Teleport System

Teleport System
Episode 60 Berlatih


__ADS_3

"Ku dengar kau mengalami kesulitan untuk mengembangkan kota mu?" tanya Duke Douglas sembari mengambil cangkir teh lalu meminumnya.


"Cukup sulit namun untuk saat ini semuanya telah di tangani jadi anda tak perlu khawatir" jawab Faisal.


"Baguslah jika begitu, aku. berencana untuk mengirim pasukan bantuan ke kota mu untuk berjaga-jaga jikalau kerajaan Esia menyerang kembali" ucap Duke Douglas.


"Saya akan menerimanya dengan senang hati" jawab Faisal.


"Aku mengirim 5000 prajurit beserta satu kesatria untuk mengawal mu datang ke kota salju dan setelah mempertimbangkan apa yang telah terjadi sebelumnya aku akan menambah pasukan mu dengan mengirim 10 ribu prajurit dan 5 kesatria" ucap Duke Douglas.


"Itu sangat banyak kek, kerajaan kita hanya memiliki kekuatan tempur sekitar 200 ribu prajurit biasa dan beberapa ribu kesatria yang di dominasi oleh kesatria awal, jika kakek mengirim pasukan sebanyak itu maka akan mengakibatkan kecemburuan di antara para pangeran dan hal ini akan berbahaya untuk ku dan wilayahku" jawab Faisal khawatir.


"Dia memiliki niat yang belum jelas dan juga ia terlalu baik kepada ku aku harus berjaga-jaga dan lebih berhati-hati" gumam Faisal.


"Aku mengirimkan pasukan keluarga Draxler, kekuatan keluarga kita tidak di hitung sebagai kekuatan milik kerajaan karena di bangun secara independen yang mana telah di setujui oleh raja untuk kita mengembangkan tentara sendiri di luar kerajaan" ucap Duke Douglas.


"Kek bukanya apa yang anda lakukan ini termasuk rencana pemberontakan?" tanya Faisal.


"Tidak, aku tak ingin memberontak aku hanya ingin dirimu menduduki singgasana raja mewakili keluarga Draxler" jawab Duke Douglas sembari tersenyum.


"Benarkah, kek aku sangat berterimakasih jika niat mu sebaik ini, aku akan berusaha sangat keras untuk mewujudkan mimpimu kakek" jawab Faisal dengan senang.


"Baiklah pasukan akan bergerak bersama dengan mu saat kau kembali ke kota salju" ucap Duke Douglas sembari berdiri.


"Kakek tidak memiliki waktu yang banyak untuk kita berbincang lebih lama, jadi kakek pamit dulu" ucap Duke Douglas.


Faisal berdiri lalu memeluk Duke Douglas"terimakasih kek" ucap Faisal.


"Tentu cucuku" jawab Duke Douglas membalas pelukan Faisal.


Duke Douglas pun pergi.


"Dia ingin menjadikan ku pion" gumam Faisal sembari duduk.


"Dia berusaha mengawasi ku dengan mengirim lima kesatria dan ribuan prajurit, aku telah memperkirakan hal ini akan terjadi dan aku telah bersiap" gumam Faisal.


"Yang mulia apa ada perintah?" tanya Harold yang tiba-tiba muncul di samping kursi Faisal.

__ADS_1


"Kirim pesan ke Floki untuk mempersiapkan pasukan, kita akan menyerang kerajaan Esia saat aku kembali" jawab Faisal sembari berdiri.


"Ini bukan waktunya untuk bersantai, mari kita selesaikan semua masalah dalam satu gerakan" ucap Faisal.


"Siap yang mulia" jawab Harold kemudian ia menghilang.


...****************...


Saat malam hari.


Terlihat Faisal tengah duduk siala sembari memejamkan mata.


"Dunia ini mengajarkan tentang penggunaan mana, mana adalah energi alam yang tersebar di sekitar manusia. Kekuatan seorang kesatria di lihat dari pengendalian mana yang ia kuasai semakin tinggi penguasaannya maka semakin kuat dirinya" gumam Faisal sembari membaca sebuah teks dalam pikirannya.


"Bagi seorang kesatria menguasai teknik pengendalian mana adalah wajib karena, dapat membantu dalam banyak aspek kehidupan mereka seperti, penguatan tubuh, memperkuat serangan, perlindungan, dan beberapa sihir dasar elemen" gumam Faisal.


"Seorang kesatria yang dapat menggunakan mana di sebut kesatria tinggi atau kesatria level Warrior, semakin hebat pengendaliannya maka semakin tinggi levelnya" gumam Faisal.


Tiba-tiba ia membuka mata.


Tiba-tiba Faisal melebarkan kakinya kalau memukul ke arah depan.


"Duaks..!" suara pohon yang roboh akibat pukulan Faisal.


"Ini lebih kuat dari perkiraan ku" ucap Faisal terkejut dengan dampak serangannya.


"Yang mulia anda telah memahami konsep tenaga dalam" ucap Harold yang tiba-tiba muncul di belakang Faisal.


"Tenaga dalam yang di keluarkan oleh yang mulia cukup besar ia dapat membunuh seorang di level master dalam satu gerakan" gumam Harold terlihat bangga.


"Harold di duniamu dulu apa semua orang menggunakan teknik kultivasi?" tanya Faisal sembari turun dari atas pagar balkon.


"Kultivasi?, saya belum pernah mendengar tentang hal itu" jawab Harold kebingungan.


"Lalu apa yang di pelajari di dunia mu?, apa sama seperti dunia ini?" tanya Faisal sembari mengambil jubah di pagar balkon.


"Kami melatih tenaga dalam, kami mengumpulkan tenaga dalam di dalam tubuh lalu di simpan setelah itu kami gunakan semakin banyak tenaga yang kami kumpulkan maka semakin kuat kami dalam bertarung, berbeda dengan dunia ini yang menggunakan teknik pengendalian" jawab Harold.

__ADS_1


"Sepertinya di setiap dunia itu berbeda" gumam Faisal.


"Baiklah terimakasih aku ingin istirahat lanjutkan pekerjaan mu" ucap Faisal.


...****************...


Keesokan paginya.


Faisal kembali melakukan latihan fisik dan terlihat Bella telah datang dan menemaninya duduk di bawah pohon apel yang berbuah lebat.


"Dia memiliki otot yang padat dan kelihatan sangat keras" gumam Bella terlihat malu dan kagum melihat tubuh Faisal yang di basahi keringat.


"Aku belum pernah melihat para bangsawan berlatih sekeras Faisal dan di lihat dari pedang yang ia angkat itu mustahil untuk di pegang dengan satu tangan, tapi Faisal dapat mengangkatnya bahkan dapat mengayunkan beribu-ribu kali" gumam Bella.


"Nona apa yang anda baca?" tanya Cedric yang tengah duduk sembari memotong buah-buahan.


"Ini adalah buku tentang sejarah mengenai benua Dump land" jawab Bella.


"Hohoho.. saya tau tentang kisah ini, apa anda mau mendengarnya saya bisa menceritakannya jika anda mau" ucap Cedric.


"Boleh aku ingin mendengarkan ceritanya" jawab Bella sembari menutup buku tersebut.


"Benua Dump land adalah benua yang luas dan merupakan tempat yang damai di masa lalu sebelum datangnya para orc yang mengamuk" ucap Cedric.


Bella mendengar dengan cermat.


"Orc memiliki tubuh dua kali lipat manusia dewasa, seluruh tubuhnya terbentuk oleh otot-otot yang kuat bahkan senjata biasa terkadang tak dapat menembusnya, selain itu mereka juga memiliki kekuatan yang besar bahkan mereka dapat memotong tiga pohon besar dalam satu gerakan selain, selain ukuran dan kekuatan mereka juga memiliki jumlah yang besar" ucap Cedric.


Tanpa mereka sadari Faisal telah duduk di samping sembari mendengarkan.


"Menarik" gumam Faisal.


"Seluruh manusia di benua Dump bersatu untuk memusnahkan mereka namun semua usaha sia-sia, selama ratusan tahun manusia berusaha bertahan hidup melawan para orc" ucap Cedric.


...****************...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2