Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 18 (Session 2)


__ADS_3

Sore harinya setelah beristirahat dikontrakan Wahyu dan membagi oleh-oleh, akhirnya Edi memutuskan untuk pergi ke rumah Erni saja. Meskipun nanti sampai disana dia belum bisa langsung bertemu dengan Erni tetapi Edi akan temu kangen terlebih dahulu dengan kedua anak mereka.


"Beneran ni Mas gak mau bawa aja mobilnya? Aku gak usah jalan lagi gak masalah kog, mau langsung istirahat aja." tanya Wahyu yang menawarkan agar Edi datang kerumah Erni memakai mobilnya saja.


"Gak usah, makasih banyak Yu. Aku minta tolong kamu anter aja nanti dari sana bisa langsung dinyalakan aplikasinya. Lumayan kan dapat tambahan lagi nanti." jawab Edi yang merasa tidak enak hati jika harus memakai mobil Wahyu hanya untuk pergi ke rumah Erni lebih baik minta diantar saja biar Wahyu bisa lanjut kerja ojek online lagi.


"Trus nanti Mas Edi pulangnya kesini gimana?" tanya Wahyu yang masih berusaha untuk meminjamkan mobilnya kepada Edi.


"Gampanglah kalau masalah pulang. Ya uda ayo kita berangkat sekarang." ucap Edi sambil mengajak Wahyu untuk segera pergi.


1 jam berlalu, mereka pun sampai didepan rumah Erni.


"Thanks ya Yu uda nganterin." ucap Edi begitu dia turun dari mobil dan membuka pintu belakang untuk mengambil beberapa paper bag yang berisi oleh-oleh untuk orang-orang yang dia sayangi.

__ADS_1


"Iya sama-sama Mas. Nanti kalau mau pulang telepon aja aku jemput Mas." jawab Wahyu.


"Iya gampanglah, gimana nanti. Ya uda kamu hati-hati ya." ucap Edi.


Edi menunggu sebentar setelah memastikan bahwa mobil Wahyu sudah pergi. Dan Edi segera berjalan menuju ke rumah kenangan yang dulu pernah dia tinggali juga. Disana terlihat pintu rumah yang masih tertutup tetapi bisa dipastikan bahwa tetap ada aktifitas didalam rumah tersebut. Terbukti dari tirai yang masih dibiarkan terbuka. Dan mobil milik Erni tidak terlihat disana berarti itu menandakan bahwa memang Erni belum pulang bekerja.


Begitu sampai didepan pintu Edi segera memencet bel. Dan terdengar suara dari dalam untuk menunggu sebentar. Tentu saja Edi tahu bahwa itu adalah suara Siti. Karena secara tidak langsung Edi lah yang mengirim Siti untuk menjadi bagian dalam keluarga Erni.


"Ini Bapak Sit, masa kamu lupa." tegur Edi, karena merasa risih juga Siti yang melihat penampilannya dari atas sampai bawah.


Siti pun tersadar, akhirnya dia memberi salam kepada Edi dan mempersilahkan untuk masuk.


"Bapak sehat?" tanya Siti.

__ADS_1


"Sehat donk." jawab Edi.


"Syukurlah. Ow ya sebentar lagi anak-anak akan keluar dari kamar kog Pak." ucap Siti, karena tentu saja Siti mengetahui tujuan Edi datang ke rumahnya yaitu untuk bertemu dengan kedua anaknya terlebih dahulu sebelum Erni pulang dari bekerja.


Sifa dan Leoni belum menyadari bahwa Papa mereka sudah berada disana. Begitu keluar dari kamar mereka berdua sedikit terkejut karena mendapati orang yang selama ini hanya lewat video call tetapi sekarang justru sudah berada didepan mata.


"Papa...!" seru Leoni dan Sifa bersamaan.


...****************...


Tetap semangat kak 💪


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiahnya 🙏

__ADS_1


__ADS_2