Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 80


__ADS_3

Begitu Topan dan Siska masuk ke dalam lift bersamaan dengan beberapa orang yang ikut masuk juga. Dan Edi pun tidak ketinggalan dia juga ikut masuk ke dalam lift dengan berdiri dibelakang sambil terus memperhatikan Topan dan Siska dibalik kacamata hitamnya.


Entah kenapa ketika berada di dalam lift Edi mengirim pesan kepada Hans untuk mengambil mobilnya dan Edi akan menunggunya di lobby hotel tersebut. Edi merasa akan ada sesuatu dan dia tidak mau melibatkan orang yang tidak bersalah. Tetapi Edi menyuruh Hans datang sendiri tanpa membawa mobilnya. Edi meminta tolong untuk mengantar mobil Edi ke rumah terlebih dahulu sebelum berangkat menuju hotel. Tetapi sebelum turun dari lantai 5 Edi akan memastikan terlebih dahulu Topan dan Siska berada di kamar nomor berapa.


Di dalam lift Siska bisa melihat seseorang yang seperti mencurigakan dari pantulan pintu lift didepannya. Tetapi Siska tidak menghiraukan. Tidak mungkin juga dia Edi karena Edi sedang bekerja apalagi dari Siska berangkat dari rumah tidak terlihat mobil Edi yang membuntutinya dan dia merasa tidak curiga sama sekali.


"Kenapa Yank?" bisik Topan tepat ditelinga Siska karena sedari tadi Topan merasa Siska terlihat gelisah.


"Gak apa-apa Mas." lirih Siska.


Edi yang melihat interaksi mereka dari belakang hanya bisa mengepalkan tangannya disamping. Ingin sekali dia memberi pelajaran kepada lelaki yang saat ini berdiri disamping istri sirinya tersebut yang berada didepannya.

__ADS_1


Akhirnya lift yang mereka naiki berhenti tepat di lantai 5. Pintu lift terbuka Topan dan Siska keluar bersama dengan beberapa orang yang juga berhenti di lantai 5. Edi pun melakukan hal yang sama tetapi dia berpura-pura berjalan lurus ketika Topan dan Siska masuk ke dalam 505.


Setelah memastikan bahwa Topan dan Siska sudah masuk ke dalam kamar, Edi segera turun ke lantai bawah. Karena Hans sudah mengirim pesan bahwa dia sudah berada di lobby.


Edi segera masuk ke dalam lift begitu pintu lift terbuka dan memencet tombol lift menuju lobby. Begitu sampai di lobby Edi melihat Hans yang sudah menunggunya. Edi segera menghampiri Hans.


"Kenapa Mas apa mobil nya rusak kog aku disuruh ambil ke sini?" tanya Hans begitu Edi sudah berada didepannya.


"Gak, kamu tenang aja Hans mobil kamu gak apa-apa kog. Cuma habis gini aku mau ada urusan dengan teman dan dijemput disini jadi aku gak mau nanti mobil kamu disini semalam." jawab Edi berbohong.


"Iya kamu hati-hati ya terima kasih banyak Hans."

__ADS_1


"Sama-sama Mas."


Akhirnya keduanya pun bersalaman karena Hans akan segera mengambil mobilnya yang berada diparkiran lobby hotel.


Edi hanya menatap punggung Hans yang sudah berlalu dari hadapannya.


"Maaf sudah merepotkan kamu Hans. Kamu memang teman yang tulus apa adanya dan tidak memandang siapa orang yang kamu tolong. Semoga kamu selalu sehat dan semakin lancar rejekimu. Amin." gumam Edi begitu melihat kepergian Hans.


Setelah Hans menghilang dari pandangannya Edi segera kembali ke lantai 5. Dia sudah membuat strategi untuk membongkar kebusukan Siska bersama dengan laki-laki lain.


...****************...

__ADS_1


Uda 3 bab kak, lemes bestie ðŸĪŠ


Sajen jangan lupa 🙏


__ADS_2