Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 51


__ADS_3

Malam itu Erni sengaja tidur berempat dengan Vera dan kedua anaknya, sedangkan Edi tidur sendiri dikamarnya. Dan Edi pun tidak mempermasalahkan hal itu.


Di dalam kamar Erni menangis setelah berbagi cerita dengan Vera, sedangkan kedua anaknya sudah terlelap semua.


"Uda Er, kamu yang sabar ya banyak berdoa pasti semua ada jalan keluarnya." Vera mencoba menenangkan sahabatnya itu.


"Tapi aku yakin Ver Mas Edi pasti punya selingkuhan karena sikap dia berubah banget." jawab Erni dengan sesenggukan.


"Iya uda besok kita pastikan ya, kita cari cara supaya ada bukti untuk membuktikan itu semua. Sekarang kita tidur katanya besok mau jalan." ucap Vera.


Erni hanya mengganggukkan kepalanya, dan mereka pun bersiap untuk istirahat.


...****************...


Keesokan harinya, Erni melakukan aktivitas seperti biasanya. Dia tetap menyiapkan sarapan untuk Edi. Sedangkan Sifa dan Leoni dimandikan oleh Vera.


Setelah selesai memasak Erni pun masuk ke dalam kamarnya untuk mandi karena merasa berkeringat setelah berkutat di dapur. Begitu masuk ke dalam kamar terlihat Edi masuk terlelap diranjang. Erni mendekatinya dengan perlahan dan berdiri disamping ranjang untuk memperhatikan suaminya yang sedang tertidur itu.


"Sebenarnya kamu kenapa sih Mas? Kenapa kamu sekarang berubah? Apa kamu sudah merasa bosan denganku?" gumam Erni dengan sendu.


Tanpa terasa air matanya kembali menetes, karena tidak mau jika Edi mengetahui akhirnya Erni segera berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

__ADS_1


Sedangkan Edi membuka matanya perlahan, tanpa disadari ternyata Edi mendengar perkataan Erni meskipun dengan lirih. Tetapi karena hati Edi sedang dikuasai oleh Siska sehingga Edi tidak menghiraukan perkataan Erni.


Ketika sedang memikirkan itu, tiba-tiba saja pintu kamar mandi terbuka dan Erni sudah selesai membersihkan diri. Karena tidak mau terlihat bahwa Edi sudah bangun, Edi pun kembali memejamkan matanya dan berpura-pura untuk masih terlihat tidur.


Erni pun menghampiri ranjang dan membangunkan Edi perlahan dengan cara mengguncangkan bahunya pelan.


"Mas, bangun. Buruan mandi, kamu gak kerja?" tanya Erni.


Edi masih berpura-pura tidur. Dan sekali lagi Erni membangunkannya.


"Mas..!"


"Buruan mandi trus kita makan." ucap Erni.


"Iya." jawab Edi singkat, kemudian dia segera bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Erni hanya melihat kepergian suaminya dengan sendu. Kemudian dia segera keluar dari kamar untuk menemui Vera dan kedua anaknya.


...****************...


Begitu keluar dari kamar terlihat Vera dan kedua anaknya sudah duduk manis dimeja makan, mereka bersiap akan makan bersama.

__ADS_1


"Aduh cantik sekali kalian sayang." sapa Erni kepada kedua anaknya dan mencium sayang pipi mereka.


"Sebentar ya kita tunggu Papa, Papa masih mandi." ucap Erni.


"Iya Ma." jawab keduanya.


Beberapa saat kemudian terlihat Edi yang sudah terlihat rapi keluar dari kamar dan bergabung bersama mereka.


"Selamat pagi anak-anak." sapa Edi kepada anaknya.


"Selamat pagi Papa." jawab keduanya.


"Yuk sekarang kita makan." Erni mengambil piring dan mengisi nasi juga lauk untuk diberikan kepada Edi.


Meski bagaimanapun Erni tidak pernah melupakan tugasnya sebagai seorang istri, Erni tetap melayani Edi seperti biasanya meskipun jujur saja hatinya sedang tidak baik-baik saja tetapi dia tidak mau menunjukkan didepan kedua anaknya dan juga sahabatnya.


...****************...


Maaf up nya bolong-bolong 🙏🙏


Perlu dikasih dukungan ini like, komen dan hadiah donk vote juga boleh mumpung hari senin ini 😘🥰

__ADS_1


__ADS_2