Siti dan Leoni yang begitu bahagia selayaknya kakak adik pada umumnya, mereka tertawa bersama seakan ada cerita lucu yang baru saja mereka dengar. Tanpa terasa bibir Edi pun ikut tersenyum melihat pemandangan indah seperti itu.


45 menit berlalu, Edi pun merasa jenuh dengan aktifitasnya itu. Tetapi ketika Edi berniat ingin pergi tiba-tiba saja dia melihat Siska keluar dari rumah. Seperti biasa dengan pakaian yang cukup seksi. Dan tidak berapa lama berhenti mobil taksi online segera saja Siska masuk dan mobil tersebut segera melaju ke arah jalan raya pada siang hari itu.


Tanpa menunggu lama lagi, Edi segera ikut memacu mobilnya mengikuti mobil taksi online yang berada didepannya. Edi tidak membuntuti dari jauh tapi dia hanya terhalang 1 mobil saja didepannya karena kali ini dia tidak mau kehilangan jejak.


Edi mengenal jalanan yang dilaluinya tersebut, yaitu menuju tempat kerja Siska.


"Tapi kenapa mesti gak pernah ijin dulu." lanjutnya.


Setelah hampir sampai di Bank tempat kerja Siska tidak terlihat bahwa Siska turun dari mobil taksi, justru Siska turun dibangunan sebelah tempat kerjanya yaitu sebuah hotel.


Edi mengerutkan keningnya, kenapa juga Siska justru ke hotel. Masa iya bertemu klien dihotel.

__ADS_1


Ketika Siska turun Edi pun ikut turun. Dia sudah mempersiapkan diri dengan baik, Edi memakai hoodie dengan penutup kepala dan memakai masker serta kacamata hitam supaya Siska tidak tahu bahwa dia mengikutinya.


Ternyata begitu Siska masuk ke dalam lobby hotel dia sudah ditunggu oleh seorang lelaki yang terlihat masih muda, tampan dan juga pastinya kaya. Karena terlihat dari barang-barang branded yang dia pakai.


Lelaki tersebut terlihat memeluk pinggang Siska dengan mesra tanpa mempedulikan orang-orang disekitar karena memang keadaan di lobby tersebut cukup ramai jadi orang tidak begitu mempedulikan orang lain. Kemudian mereka berjalan bersama menuju lift yang akan mengantarkan mereka ke lantai 5 dimana kamar yang sebelumnya sudah dipesan oleh Topan sebelum Siska datang.


...****************...


Waduh ada apakah ini? 🤔


Tetap semangat bestie 💪


Hari vote ni, jangan lupa hadiah dan vote nya kakak 🥰

__ADS_1


__ADS_2