
Hari ini author mau up 3 bab kak sebagai rasa kangen kemarin gak up sama sekali ðĪ
Kemarin anak ke 2 author ulang tahun yang ke 3, gak dirayakan sih cuma berbagi saja sama teman-teman di gereja dan tiup lilin bersama keluarga.
Kalau mau kasih hadiah buat anak author boleh kog diwakilin ke author aja ya hadiah dan vote nya ðĪŠ
...****************...
Bu Suci segera berlari menghampiri Pak Jono sambil ketakutan.
"Trima kasih Pak Jono." ucap Bu Suci dengan duduk di sofa ruang tamu.
Dengan segera Pak Jono menyuruh asisten rumah tangga mengambilkan minum untuk Bu Suci.
"Ibu tidak menghubungi polisi saja? Maaf bukannya saya mau ikut campur tapi tindakan Bapak yang seperti itu sudah termasuk kejahatan dan saya takut jika tidak dilaporkan polisi nanti suatu saat Bapak akan melakukan hal itu lagi." ucap Pak Jono memberi saran, meskipun takut tapi mencoba dia ungkapkan karena Pak Jono tidak mau majikan yang sudah baik kepadanya dan keluarganya akan terluka.
__ADS_1
Bu Suci berpikir sejenak untuk mempertimbangkan saran dari sopir pribadinya tersebut.
"Iya Pak Jono bener juga saya memang harus segera melepaskan lintah darat sepertinya!" geram Bu Suci.
"Boleh saya hubungi polisi sekarang Bu? Takutnya Bapak keburu sadar dan akan semakin menyakiti kita. Dan lebih baik keadaan ruang tamu biar berantakan seperti ini Bu karena untuk bukti kepada polisi." ucap Pak Jono.
"Iya Pak segera lakukan apa yang menurut Bapak benar." jawab Bu Suci terdengar pasrah dengan hidupnya saat ini.
Akhirnya Pak Jono segera menghubungi polisi. Dan tidak berapa lama beberapa polisi datang ke rumah Bu suci dan melihat keadaan rumah yang kacau serta Topan yang saat itu baru saja sadar dari pingsannya.
Bu Suci pun meminta pihak polisi untuk menghukum Topan seberat-beratnya juga Bu Suci segera menghubungi pengacaranya untuk mengurus perceraiannya dengan Topan dengan catatan Topan tidak menerima sepeser pun hartanya. Karena memang semua yang dinikmati oleh Topan bukan hasil kerja kerasnya tetapi kekayaan Bu Suci pribadi.
...****************...
Di lain pihak..
__ADS_1
Benar saja apa yang dikatakan Mommy Vera. Sifa dan Mamanya Vera datang ke rumah Erni. Mereka disambut bahagia oleh Leoni. Juga Siti yang dengan sopan ketika Mamanya Vera bertanya ataupun menyuruh sesuatu.
Siti benar-benar merasa bahagia bisa dipertemukan dengan orang-orang yang bisa menghargai dia sebagai orang kecil. Karena tidak sedikit orang yang merendahkan sesamanya. Dengan alasan mereka tidak sepadan dengannya. Padahal ketika Tuhan menciptakan kita semua sama dimataNya.
Mamanya Vera pun bertanya kepada Siti bagaimana bisa Leoni pulang kembali kerumahnya. Akhirnya tanpa ragu Siti pun menceritakannya tanpa ada yang ditutupi sama sekali.
Serta Mamanya Vera pun tahu jika besok mereka akan pergi ke luar kota untuk memastikan apa yang terjadi dengan Edi disana. Tetapi tidak dengannya, karena beliau bertugas menjaga Sifa dan Leoni. Dan akan mengajaknya bersenang-senang karena mengingat mereka tidak bertemu selama beberapa bulan.
...****************...
Ahh... Uda mau end aja nih ðĨš
Tetap semangat lanjut terus sampai end ya kak ð
Jangan lupa hadiahnya ð
__ADS_1