
Semangat dan ketulusan Tyas berhasil juga. Kini, Ganesh sedikit demi sedikit mulai kembali mempunyai semangat hidupnya. Meski Tyas tahu jika Ganesh tidak akan semudah itu untuk bisa benar-benar melupakan Seira. Tapi, setidaknya saat ini Ganesh tidak terpuruk lagi. Dia sudah mulai memiliki semangat hidupnya kembali.
"Aku berangkat dulu Yas"
Akhirnya, Ganesh sudah mulai terbiasa dengan kehadiran Tyas dalam hidupnya. Bahkan dia sudah mulai terbiasa untuk berpamitan pada Tyas saat akan pergi bekerja. Meski sikap Ganesh ini masih terlihat dingin, namun seperti ini saja sudah cukup untuk Tyas.
"Iya Mas, hati-hati"
Ganesh meninggalkan Tyas untuk pergi ke kantor. Perasaannya memang belum benar-benar membaik. Namun, Ganesh tidak mungkin terus-terusan menjadi mayat hidup yang ganti pakaian pun harus di bantu oleh Tyas. Bahkan Ganesh seolah tidak mempunyai tujuan hidup lagi saat itu.
Tapi, kali ini dia akan memulai semuanya. Memulai hidupnya kembali dengan harapan yang masih sama. Berharap Seira akan kembali padanya dan mereka bisa hidup bahagia. Nyatanya kehadiran Tyas selama ini tidak membuat hati Ganesh berpaling dari Seira.
"Aku tahu Ra, kamu pasti tidak serius berhubungan dengan Alex. Cintamu hanya untuk aku. Bukan Alex! Tunggulah sampai waktunya tiba, aku akan menemuimu dan menikahimu setelah aku berhasil menceraikan Tyas. Kasihan juga gadis itu jika terus-terusan menjadi boneka ku setiap hari"
Ganesh memegang kemudinya dengan semangat bergelora. Dia akan segera mendapatkan Seira kembali setelah dia berhasil menceraikan Tyas. Pernikahan mereka sudah 8 bulan, maka akan segera berakhir dalam satu tahun pernikahan. Karena itulah janji Ganesh pada Seira. Dia akan berpisah dengan Tyas setelah satu tahun pernikahan mereka.
"Tunggu aku, Ra"
...🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬...
Ternyata setelah beberapa bulan berlalu, kebaikan dan ketulusan Tyas merawat Ganesh dan menemaninya di saat tersulit dalam hidupnya sama sekali tidak terlihat oleh Ganesh. Pria itu Tetap pada pada pendiriannya yang akan menceraikannya Tyas setelah satu tahun pernikahan mereka. Sungguh miris nasib Tyas.
Hingga hari ini semua harapan Ganesh terpatahkan oleh sebuah foto yang di posting di sosial media Seira. Foto pernikahan Seira dan Alex yang di gelar tadi siang. Bodohnya Ganesh tidak mengetahui akan hal itu. Jika dia sudah tahu dari awal, mungkin dia akan menggagalkan acara perniakahan itu. Namun, semuanya sudah terlambat. Seira sudah resmi menjadi istrinya Alex dan sudah tidak ada lagi harapan untuk Ganesh bisa memperjuangkan wanitanya itu.
__ADS_1
Tyas juga melihat tentang foto itu, dia hanya bisa berharap jika suaminya tidak semakin terluka dan kembali ke terpurukannya beberapa bulan lalu. Tyas berjalan menghampir Ganesh yang sedang duduk di teras belakang rumah mereka. Ganesh hanya terdiam memandang kolam berenang yang airnya terlihat begitu tenang di bawah sorotan lampu taman.
Tyas duduk di samping suaminya, dia sangat was-was jika suaminya itu akan semakin terpuruk dengan kanyataan yang ada. Kini, Tyas tahu jika cinta suaminya masih terlalu besar untuk Seira.
Semua ini bagaikan mimpi baginya, menjalin kasih selama 4 tahun lamanya. Kini hanyalah tinggal kenangan. Benteng tinggi dan kokoh di antara mereka, tidak bisa di hancurkan atau sekedar hanya menggapainya.
Semuanya hancur, tidak ada lagi harapan bagi Ganesh untuk bisa bersama dengan wanita yang menemaninya selama 4 tahun terakhir.
Kenapa harus kami yang berbeda? Kenapa kami terlahir dengan berbeda?
Pertanyaan itu terus memenuhi fikiran Ganesh saat ini. Dia tidak pernah menginginkan akhir yang seperti ini. Hatinya masih milik wanita yang dipacarinya selama 4 tahun.
"Mas, kamu baik-baik saja?" tanya Tyas pelan
"Mas Ganesh, gak papa?"
Lagi-lagi pertanyaan itu hanya menjadi angin lalu yang tidak mendapat jawaban. Tyas menghela nafas berat melihat suaminya yang lagi-lagi hanya terdiam seperti mayat hidup. Tyas beranjak dari duduknya dan ingin melangkah masuk ke dalam rumah sampai sebuah tangan besar memegang pergelangan tangannya. Tyas menoleh dan melihat bagaimana mata sayu Ganesh yang sedang menatapnya.
Dengan perlahan Ganesh berdiri di hadapan Tyas. Menatap gadis itu dengan lekat membuat Tyas bingung dan juga malu saat di tatap seperti itu oleh suaminya. Tatapan itu benar-benar baru Tyas lihat dari suaminya. Tatapan lembut yang penuh kasih sayang.
Ganesh semakin mendekatkan wajahnya ke arah Tyas, sedikit menunduk karena tubuh pendek Tyas. Cup.. Kecupan bibir Ganesh di bibirnya membuat Tyas mematung dengan mata terbelalak kaget. Saat Ganesh mulai memberikan luma*tan lembut di bibirnya, tapi tidak ada reaksi dari Tyas. Gadis itu masih terlalu terkejut dengan apa yang di lakukan Ganesh saat ini.
Lambat laun tangan Ganesh mulai merayap ke bagian tubuh Tyas di bagian dada sampai Tyas benar-benar merasakan keanehan dalam tubuhnya. Ganesh menggendong Tyas dan membawa istrinya itu ke dalam rumah. Menuju kamar yang di tempati Tyas selam ini, karena kamar itulah yang paling dekat saat ini.
__ADS_1
Tyas beberapa kali mengucapkan do'a dalam hatinya. Jika ini sudah waktunya dia memberikan semuanya pada Ganesh sebagai suaminya. Maka Tyas akan sangat ikhlas. Karena Ganesh adalah suaminya dan juga pria yang di cintainya.
Ganesh yang mulai di selimuti gairah, langsung menjatuhkan tubuh Tyas di atas tempat tidur, membuat gadis itu terkejut akan perilakunya ini. Ganesh kembali mencium bibir Tyas dengan rakus. Mulai membuka pakaian yang tertempel di tubuh Tyas dengan kasar. Melemparnya ke lantai dengan sembarang.
Akhirnya apa yang Tyas jaga selama ini terserahkan juga pada suaminya. Meski rasa sakit yang dia rasakan di awal permainan, namun Tyas tidak menyesal karena malam ini adalah harapan baru untuk Tyas bisa mendapatkan cinta suaminya.
Malam ini Tyas bisa berharap lebih, jika suaminya telah memiliki cinta sedikit saja untuknya. Karena tidak mungkin Ganesh mau melakukan ini jika tidak ada cinta di hatinya untuk Tyas.
Selesai dengan permainannya, Ganesh ambruk di samping Tyas setelah dua kali menyemburkan benih di rahim istrinya itu. Tyas beringsut dan memeluk Ganesh dengan bahagia. Kini, pria yang dia cintai telah menjadi miliknya seutuhnya.
"Tenanglah, aku akan segera menceraikan istriku setelah satu tahun pernikahan ini. Hanya kau yang akan menjadi ratuku, Seira"
Deg..Deg...
Tyas segera menjauhkan tubuhnya dari Ganesh. Dia menatap wajah Ganesh yang sudah terelap. Mungkin dia sedang mengingau. Namun, semua itu telah membuktikan semuanya bagi Tyas. Jika suaminya memang tidak memiliki cinta sedikit pun untuknya.
Tyas turun dengan perlahan dari tempat tidur, dia meraih ponselnya di atas nakas menelpon nomor seseorang disana.
"Aku menyerah Ma"
Bersambung
Jangan lupa dukungannya.. Like komen di setiap chapter.. Kasih hadiahnya dan votenya juga..
__ADS_1
Baca juga karyaku dengan judul Daddy Is My Husband. langsung klik profil aku saja. di tunggu jejak dan dukungannya.