
"Di dunia ini aku hanyalah anak remaja yang sedang merantau, di benua Dump aku adalah seorang kesatria yang memimpin ratusan ribu orang itulah alasannya" jawab Faisal sembari ia membuang sisa sampah miliknya.
"Aku ingin memiliki tubuh lagi agar aku dapat berpartisipasi secara langsung dalam petualangan mu" ucap Garuda dalam pikiran Faisal.
"Bukanya kau sudah mati?, memang kau dapat menciptakan raga baru?" tanya Faisal penasaran sembari ia berjalan menuju apartment miliknya.
"Aku dapat menciptakan ragaku kembali jikalau aku meminum herbal tingkat surga yang bernama buah lahir kembali" jawab Garuda dalam pikiran Faisal.
"Di mana itu?" tanya Faisal.
"Letaknya tersembunyi sama seperti telaga Al-Kautsar. Belum ada manusia, iblis, jin, serta monster yang pernah menemukan tempat keberadaan buah tersebut" jawab Garuda dalam pikiran Faisal.
"Menarik, aku akan mencarinya jikalau takdir menghendaki kau akan mendapatkan tubuh baru jikalau tidak kau harus menerima takdirmu itu" ucap Faisal.
"Tentu saja sudah menjadi kewajiban mahkluk untuk menerima takdir yang mereka dapatkan" ucap Garuda dalam pikiran Faisal.
"Aku tak mempercayai jikalau ada orang yang dapat mengubah takdir, aku hanya mempercayai ada orang yang dapat mengubah nasib" ucap Faisal sembari menatap langit yang kala itu di penuhi bintang yang gemerlap serta bulan yang terlihat jelas.
...****************...
Keesokan harinya.
Faisal tengah joging di taman di saat matahari belum terbit.
"Bagaimana cara melatih teknik ke tiga?" gumam Faisal bertanya kepada Barongan.
"Teknik ketiga di latih dengan cara memperkuat cengkraman dan kau juga harus memahami hukum gravitasi" jawab Barongan.
"Duh sial, hukum gravitasi" ucap Faisal kesal.
[Host dapat membeli dasar hukum gravitasi di toko system dengan harga 150 poin system. Saat ini anda memiliki 250 poin system.]
"Wah itu sangat mahal aku harus menghabiskan hampir semua poin yang ku dapatkan selama ini" gumam Faisal.
[Penawaran akan segera hilang di sarankan host untuk membelinya di karenakan hukum gravitasi merupakan salah satu kekuatan surga yang kuat ia berada di dalam tingkat yang berbeda dari hukum unsur api dan sebagainya bahkan hukum gravitasi tak sebanding dengan unsur petir.]
Faisal berhenti lalu menarik nafas panjang"baiklah" ucapnya dengan terpaksa.
[Selamat host telah membeli dasar hukum gravitasi, mentransfer semua pengetahuan ke dalam otak hots memerlukan waktu 2 jam.]
"Hah... tunggu.. tunggu.." ucap Faisal kebingungan perlahan ia kehilangan kesadaran dan terjatuh ke tanah.
Dua jam kemudian.
Di rumah sakit terdekat.
"Kenapa bisa begini?"
"Aku tidak tau Faisal pergi sangat pagi dia tidak memberitahuku atau membangunkan ku"
Terdengar Nicho dan Nadia tengah berdebat mereka khawatir.
__ADS_1
Faisal perlahan membuka mata, ia melihat sekeliling dan tiba-tiba ia mencabut selang infus serta beberapa peralatan lainya.
"Hei apa yang kau lakukan?" ucap Nadia dengan khawatir sembari berusaha mencegah Faisal yang ingin turun dari ranjang.
"Hei kondisi mu masih belum stabil beristirahat lah" ucap Nicho membantu Nadia.
"Aku hanya mengantuk" ucap Faisal sembari turun dari ranjang kemudian ia meregangkan tubuhnya.
"Loh kau belum boleh melakukan itu, dokter..! dokter..!" teriak Nadia dengan panik melihat Faisal.
"Dokter..! dokter...!" teriak Nicho sembari memencet bell untuk memanggil suster.
"Sial meraka membuat kegaduhan ingin rasanya ku pukul" gumam Faisal kesal melihat kelakuan Nadia dan Nicho yang berlebihan.
"Hei diam..! kalian membuat kegaduhan" ucap Faisal dengan tegas membuat Nadia dan Nicho seketika terdiam.
Beberapa saat kemudian dokter memeriksa keadaan Faisal ia di nyatakan sehat dan di perbolehkan untuk pulang.
"Kau tak memberitahu ibu kan?" tanya Faisal kepada Nicho sembari berjalan di jalan kota yang ramai seperti biasanya.
"Tidak" jawab Nicho.
"Kenapa kau tidak mengajakku tadi pagi?" tanya Nadia.
"Aku tak ingin mengganggumu sepertinya kau kelelahan kemarin jadi aku tak membangunkan dirimu" jawab Faisal.
"Aku tidak kelelahan" ucap Nadia.
"Bagaimana dengan sekolah kami?" tanya Faisal.
"Aku telah mengirim dokumen kalian ke teman ku dan kalian tinggal masuk saja di hari senin" jawab Nadia.
"Terimakasih ya Nadia" ucap Faisal sembari tersenyum.
Nadia tersipu malu ia menunduk dengan wajah memerah.
...****************...
Di showroom mobil terkenal di kota tersebut.
"Kau ingin membeli mobil apa?" tanya Nadia sembari membuka pintu showroom.
Tempat itu sangat besar di penuhi oleh ratusan mobil dengan berbagai tipe, selain itu dekorasi tempat ini sangatlah moderen.
"Apa yang kalian cari?" tanya seorang pria sesaat setelah Faisal masuk.
Nadia terkejut melihat pria itu kemudian ia menunduk.
"Loh Nadia?" ucap pria itu sembari tersenyum.
"Kau kenal dia?" tanya Faisal.
__ADS_1
"Dia adalah mantan pacarku" jawab Nadia sembari ia mundur.
"Aku ingin membeli mobil" ucap Faisal.
Pria itu menatap Faisal dari atas hingga bawah kaki seolah ia meremehkan.
"Ku tunjukkan mobil paling murah di sini" ucap pria itu sembari berjalan dengan angkuh.
Faisal mengikutinya dengan tatapan datar.
Pria itu menunjukan sebuah mobil sepeti Avanza dengan bodi berwarna putih.
"Mobil ini seharga 10 ribu dolar, aku yakin kau tak akan mampu membelinya jadi aku hanya menunjukkannya padamu agar kau sadar hanya diriku yang pantas berada di samping Nadia" ucap pria itu dengan sombong.
"Cih apa maksud mu" ucap Nadia dengan kesal.
"Aku tak ingin mobil ini" ucap Faisal sembari memegang tangan Nadia.
Nadia yang awalnya kesal tiba-tiba ia diam dan menjadi tenang.
Pria itu kelihatan kesal saat melihat Faisal menggandeng Nadia.
"Faisal lebih baik kita pergi" ucap Nicho.
"Kenapa kau ingin pergi, apa kau terkejut dengan harga mobil termurah di sini?, apa kau terlalu miskin" ucap pria itu sembari menatap Faisal dengan hina.
"Faisal lebih baik kita pergi" ucap Nadia.
"Aku ingin membeli mobil lebih baik kita cari sales yang lain saja" ucap Faisal sembari memanggil sales lainya yang tengah berjaga di depan mobil Lamborghini.
Pria itupun berjalan cepat ke arah Faisal.
"Aku ingin mobil sedan yang cukup untuk empat orang" ucap Faisal ketika pria itu tiba.
"Hei dia adalah orang miskin jangan kau layani dia!" teriak mantan pacar Nadia.
"Tunjukan saja" ucap Faisal sembari menaruh seratus dolar di kantung sales itu.
"Baiklah silahkan ikuti saya" jawab sales itu dengan sopan.
Faisal mengikutinya.
"Apakah anda ingin mobil yang mewah dan kelihatan mahal?" tanya sales itu.
"Aku ingin mobil yang memilik desain biasa namun memiliki fungsi yang luar biasa" jawab Faisal.
"Pada awalnya saya ingin merekomendasikan mobil Rolls-Royce phantom dan juga Rolls-Royce Ghost" ucap sales.
...****************...
Bersambung...
__ADS_1