Teleport System

Teleport System
Episode 34 kepala suku


__ADS_3

"Gambar ini memiliki makna tersendiri, aku dapat merasakan niat yang tajam dari setiap goresan di dinding ini" gumam Faisal sembari meraba dinding dengan mata tertutup.


"Seni cadas yang memiliki maksud tersembunyi, system apa kau dapat memindai gambar-gambar dan tulisan di dinding ini?" gumam Faisal.


[Data di simpan namun system tidak dapat mengartikan ataupun menerjemahkan, di sarankan host untuk menaikan level system.]


Faisal membuka mata"Sial" bisik Faisal terlihat kesal.


Sampailah mereka ke ujung gua, sungguh hebat di dalam gua terdapat dunia yang begitu luas bahkan terdapat gunung-gunung yang tinggi hingga puncaknya tertutup oleh awan. Tempat tersebut memiliki suhu yang cukup dingin namun tidak sedingin di luar. Dari mulut gua terlihat empat desa yang di bangun berdekatan dan terdapat sebuah bangunan besar di tengah-tengah empat desa tersebut.


"Bahkan di sini ada matahari" gumam Faisal menatap langit yang cerah.


"Yang mulia di sana adalah tempat tinggal kami, empat suku memiliki desa sendiri namun setiap hari minggu kami akan berkumpul di aula untuk melakukan perayaan dan persembahan terhadap dewa-dewa" ucap Hagen menunjuk ke desa.


"Ada berapa banyak penduduk yang kalian miliki?" tanya Faisal.


"Desaku memiliki 49 keluarga yang masing-masing kurang lebih memiliki 3 atau 4 anak kami tidak pernah menghitung orang yang tinggal di desa jadi aku tak tau tepat nya berapa penduduk kami" jawab Hagen.


"Baiklah, berapa banyak tentara yang kalian miliki?" tanya Faisal.


"Yang mulia, setiap yang memiliki darah viking adalah seorang prajurit baik itu perempuan maupun laki-laki, baik itu anak-anak ataupun orang dewasa" jawab Hagen.


Terlihat Floki tersenyum.


"Baiklah, baguslah jika begitu" ucap Faisal.


"Yang mulia bagaimana mungkin ada dunia di dalam gua, ini sangat aneh" ucap Cedric yang sebelumnya terlihat takut.


"Sebenarnya dunia ini tidak berada di dalam gua namun ada kubah pelindung yang menutupi tempat ini, dari luar tempat ini tak akan terlihat, namun dari dalam dunia luar akan terlihat" jawab Faisal.


"Aku masih tidak mengerti" ucap Cedric.


...****************...


Singkat cerita.


Sampailah mereka di depan pintu aula yang besar.


"Yang mulia silahkan masuk" ucap Hagen sembari membuka pintu tersebut.


Terlihat satu ruangan yang besar dan panjang di dalam aula, di ujung ruangan terlihat lima kursi yang di taruh di atas panggung, setiap tiang di ruangan tersebut di gantung oleh tengkorak manusia yang di jadikan lentera.


Faisal dan yang lainya berjalan masuk.


"Karpet ini terbuat dari bulu beruang yang di satukan" gumam Faisal sembari memperhatikan karpet yang terpasang di rungan tersebut.


Sampailah mereka di depan panggung.


Hagen tiba-tiba bersujud"Salam para kepal suku yang terhormat, saya Hagen membawa tamu" ujar Hagen dengan nada tinggi.


Terlihat seorang pria yang memiliki tubuh besar seperti Floki namun tubuh nya lebih besar, ia tak memakai baju hanya kain yang menutupi pinggang hingga lutut, terlihat kapak besar di punggungnya.

__ADS_1


Pria tersebut duduk di kursi paling ujung.


Kemudian keluar pria dengan pakaian lebih tertutup namun memiliki rambut panjang dan gimbal di bagian samping rambutnya habis, ia memakai jubah dari serigala berbulu putih, pria itu duduk di samping pria yang sebelumnya.


Kemudian datang seorang pria yang terlihat cukup tua dengan janggut dan brewok berwarna pirang ia mengenakan penutup kepala dari serigala kemudian ia duduk ke kursi kiri ujung.


Selanjutnya keluar seorang pria tua memiliki rambut dan brewok abu-abu dengan penutup mata di kanan pria itu duduk di kiri samping pria yang sebelumnya.


Floki terlihat tidak senang.


"Yang mulia, pangeran Alex telah tiba" ucap Hagen yang masih bersujud.


Empat orang tersebut mantap Faisal dengan sinis kecuali pria yang memakai penutup mata.


"Salam yang mulia" ucap pria berpenutup mata sembari berdiri dan membungkuk.


"Dia ayah mu Hagen?" tanya Hagen.


Hagen pun berdiri" benar yang mulia beliau adalah ayah ku" jawab Hagen berbisik.


"Salam, bisa kalian perkenalkan diri terlebih dahulu" tanya Faisal.


"Tentu saja, perkenalkan nama ku Ralph Bjarte aku merupakan kepala suku Bjarte ke 25, kemudian di samping ku Hjalmar Jyri, di samping kanan ku adalah Gunnar Thorvaldr, di ujung kanan adalah Gunner Ralf. Kami merupakan kelapa suku dari empat suku" jawab Ralph dengan ramah.


"Hei sudah cukup dengan kesombongan kalian, turun dari sana!" teriak Floki yang terlihat marah.


Gunnar dan Gunner menatap tajam ke arah Floki.


"Siapa yang kau sebut anjing" ucap Floki terlihat marah.


"Cukup" ucap Faisal menahan Floki yang maju ke depan.


"Maaf sebelumnya kelancangan dari bawahan ku, bisa kita mulia pembicaraannya" tanya ucap Faisal.


"Seharusnya Hagen telah memberitahu alasan mengapa kami tak setuju jikalau pergi dan tinggal di kota salju" ucap Ralph.


"Benar dia telah bercerita mengenai hal tersebut" jawab Faisal.


"Namun ada satu syarat yang memampukan kami berpindah dari tempat suci ini" ucap Ralph sembari berjalan turun dari panggung.


"Syarat apa itu?" tanya Faisal.


"Anda lihat kursi itu" ucap Ralph menunjuk ke arah kursi paling besar dan paling megah yang berada di tengah.


"Benar aku melihatnya, lalu ada masalah apa?" jawab Faisal.


"Kami akan mengikuti perintah apapun yang di katakan oleh orang yang menempati posisi itu" ucap Ralph.


"Posisi apa?" tanya Faisal.


"Posisi sebagai raja kami, raja dari pada para viking yang perkasa" jawab Ralph.

__ADS_1


"Di mana orang itu, apa aku harus menemuinya?" tanya Faisal.


"Tidak namun anda bisa mengikuti ujiannya untuk menjadi raja dari para viking" jawab Ralph.


"Bukankah seharusnya orang yang memiliki darah viking saja yang dapat melakukan ini?" tanya Faisal.


"Tidak, 500 tahun yang lalu sebelum raja viking terakhir mengatakan jikalau raja viking tak harus berasal dari bangsa kami namun dapat dari bangsa lain selagi mereka dapat melewati ujian" jawab Ralph.


"Apa keuntungan menjadi raja viking?" tanya Faisal.


"Anda memegang kendali penuh atas hidup kami, bukan hanya kami namun viking di seluruh dunia ini" jawab Ralph.


"Masih ada viking lain di dunia ini?" tanya Faisal.


"Di setiap kerajaan dan juga kekaisaran terdapat bangsa viking namun mereka bersembunyi, di bagian Utara benua pangea ada kerajaan viking yang memiliki kekuatan hampir setara dengan kekaisaran. Setiap tahun para pemimpin suku mengirimkan kandidat ke tanah suci ini untuk menentukan raja viking namun tidak ada yang berhasil melewati satu ujian sama sekali" jawab Ralph.


"Sebanyak itukah bangsa viking di benua ini. jika aku dapat menjadi raja viking maka aku akan memiliki kekuatan militer yang tak tergoyahkan" gumam Faisal.


...****************...


Bersambung...



Nama: Ralph Bjarte


umur: 79 tahun


ranah: grand master awal



Nama:Hjalmar Jyri


umur: 68 tahun


level: grand master awal



Nama: Gunnar Thorvaldr


umur: 57 tahun


ranah: grand master puncak



Nama: Gunner Ralf


umur: 87 tahun

__ADS_1


level: grand master puncak


__ADS_2