
Di tenda yang lebih besar Faisal menyelenggarakan rapat bersama para kaisar dan juga petinggi lainya.
"Alfonso aku memahami apa yang kau alami itu sangat berat, kita kekurangan informasi tentang benua tengah" ucap Faisal.
Alfonso menunduk menahan emosi kemudian Baldan menepuk pundak saudaranya agar ia tenang.
"Aku telah menangkap beberapa mata-mata kita dapat mengorek informasi dari mereka" ucap Faisal.
"Maaf sebelumnya aku ingin bertanya" ucap Olaf dengan sopan sedikit sungkan.
"Apa itu?"
"Mungkin pertanyaan ku sedikit melenceng dengan topik kita kali ini aku hanya penasaran apa yang terjadi dengan kekaisaran EITRA?" tanya Olaf.
...****************...
4 hari yang lalu di stadio.
Pertandingan telah selesai dan para peserta di kirim kembali ke stadion.
"Wah Faisal kau mendapatkan peringkat pertama" ucap Elias penuh semangat setelah ia melihat daftar.
Faisal kelihatan tidak peduli, ia lebih peduli dengan para hadirin yang kebanyakan telah pergi,
"Kemana mereka pergi?" gumam Faisal.
Tiba-tiba beberapa orang dari kekaisaran EITRA berlutut ke hadapan Abuaka.
"Yang mulia kami ingin melaporkan sebuah kecurangan yang di lakukan oleh orang itu" ucap salah satu orang sembari menunjuk Faisal.
Faisal tersenyum.
"Kecurangan apa yang ia lakukan?" tanya Abuja kelihatan kesal.
"Ia menggunakan mantra penguat hingga membuat kami tak mampu untuk melukainya bahkan saat kami bersatu untuk mengalahkannya ia dapat melawan bahkan kami kalah" jawab pemuda itu.
"Periksa tubuhnya!" teriak Abuja sembari menunjuk Faisal dengan mata melotot memerintahkan anak buahnya.
"Kau terlalu sombong" ucap Faisal sembari menyentil butiran debu yang seketika menghancurkan kepala Abuja hingga tak tersisa.
Semua orang teriak melihat hal tersebut.
"Bajingan..!" teriak Abuaka sembari terbang menerjang Faisal.
Dengan santai Faisal mengayunkan tangannya seolah sedang menebas, sebelum kaki Abuaka mengenai Faisal tubuhnya telah terbelah menjadi dua.
"Faisal cepat lari.!" teriak Elias sembari ia membunuh para prajurit kekasaran yang berusaha melukai Faisal.
"Stak" Faisal menjentikkan jari.
Seketika muncul dua singa satu berwarna hitam dan satu berwarna putih singa, tiba-tiba mereka berubah wujud menjadi manusia jadi-jadian.
Nama:Lioin
Umur: 29.000 tahun
level: Silver emperor
__ADS_1
Spirit: menguasai cahaya, api, petir, es, serta udara.
Note: merupakan karakter baru yang di panggil oleh Faisal saat berada di alam rahasia. Lioin merupakan seorang dewa keseimbangan di sebuah dunia ia memiliki saudara kembar yang bernama Lioan yang merupakan dewa keseimbangan sama sepertinya, Lioin melambangkan keberanian, kesucian, serta keadilan.
Nama:Lioan
Umur:29.000 tahun
level: Silver emperor
Spirit: menguasai api, tanah, batu, darah, serta amarah.
Note: Lioan melambangkan kejahatan, kekejaman, kemarahan, kemunafikan, keegoisan, serta dendam.
Dalam sekejap dua singa itu membantai seluruh prajurit serta sekte milik Abuja hanya dalam sekejap mata.
...****************...
"Jadi begitu ceritanya, pada awalnya aku tidak tertarik untuk mengambil alih tanah gersang itu tetapi, karena mereka memprovokasi ku duluan jadi aku hanya membalas" ucap Faisal.
"Lalu kemana dua singa itu berada?" tanya Olaf.
Tiba-tiba Faisal membuka baju dan jubahnya menunjukan tato di bahunya, bahu bagian kanan memiliki gambar matahari sedangkan tato bagian kiri bergambar bulan sabit.
"Aku tak akan mengeluarkan mereka kecuali di saat yang genting aku takut Lioan akan membuat kekacauan" ucap Faisal.
Tiba-tiba kedua tato Faisal itu berubah dan membentuk dua ekor singa kecil yang duduk di pangkuan Faisal.
"Inilah mereka" ucap Faisal.
"Mahkluk sekecil itu memiliki aura yang sangat menakutkan" gumam Alfonso gemetar saat melihat singa hitam di pangkuan Faisal yang tengah berbaring manja.
"Berhenti menatap ku dasar sampah" ucap Lioan dengan suara imut.
"Haah..!" semua orang terkuat hingga jatuh dari kursi mereka.
"Dia dapat berbicara" ucap Olaf sembari bangun.
"Mereka telah mengembangkan kecerdasan spiritual jadi wajar saja mereka dapat berbicara" ucap Faisal.
"Aku bukanlah hewan aku adalah dewa aku terlahir dengan kecerdasan spiritual" ucap Lioan.
"Tutup mulutmu Lioan atau ku buat kau tak dapat berjalan" ucap Lioin sembari ia bangun yang awalnya berbaring di pangkuan Faisal.
"Siapa takut" jawab Lioan sembari bangun.
Seketika aura yang begitu mengerikan di pancarkan oleh mereka membuat semua orang tertekan hingga tak dapat bergerak.
"Berhenti jika tak ingin ku hukum" ucap Faisal dengan tegas serta nada yang tinggi.
Mendengar ucapan Faisal mereka tiba-tiba diam seakan takut dengannya.
...****************...
Beberapa saat kemudian.
"Jadi kalian sudah mengerti apa alasan aku tak mengeluarkan mereka sebelumnya" ucap Faisal.
__ADS_1
Semua orang mengangguk dengan lega.
"Langkah pertama aku ingin meminta kepada kalian untuk mencarikan diriku 3 herbal tingkat mistik" ucap Faisal.
Semua orang kelihatan kebingungan kecuali Harold.
"Untuk apa anda memerlukan herbal tingkat mistik?" tanya Olaf.
"Aku perlu menyempurnakan ramuan agar dapat meningkatkan kekuatan kalian, kaisar Alfonso anda memiliki potensi besar untuk naik ke level berikutnya yaitu holy Elder sama halnya seperti kaisar Thor" ucap Faisal.
"Tuan anda tak perlu memanggil saya kaisar, mulai saat ini saya adalah bawahan anda anda memiliki takdir sebagai pemimpin kami" ucap Alfonso dengan sopan.
"Aku merasa kurang nyaman, kalian memiliki hak atas tanah kalian aku yang bisa di bilang anak baru tiba-tiba megambil alih kepemilikan kalian secara tiba-tiba" ucap Faisal.
"Sebenarnya tanah yang kami kuasai bukan milik kami, dalam kitab perang kekacauan terdapat sebuah ramalan di mana seorang anak ajaib yang dapat menundukkan seluruh mahkluk di benua Dump bahkan termasuk tumbuhan di dalamnya. Ia adalah pemilik sah dari tanah ini" ucap Alfonso.
"Apa yang di katakan Alfonso adalah sebuah kebenaran" ucap Olaf.
"Yang mulia empat kekaisaran di bangun untuk menjaga empat soul elemen yang merupakan harta tingkat surgawi yang mana dapat menjadi ancaman jikalau jatuh di tangan yang tidak tepat" ucap Thor.
"Yang mulia anda telah menundukan soul spirit pertama yaitu api, kemudian anda juga mendapatkan soul spirit es dan tersisa dua soul spirit lagi" ucap Baldan.
"Apakah kalian tau di mana tempat keberadaan soul elemen yang lain?" tanya Faisal.
"Saya menjaga soul elemen ke tiga yaitu udara atau angin" ucap Olaf.
"Bagaimana dengan soul spirit yang terakhir?" tanya Faisal.
"Tuan aku tak sengaja memakan jiwa elemen tanah saat mengobrak-abrik istana waktu itu" ucap Lioin dalam pikiran Faisal.
"Bisakah kau mentransfer kekuatan itu ke dalam diriku?" gumam Faisal.
"Tentu namun memerlukan waktu yang cukup lama, jiwa itu telah meningkat levelnya akibat masuk ke dalam tubuh suci ini" ucap Lioin dalam pikiran Faisal.
"Baiklah" gumam Faisal.
"Bisa antar aku ke tempat soul udara berada?" tanya Faisal.
...****************...
Bersambung...
Akhirnya ulangan selesai sebuah beban yang begitu berat telah usai.
IG:prasty267
aku bingung mau lakuin apa selama libur 2 minggu kemungkinan besar bakalan crazy up ni novel cuma gak janji mungkin bakal up 2-3 episode setiap hari.
kemungkinan juga bakal bikin novel baru yang berbeda genre entah romance atau reinkarnasi.
Siapa tau kalian juga bingung mau ngapain mending follow Ig ku
Spoiler.
...****************...
Sebuah pedang yang besar menusuk jantungnya hingga meninggalkan luka robek yang begitu panjang.
ia tak dapat bergerak akibat sarafnya tersegel
__ADS_1
"Kekuatan ini.. aku akan mati"