Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 78


__ADS_3

Saat ini Erni ditemani oleh Vera sedang menemui pengacara yang akan mengurus perceraian Erni dengan Edi.


"Bagaimana Pak kasus saya?" tanya Erni sedih. Karena jujur saja sangat sulit menyelesaikan kasus nya itu apalagi dengan posisi Edi yang entah berada dimana.


"Jujur saja Bu, saya dan tim juga masih mendalami kasus Ibu. Intinya kalau Ibu mengajukan cerai dengan alasan anak dibawa kabur dan menginginkan hak asuh anak ada di Ibu apalagi dibawa oleh ayah kandungnya sendiri akan sulit. Maka dari itu saya meminta Ibu mengumpulkan bukti perselingkuhan Bapak dulu entah itu foto atau chat mungkin nanti Ibu bisa dengan mudah mengajukan perceraian dengan kasus perselingkuhan dan sudah tidak diberi nafkah secara lahir dan batin selama beberapa bulan. Jadi secara otomatis hak asuh anak akan jatuh ke tangan Ibu karena usia anak masih dibawah umur dan perlu pengawasan dari Ibu." terang sang pengacara panjang lebar.


"Dan kita juga harus tahu tempat tinggal Bapak di kota yang baru dimana, soalnya kalau kita mau proses harus ada alamat yang lengkap. Ibu tenang saja pasti saya dan tim akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan kasus Ibu ini." lanjut Pak Pengacara tersebut.


"Iya Pak saya mohon bantu kami Pak, karena sudah beberapa bulan ini tidak ada kemajuan sama sekali untuk kasusnya." keluh Vera.


"Iya Ibu kami akan segera selidiki secara mendalam lagi kasus ini. Kami sudah coba mencari info tentang Bapak dikota itu melalui koneksi yang kami miliki. Kami tinggal menunggu infonya terlebih dahulu." terang Pak Pengacara.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu Pak kami serahkan semua sama Bapak dan Tim." ucap Erni.


Akhirnya mereka pun mengakhiri pertemuan itu dengan masih belum adanya jalan keluar.


...****************...


Sedangkan kehidupan rumah tangga Siska dan Edi pun sudah semakin hambar. Padahal Edi sudah berusaha untuk memaafkan kesalahan Siska sekalipun Siska tidak menyadari kesalahan yang dia perbuat. Sedangkan Siska sendiri pun merasa diatas angin karena Edi seakan membiarkannya bebas bertemu dengan Topan.


Seperti pagi ini, Edi sudah akan bersiap berangkat bekerja sedangkan Siska masih asik bergelung selimut dengan alasan masih ngantuk dan mau tidur seharian saja dirumah karena dia libur bekerja.


Siska masih belum menyadari jika pil yang di dalam tas nya sudah diamankan oleh Edi. Karena ketika bersama dengan Topan, Siska tidak membutuhkannya. Jika dengan Topan dia bermain bersih, selalu pakai pengaman karena memang Topan tidak mau jika Siska sampai hamil anaknya. Karena bagi Topan hubungan ini hanya sekedar bersenang-senang saja. Sebenarnya Siska sudah meminta Topan untuk menikahinya secara siri, tentu saja Siska hanya menginginkan hartanya. Jika sebagai istri meskipun siri pasti akan banyak harta yang dia terima, pikir Siska.

__ADS_1


"Aku berangkat dulu Yank." pamit Edi yang sudah rapi dan bersiap akan keluar kamar.


"Iya hati-hati Mas." jawab Siska dengan malas.


"Kamu nanti gak lembur?" Edi sengaja bertanya seperti itu karena setiap hari libur Siska akan beralasan lembur jika Topan memintanya bertemu pagi hari.


"Gak, capek Mas mau tidur aja." jawab Siska singkat. Padahal dia sudah mempunyai acara setelah ini.


Akhirnya Edi pun keluar dari kamar dan segera masuk ke dalam mobil menuju tempat biasa berkumpulnya para taksi online.


...****************...

__ADS_1


Sebentar kalem dulu bestie, jangan buru-buru minta karma nanti semua pasti akan remuk pada waktunya 🤭🤪


Hari Senin bestie semangatin dikasih vote donk 🥰🙏


__ADS_2