Suamiku Terpikat Janda Kembang

Suamiku Terpikat Janda Kembang
Bab 74


__ADS_3

Semalaman Edi tidak bisa tidur dengan nyenyak, bahkan hampir menjelang subuh pun dia tidak juga bisa memejamkan matanya. Jujur saja Edi sedang berpikir bagaimana caranya membicarakan apa yang dia temukan tadi malam di dalam tas Siska. Tanpa Siska ketahui bahwa Edi sudah mengambil sisa pil kontrasepsi tersebut tetapi tidak dengan uangnya setelah Edi mengembalikan ke tempat semula dimana Siska meletakkannya.


Karena tidak kunjung bisa tidur, Edi pun memutuskan membersihkan dirinya dan memilih untuk melakukan pekerjaan rumah yang biasa dia lakukan setiap hari sebelum berangkat bekerja.


Matahari semakin menampakkan kekuasaannya pagi itu, dan terlihat Siska baru saja bangun dari tidurnya. Sedangkan Leoni sudah berangkat sekolah diantar Mbak Siti yang sebelumnya sudah sarapan terlebih dahulu dari hasil masakan Mbak Siti.


"Kamu uda bangun Mas?" tanya Siska begitu melihat Edi menyirami tanaman di halaman rumah mereka.


Edi pun hanya menoleh sekilas dan kembali melanjutkan pekerjaannya dengan menjawab singkat.


Siska hanya membiarkannya saja dan kembali ke kamar nya untuk membersihkan diri.


Ketika sampai di kamar Siska ingat tentang uang tunai pemberian dari Topan semalam, Siska segera membuka tas nya dan menyembunyikan uang tersebut didalam lemari Siska. Tetapi Siska tidak berpikir tentang pil di dalam tasnya.


Siska pun segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri, karena nanti siang Siska akan kembali bertemu dengan Topan di hotel tempat kemarin mereka bertemu. Tentu saja Siska menyanggupi karena setelah ini Edi akan berangkat bekerja seperti biasa jadi Siska bisa keluar rumah setelah Edi berangkat.


Begitu selesai mandi Siska masih memakai pakaian santainya, karena dia tidak mau jika nanti akan banyak pertanyaan dari Edi dan Siska juga malas untuk memberikan alasan.

__ADS_1


"Sudah selesai mandi Yank?" tanya Edi basa basi ketika melihat istri sirinya itu duduk di depan meja rias sembari memoles wajahnya.


"Uda donk, kan uda wangi." jawab Siska.


Edi hanya berdehem sebagai jawaban, karena jujur saja Edi malas untuk sekedar bertanya. Edi ingin Siska jujur tentang semuanya. Karena Edi sudah mengorbankan banyak hal untuk bisa bersama dengannya.


Edi pun segera mengambil pakaian karena Edi akan segera berangkat bekerja.


"Mau berangkat Mas?" tanya Siska, yang memang sedari tadi dia tunggu Edi berangkat.


"Gak sarapan dulu?" tanya Siska, padahal dia sendiri dari bangun tidur belum sama sekali melihat keadaan dapur.


"Sudah tadi Mbak Siti bikin nasi goreng buat Leoni sekalian buat aku." jawab Edi.


"Kamu gak makan?" tanya Edi.


"Gak nanti aja masih belum lapar Mas, nanti aku pesan online aja kalau lapar." jawab Siska.

__ADS_1


"Ya uda Mas berangkat dulu ya." ucap Edi sambil berjalan keluar kamar dengan diikuti oleh Siska dibelakangnya.


Kemudian setelah memastikan segala sesuatunya, Edi segera melajukan mobilnya ke titik dimana biasanya orang memilih untuk naik taksi online.


Sedangkan setelah kepergian Edi, Siska gunakan untuk mengirim pesan kepada Topan memastikan tentang janji temu mereka nanti.


Dan setelah itu Siska segera memesan makanan lewat online karena dia akan mengisi tenaganya dulu sebelum bertemu dengan Topan. Karena sudah bisa dipastikan jika mereka sudah bertemu maka akan sulit untuk berhenti meski sekedar makan.


...****************...


Wah ganas juga si Topan ðŸĪ­ðŸĪŠ


Sabar dulu ya kita slow aja karena semua akan merana pada waktunya 😁


Tetap semangat pokoke bestie 💊


Uda 3 bab ini kak, hadiahnya banyakin ya 🙏

__ADS_1


__ADS_2