Teleport System

Teleport System
Episode 74 latihan


__ADS_3

Kakek Sen tersenyum ke arah Faisal.


"Apa kau terkejut?" tanya kakek Sen.


"Kakek menjadi muda, dan wajahnya mirip denganku" gumam Faisal yang terlihat sangat terkejut hingga mulutnya ternganga.


Kakek Sen tertawa lalu menutup mulut Faisal yang terbuka"Manusia memiliki tujuh partikel" ucap kakek Sen.


"Partikel pertama adalah raganya" ucap kakek Sen sembari membuka jubahnya memperlihatkan tubuhnya yang di penuhi oleh tato berbagai hewan mitologi dan juga beberapa wajah iblis.


"Kakek mulai memberikan materi" gumam Faisal sembari memperhatikan dengan seksama.


"Partikel ke dua adalah roh berwarna hitam, ketiga roh berwarna merah, keempat roh berwarna kuning, lalu roh berwarna putih, dan yang ke enam roh yang memancarkan sinar yang agung yang mana sinar ini mereferensikan jati diri sang pemilik roh" ucap kakek Sen.


"Aku kurang paham dengan partikel ke enam" ucap Faisal.


"Jikalau kau memiliki semangat yang sangat tinggi maka akan berwarna merah, jika kau memiliki kesucian yang mulia maka akan berwarna putih, sedangkan jikalau kau adalah orang yang jahat maka akan berwarna hitam. warna ke enam menentukan sifat dari seseorang" jawab kakek Sen.


Tiba-tiba kakek sen duduk sila lalu memejamkan mata, perlahan cahaya putih memancar dari kepala kakek Sen membuat mata silau saat memandangnya.


"Partikel ke-enam berada di kepala" ucap kakek Sen.


Bahu kakek Sen mengeluarkan sinar berwarna putih" partikel ke lima berada di bagian bahu menandakan kewibawaan yang tinggi" ucap kakek Sen.


Telapak tangan kakek Sen mengeluarkan cahaya kuning"partikel ke empat berada di telapak tangan" ucap kakek sen.


Dasar kiri kakek Sen mengeluarkan cahaya kuning, dan di bagian perut berwarna hitam.


"Ini di sebut enam panca Indra" ucap kakek Sen.


Terlihat Faisal duduk sila dan mulai mengaliri seluruh tubuhnya dengan tenaga dalam.


Bagian perutnya memancarkan sinar hitam.


Kakek sen tersenyum"kau berkembang sejauh ini dalam waktu singkat, bahkan di perlukan 100 tahun untuk kakek mengeluarkan partikel pertama" ucap kakek Sen yang terlihat bangga dengan Faisal.


Faisal menghembuskan nafas bersamaan dengan itu cahaya hitam di perutnya menghilang.


Ia membuka mata"ayah memiliki kekuatan di atas ku, dan juga mas Adrianto memiliki kekuatan yang sama denganku" ucap Faisal.


"Kau memiliki dasar yang sangat kokoh, ayah dan Adrianto menaikan kekuatan dengan cepat karena mereka telah menguasai teknik keluarga, sedangkan dirimu tidak" jawab kakek Sen.


"Kau masih berusia 16 tahun dan kau memiliki fondasi yang sangat kokoh, kakek dulu memerlukan 100 tahun untuk membangun pondasi partikel ke dua dengan kokoh" ucap kakek.


"Kau belum menjelaskan mengaji cara mendapatkan tato kek" ucap Faisal.


"Aku ingin memberitahu diri mu tentang cara mengencangkan tubuh agar kau menjadi sempurna" ucap kakek.


"Yaa tapi aku memiliki pertanyaan yang seharusnya kau jawab terlebih dahulu" ucap Faisal.

__ADS_1


"Aku akan membuat pola sihir dan kau duduk di atasnya, kau bersemedi lalu kau keluarkan seluruh kekuatan yang kau miliki. Para roh akan tertarik dan menawarkan kontrak, hanya seperti itu" jawab kakek Sen.


"Baiklah aku ingin melakukannya sekarang" ucap Faisal.


"Baiklah aku akan membuat arai sihirnya" ucap kakek Sen.


...****************...


Sementara itu di luar gua.


"Menurut kalian Faisal akan mendapatkan roh jenis apa?" tanya Adrianto yang tengah duduk di atas pohon sembari memegang rokok.


"Kemungkinan besar ia akan mendapatkan roh harimau sepertiku" ucap ayah yang tengah duduk bersandar di pohon tempat Adrianto duduk.


"Bagaimana dengan mu kek?" tanya Adrianto.


"Ia akan mendapatkan tato serigala" jawab kakek yang tengah bersemedi di atas batu besar.


"Ku pikir ia adalah seorang yang bekerja sendiri jadi tidak mungkin mendapatkan tato serigala sepertimu kek" u Al Adrianto.


"Bagaimana menurutmu?" tanya kakek kelihatan kesal.


"Ia akan mendapatkan tato hewan mitologi seperti yang ku miliki" jawab Adrianto sembari menunjukkan tato naga di tangan kanannya.


"Kau bercanda tato buatan toko kau pamerkan" ucap ayah mengejek Adrianto.


"Ayah mengapa kau tak mempercayaiku, ini benar-benar tato dari roh yang ku tundukkan" ucap Adrianto sedikit merengek.


"Dia sedang tak mau keluar" jawab Adrianto sembari melipat tangannya dan membuang muka.


"Entah hipnotis apa yang kalian berdua miliki hingga membuat semua anak kalain bersikap seperti anak-anak ketika bersama kalian" ucap kakek.


"Di mata kami anak-anak kami selamanya akan menjadi anak-anak" ucap ayah sembari tertawa kecil.


"Ini sudah cukup lama, Faisal telah masuk selama tiga jam" ucap Adrianto.


"Sepertinya ia akan mendapatkan sesuatu yang besar" ucap kakek.


...****************...


Sementara itu di dalam gua.


Terlihat Faisal tengah bersemedi sembari mengeluarkan seluruh kekuatannya membuat angin ribut di sekitarnya.


"Anak ini benar-benar seorang jenius sejati" ucap kakek Sen tersenyum melihat Faisal.


...****************...


Di dalam alam bawah sadar Faisal.

__ADS_1


Terlihat ia tengah duduk bersemedi di dalam ruangan yang gelap gulita.


"Aku tak merasakan adanya energi dari mahkluk selain aku" gumam Faisal.


"Lebih baik aku membuka mata" ucap Faisal sembari membuka matanya.


Seketika terlintas ribuan roh hewan dan monster tengah berkeliling mengerumuni Faisal, para roh memancarkan cahaya yang berbeda-beda.


Faisal terkejut melihat banyak sekali roh yang sedang menatapnya"apa mereka ingin membuat kontrak denganku" gumam Faisal sembari berdiri.


"Dia adalah keturunan dewa bumi"


"Kau benar dia adalah keturunan sang penjaga gerbang dunia roh"


"Roh yang ia miliki sangat kuat dan murni"


"Faisal duduk dan bersemedi, akan ada roh yang kuat memasuki pikiranmu untuk berbicara" ucap kakek menggunakan telepati.


"Siap kakek" jawab Faisal sembari duduk lalu bersemedi.


Seketika semua roh menghilang.


"Kau terlihat sangat menarik" ucap sesosok kera bertubuh manusia, bulunya berwarna putih ia mengenakan aksesoris emas di pinggang tangan dan juga terdapat mahkota.


Kera itu turun dari atas menghampiri Faisal sembari menggendong gada yang besar di pundaknya.


Faisal membuka mata"kau adalah Hanoman" ucap Faisal menatap kera tersebut.


"Wah kau mengetahui identitas ku, apa kau tertarik membuat kontrak denganku?" tanya Hanoman sembari duduk di hadapan Faisal.


"Tergantung apa yang dapat kau berikan kepadaku" jawab Faisal sembari melipat tangan.


"Tentu aku akan membantumu" jawab Hanoman.


"Lalu apa yang harus ku berikan?" tanya Faisal.


"Bantu aku menemukan raga ku di bumi" jawab Hanoman.


"Aku tak tertarik" jawab Faisal.


"Aku adalah Hanoman yang agung, diriku merupakan putra ke sembilan dari Bathara guru" ucap Hanoman terlihat kesal.


"Dia berasal dari kisah pewayangan" gumam Faisal.


"Mintalah ayah mu untuk mencarikan raga mu di bumi" ucap Faisal.


"Dasar angkuh!" teriak Hanoman sembari menyerang Faisal dengan senjatanya.


"Duuusk..!"

__ADS_1


...****************...


Bersambung...


__ADS_2