
Seketika semua menunduk dengan tubuh gemetar.
"Apa yang terjadi?" tanya raja Bravogar.
Faisal berjalan dengan santai ke panggung.
"Ada beberapa halangan yang harus ku lewati jadi aku terlambat dan juga membuat baju ku kotor" jawab Faisal berjalan sembari membersihkan tubuhnya.
"Penghalang apa yang kau maksud" tanya raja Bravogar.
"Alex masalah apa yang kau buat" gumam Bella khawatir.
Faisal melempar sebuah karung besar ke hadapan raja.
"Lancang..! kau berani melemparkan barang kepada raja" teriak Jhon sembari berdiri.
"Kau perlu di hukum atas sikap mu" ucap Jhon sembari menyerang Faisal.
Faisal memandang Jhon dengan rendah dan santai.
"Dask..!"
Semua orang terkejut.
Terlihat Jhon telah jatuh berlutut dengan kepala yang telah hancur tak berupa.
"Dirimu yang lancang berani berteriak di hadapan raja" ucap Faisal sembari membakar tubuh Jhon.
"Jhon..!" teriak ibu dari Jhon sembari berlari ke arah mayat anaknya yang tengah terbakar.
"Stup..!" Faisal menahan pukulan dari ayah Jhon yang merupakan jenderal dua kerajaan Kroas yaitu Nathan Draxler.
"Haduh sial" ucap Faisal kemudian ia memukul Nathan sangat keras hingga membuatnya terpental lalu pingsan.
"Cukup..! jangan ada yang bergerak!" teriak raja Bravogar.
"Aku tak melihat mu selama 10 tahun dan kau telah berubah menjadi seperti ini" gumam raja Bravogar.
"Kemari lah dan ceritakan apa yang terjadi" ucap raja Bravogar.
"Jadi, ketika aku dalam perjalanan ada 15 orang kesatria awal menyerang kereta ku mereka di pimpin oleh pemimpin yang berada di level puncak alite ya karena aku harus melindungi penasehat serta prajurit ku jadi aku menangani mereka sendiri dan, cukup sulit jadi aku memerlukan waktu yang cukup lama" jawab Faisal sembari berjalan ke atas panggung.
Raja Bravogar berdiri lalu membuka karung tersebut.
Terlihat belasan kepala tersusun rapi di dalam karung tersebut.
__ADS_1
"Dan aku mengetahui siapa pelakunya" ucap Faisal yang tiba-tiba berhenti di samping kursi Aden.
"Dan juga aku ingin membunuhnya namun aku masih menghormati mu yang mulia" ucap Faisal sembari menaruh tangannya di meja dan menatap Aden dengan senyum kecil.
Aden menatap tajam Faisal dengan penuh kebencian.
"Alex jika ada yang mengancam nyawa mu maka bunuh lah mereka jangan pikirkan tentang ku, kau adalah keturunan keluarga Graham dan kau harus menjaga kehormatan mu" ucap raja Bravogar sembari berjalan ke arah Faisal.
"Jika aku melakukan itu sudah ku pastikan keturunanmu telah habis" jawab Faisal meledek.
"Apa yang kau katakan..!" ucap Richard sembari mencengkram pundak Faisal.
"Dan juga tidak akan ada bangsawan di kerajaan ini" ucap Faisal kemudian menendang Richard hingga membuatnya terpental.
Raja Bravogar terdiam tak berbicara.
"Hei kau sudah keterlaluan Alex cepat meminta maaf" ucap jenderal Louis.
"Eh apa kau termasuk dalang dari percobaan pembunuhan ini" ucap Faisal.
"Apa yang kau maksud" ucap jenderal Louis memegang pedangnya.
"Aku telah mengetahui semua kebenaran dan juga aku telah merencanakan ini semua" gumam Faisal.
"Hei anak ******..! jangan bicaramu" teriak jenderal Louis sembari menebas pedangnya ke arah Faisal.
"Stang..!" raja Bravogar menahan serangan jenderal Louis.
"Yang mulia" ucap jenderal Louis.
"Siapa yang mengizinkan kalian menyerang Alex..!" teriak raja Bravogar penuh amarah sembari melempar tangan jenderal Louis.
Jenderal Louis terhempas lalu muntah darah.
"Ayah..!" teriak Bella sembari berlari menghampiri ayahnya di ikut ibu dan saudara serta saudarinya.
"Apa yang sebenarnya kau alami Alex hingga kau memiliki dendam yang sangat dalam terhadap orang-orang di kerajaan ini?" tanya raja Bravogar.
"Ahahahaha..! aku merasakan masa kecil seperti di neraka di mana aku di perlakukan lebih buruk daripada pelayan, apa rasa benci yang ku miliki ini tidak pantas?" tanya Faisal.
"Aku tidak di berikan hak yang seharusnya menjadi milikku, aku di siksa oleh sepupuku dan tak ada tempat bagi ku meminta tolong apa rasa benci ku ini tidak pantas?" tanya Faisal.
"Mengapa kau tak menceritakan hal ini pada ku?" tanya raja Bravogar.
"Siapa diri mu, dan siapa diriku, dulu aku hanya anak idiot yang tak dapat melakukan apapun sendirian apakah aku akan berpikir untuk menulis surat dan meminta pertolongan mada mu?" tanya Faisal.
__ADS_1
"Apa yang terjadi di sini?" tanya Harold yang tiba-tiba muncul di belakang Cedric.
"Rencana sedang di lakukan apa mereka telah tiba?" jawab Cedric sekaligus bertanya.
"Sudah jika sesuatu yang buruk terjadi maka mereka akan bertindak" jawab Harold.
"Baiklah teruskan" ucap Cedric.
"Alex apa kau tak menganggap ku?" teriak Bella sembari menangis.
"Diam..! kau pikir aku tak mengetahui apa yang kau sembunyikan?" ucap Faisal.
Seketika Bella terdiam.
"Dan apa aku tak pantas menyimpan rasa benci ini kepada orang yang telah membunuh ibuku dengan keji hanya karena melahirkan ku?" tanya Faisal.
Duke Douglas berdiri lalu menghampiri Alex.
"Kau terlalu banyak berbicara Alex" ucap Duke Douglas kemudian menampar Faisal.
"Stup" Faisal terlempar akibat tamparannya.
"Cuih" Faisal meludah kemudian ia bangkit.
"Raja Bravogar aku memakai permintaan ku sekarang, mulia hari ini aku Alexander memutus hubungan darah dengan keluarga Graham serta Draxler dan memilih keluar dari kerajaan Kroas lalu memimpin tanah tandus kota salju. Aku meminta untuk mengampuni ku sebagai seorang penghianat" ucap Faisal.
"Lebih baik ku bunuh diri mu sebelum kau menjadi ancaman" ucap Duke Douglas sembari berjalan ke arah Faisal penuh amarah.
"Hentikan paman" ucap raja Bravogar sembari memegang tangan Duke Douglas.
"Aku tak mengetahui atas aka yang terjadi pada mu, sebagai permintaan maaf aku mengabulkan permintaan mu dan menganggap apa yang telah terjadi tidak pernah terjadi. Nama mu akan di coret dari keturunan kerajaan Kroas dan kau memiliki hak penuh atas kota salju" ucap raja Bravogar.
"Bagus, Aden kau dapat menikmati tubuh Bella seperti yang kau lakukan saat di sekolah, dan jenderal kau tak perlu membunuh ku untuk membatalkan pertunangan ku dengan Bella. Aku tak pernah tertarik padanya" ucap Faisal kemudian ia menghilang.
"Sebenarnya apa yang telah terjadi selama 10 tahun, aku berhasil di dalam peperangan tapi aku gagal di dalam keluarga bahkan aku tak dapat melindungi adik ku" gumam raja Bravogar.
"Semua ini terjadi karena ulah mu Louis, dia seharusnya menjadi penyelamat kerajaan kita tapi kini ia akan menjadi ancaman" ucap Duke Douglas.
"Dan kau lacur, jika kau tak ingin bersama Alex maka kau tinggal membatalkan pertunangan mengapa kau harus mematahkan hatinya" ucap Duke Douglas.
"Ayah mari ku antar ke kamar mu dan akan ku ceritakan kebenarannya" ucap Dalbert.
...****************...
Bersambung...
__ADS_1