Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 42


__ADS_3

Begitu mereka sudah menyelesaikan makan malamnya dan bermain sebentar diruang keluarga, Erni segera membawa kedua anak mereka masuk ke dalam kamar untuk menidurkannya. Sedangkan Edi dia masih bertahan diruang keluarga sambil menonton televisi dan bermain dengan ponselnya.


Sedang asyiknya bermain game diponselnya dengan televisi yang tetap menyala, tiba-tiba saja ada pesan masuk. Ketika dibuka ternyata itu adalah pesan dari Siska yang mengingatkan bahwa besok jangan lupa untuk menjemputnya bekerja. Dan Edi pun membalas dengan mengatakan iya dengan singkat.


Tetapi tiba-tiba saja Siska mengirimkan foto dirinya yang sedang memakai baju dinas dan mengatakan kepada Edi bahwa akan bersiap untuk tidur. Begitu Edi membuka gambar tersebut tiba-tiba saja membangkitkan sesuatu yang tertidur, karena foto Siska yang begitu berani dengan menunjukkan beberapa bagian tubuhnya entah itu sengaja ataupun tidak.


Sedang asyiknya Edi menikmati foto Siska, tiba-tiba saja Erni datang.


"Belum ngantuk Pah?" tanya Erni yang sedang berjalan untuk mengecek pintu dan jendela apakah sudah dikunci atau belum.


Karena kaget Edi segera menghapus semua pesan dari Siska. Dan berpura-pura untuk kembali bermain game.


"Iya sebentar lagi Mah." jawab Edi dengan sedikit berkeringat karena takut jika Erni mengetahui.


"Wah ini kalau gak dituntaskan bisa pusing sampai besok pagi. Ini gara-gara lihat foto Siska." **batin Edi.


"Mah sini deh." Edi menarik pelan tangan Erni untuk duduk disampingnya, dan Erni menurut saja.

__ADS_1


"Anak-anak sudah tidur?" tanya Edi.


"Udah."


"Main disini bentar yuk Mah, uda gak tahan ini." ajak Edi dengan menarik tangan Erni untuk memegang dibalik celana Edi yang sudah mengeras.


Erni sebenarnya sudah merasa capek, tetapi karena tidak mau mengecewakan suaminya dia pun menuruti ajakan suaminya tersebut.


Entah siapa yang memulai bibir merekapun menyatu dan dengan penuh gairah Edi segera memberi rangsangan kepada Erni. Tetapi didalam pikiran Edi yang didepannya dan sedang dia setubuhi adalah Siska bukan Erni istrinya. Edi membayangkan bahwa dia sedang bermain dengan Siska, itu semua karena foto yang sengaja dikirim oleh Siska diponsel Edi.


"Huft.. Siska! Gimana bisa aku bayangin main sama kamu. Maafin aku istriku." gumam Edi dengan mengusap wajahnya dengan kasar.


Setelah kopinya habis Edi segera menyusul anak dan istrinya untuk beristirahat dikamar.


...****************...


Keesokan harinya Erni sudah bangun terlebih dahulu dan sedang berada di dapur untuk membuat sarapan untuk suami dan anak-anaknya. Dan beberapa saat kemudian terlihat Edi keluar dari kamar menuju ke dapur dengan keadaan yang sudah rapi dan bersiap akan berangkat bekerja.

__ADS_1


"Kog jam segini uda mau kerja Pah? Gak kepagian?" tanya Erni heran karena tidak biasanya suaminya akan pergi pagi-pagi. Karena bagaimanapun taksi online tidak memiliki jam kerja tetap jadi bisa dengan santai bekerja.


"Iya Mah biar dapat banyak kalau berangkat dari pagi." bohong Edi, karena dia belum mau jujur dengan Erni kalau sebenarnya ada janda yang akan menjadi langganan antar jemput taksinya.


"Ow gitu, ya sudah makan dulu aja."


Akhirnya Edi menuruti perkataan istrinya untuk sarapan terlebih dahulu.


...****************...


Tetap semangat 💪


Jangan lupa mampir dan favoritin karya aku yang baru ya kak 👇


Mohon dukungannya like, komen dan hadiah 🙏**


__ADS_1


__ADS_2