
"Mm.. Er maaf sebelumnya. Sorry kalau aku tanya masalah pribadi kamu ya?" tanya Putri ketika mereka masih mengobrol di telepon.
"Mau tanya apa Put?"
"Kamu sama suami kamu apa udah cerai?" tanya Putri hati-hati karena takut menyinggung Erni.
"Memangnya kenapa Put?" Erni balik bertanya kepada Putri.
Kemudian Putri menceritakan dari awal bagaimana pertemuannya tadi dengan Edi dan Siska. Dan Putri juga bilang bahwa dia memiliki foto-foto yang menunjukkan kebersamaan mereka.
Pada saat itu Erni sedang berbaring tetapi ketika mendengar cerita Putri seketika Erni langsung bangun dari tidurnya. Seakan tidak percaya bahwa Edi akan pergi membawa Leoni sampai sejauh itu. Erni pun kembali merasakan sesak didadanya karena kembali mengingat tentang anaknya.
"Kamu bisa kirim fotonya Put? Siapa tahu itu bukan suami ku." jawab Erni mencoba memungkiri karena dia berharap bahwa Edi tidak akan melakukan hal itu.
Putri pun mendengar perubahan suara Erni yang seakan menahan tangis, sehingga dia bisa menyimpulkan bahwa sebenarnya memang terjadi sesuatu dengan rumah tangga Erni. Tetapi Putri tidak mau mendesaknya biarkan Erni yang akan terbuka sendiri kepadanya.
__ADS_1
"Oke tunggu sebentar ya aku kirim fotonya."
Beberapa detik kemudian foto-foto sudah masuk diponsel Erni, dengan panggilan mereka yang masih terhubung. Dan mereka terdiam cukup lama karena Erni sedang mengamati foto-foto tersebut dan ternyata benar apa yang ada didalam foto tersebut adalah suaminya.
"Halo Er, kamu masih disitu?" tanya Putri karena takut terjadi apa-apa dengan Erni.
"Sorry Put, iya aku masih disini kog." jawab Erni dengan suara yang serak seperti seseorang yang menangis.
"Er kamu boleh kog cerita sama aku kalau memang kamu gak keberatan. Siapa tahu nanti aku bisa bantu." ucap Putri mencoba menenangkan Erni.
"Jadi anak kamu dibawa sama Edi? Tapi tadi mereka cuma berdua aja, gak ada anak kecil. Masa iya ditinggal dirumah sendiri?" gumam Putri tetapi masih bisa didengar oleh Erni.
"Beneran Put tadi mereka cuma berdua? Gak bawa anak kecil?" tanya Erni dengan panik.
"Kamu tenang aja Er, nanti coba deh kalau aku ketemu lagi aku bantu selidiki lebih jauh ya?" ucap Putri.
__ADS_1
"Iya aku minta tolong sama kamu ya Put, semoga saja kalian bisa bertemu lagi dan segera kasih info ke aku ya jika udah tahu sesuatu tentang mereka." harap Erni kepada Putri.
"Iya pasti. Kamu yang sabar ya Tuhan tidak tidur kog. Ya sudah kamu istirahat uda malam jangan terlalu dipikirkan yang penting banyak doa dan berusaha ya."
Akhirnya mereka pun mengakhiri panggilan tersebut. Begitu menutup telepon dari Putri, Erni kembali mengamati foto-foto yang dikirim Putri. Terlihat disana Edi dan Siska yang sedang tertawa entah mereka sedang menertawakan apa.
"Sebahagia itukah kamu Mas setelah pergi begitu saja dengan membawa anak kita? Tidak tahukah kamu Mas bahwa aku disini menderita." lirih Erni dengan sendu, dan tanpa terasa air matanya kembali tumpah membasahi pipinya.
Erni pun mengusap kasar air matanya kemudian dia kembali memantapkan hatinya untuk tega meninggalkan Edi suatu saat nanti asalkan Leoni bisa kembali bersamanya.
...****************...
Tetap semangat 💪
Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏
__ADS_1