Teleport System

Teleport System
Episode 38 tes terakhir


__ADS_3

"Stup"


Faisal melompat dan mendarat di hadapan Ralph dan yang lainya.


"Jadi apa tes selanjutnya?" tanya Faisal.


"Anda telah menyelesaikan semua tes fisik dan juga mental, dan yang terakhir anda melakukan tes pengetahuan" jawab Ralph.


"Saya telah merangkum mantra sihir di sini, anda harus menguasainya minimal 20 mantra dalam waktu tiga hari untuk lulus tes saya" ucap Ralph sembari memberikan buku kepada Faisal.


Faisal menerima buku itu"baiklah waktunya tiga hari" ucap Faisal sembari mengamati sampul buku tersebut.


"Yang mulia di lima buku ini ada teknik menyerang menggunakan lima senjata berbeda seperti pedang, panah, tombak, tongkat, dan juga kapak" ucap Gunnar sembari memberikan buku kepada Faisal.


Faisal pun mengambil buku itu"Apa aku harus menguasainya dalam 3 hari?" tanya Faisal.


"Benar" jawab Gunnar sembari mengangguk.


"Dan ini yang terakhir, di sana ada teknik dasar dalam menempa" ucap Hjalmar sembari memberi satu buku kepada Faisal.


Faisal menerima buku itu"banyak sekali yang harus di pelajari hanya dalam tiga hari" ucap Faisal.


"Benar apa kalian mengejek atau memang tak ingin yang mulia lolos" ucap Floki dengan kesal.


"Ini memang tes yang harus di lalui" ucap Ralph menenangkan Floki.


"Baiklah aku akan mempelajarinya di air terjun ini, ku harap kalian meninggalkan diri ku sendiri dan aku akan menemui kalian tiga hari lagi" ucap Faisal sembari menaruh buku-buku tadi ke bawah.


"Baiklah kami akan menunggu anda di desa" jawab Ralph.


"Sampai jumpa" ucap Hjalmar.


"Kau pasti bisa melakukannya" ucap Gunnar menepuk pundak Faisal.


"Kami pergi dulu" ucap Ralph sembari berjalan di ikuti yang lainya.


Terlihat Faisal menatap Floki"Kau juga pergi Floki aku ingin sendirian" ucap Faisal dengan lembut.


"Baiklah yang mulia saya akan pergi" jawab Floki kemudian pergi.

__ADS_1


"Akhirnya aku sendirian" ucap Faisal kemudian ia duduk sembari memperhatikan Ralph dan yang lainya berjalan pergi.


[Selamat yang mulia telah mencapai ranah dasar batin, di ranah dasar anda dapat membuka Indra ke 6 dapat melihat mahkluk tak kasat mata, dapat merasakan hawa kehadiran di jarak 10 kilometer, dapat melihat sekeliling tanpa mata, Indra perasa meningkat 2 kalilipat. Di dunia ini pembudidaya batin sangat langka bahkan dapat di hitung dengan jari. Selain karena sangat sulit kebanyakan orang gagal membudidayakan batin karena sumber informasi yang minim. Host sangat hebat karena mampu naik ke level pertama hanya dalam waktu beberapa jam saja.]


"Wah sehebat itukah. Aku hanya merasakan ketenangan namun tanpa ku kira aku telah berada di level batin dasar" ucap Faisal terlihat senang.


[Terdeteksi 5 buku teknik dasar bersenjata, satu buku mantra sihir, dan satu teknik dasar menempa. Apa host ingin mempelajarinya memerlukan 20 keping emas untuk mempelajarinya.]


"Tunggu apa kau dapat mengekspor lama buku ini ke otak ku?" tanya Faisal.


[Benar system dapat membantu host mempelajari suatu teknik, jurus, mantra, arai, dan lain sebagainya dengan imbalan koin emas.]


"Baiklah aku ingin mempelajarinya" jawab Faisal.


[Mengekspor data ke dalam otak host memerlukan waktu lima menit.]


...****************...


Lima menit kemudian.


Terlihat Faisal tengah duduk sila.


"Aku memahami semua yang ada di buku" gumam Faisal sembari berdiri.


"Sihir di dunia ini di dapatkan dari para roh yang di panggil lewat mantra, kemudian para roh akan membantu sang pemanggil mengubah mana menjadi unsur mereka" gumam Faisal.


"Namun aku dapat menciptakan api itu sendiri tanpa memanggil roh apapun atau membaca mantra, karena mana yang di miliki dapat di ubah menjadi apapun selagi kita mengingat dan mengetahui unsur yang ingin kita buat" gumam Faisal sembari mengeluarkan api dari tangan kanannya.


"System aku membeli satu pedang, satu busur panah, satu tombak, satu tongkat, dan satu kapak besar serta peralatan menempa seperti tunggu palu dan yang lainya" ucap Faisal.


[Total 30 keping emas.]


Seketika muncul barang-barang yang di sebutkan Faisal tepat di hadapannya.


Faisal berjalan dan mengambil sebilah pedang.


"Kunci dalam berperang adalah kekuatan tangan terutama di genggaman dan juga ayunan" ucap Faisal sembari menebas udara.


"Di dalam buku di jelaskan bagaimana cara memegang pedang yang benar, bagaimana cara mengayunkan yang benar, bagaimana cara menahan serangan yang benar" ucap Faisal sembari terus menebas udara sembari memasang kuda-kuda.

__ADS_1


"Sering..!" suara pedang yang menebas pohon menjadi dua.


"Ketika kau memiliki niat yang tepat, genggaman yang kuat, ayunan yang bagus dan juga cara menebas yang sempurna maka akan menjadi mudah untuk menebas pohon. Tak penting tenaga yang kau miliki yang terpenting adalah teknik yang benar" gumam Faisal.


Faisal menarik nafas dengan dalam lalu mengambil posisi rendah, Faisal menghembuskan nafas bersama dengan tebasan yang ia ayunkan.


Terlihat seperti bayangan garis dari tebasan Faisal memotong lima pohon di depannya dengan sempurna.


"Mana ini sangat multifungsi, jika kau mengalirkan pada tubuh maka tubuh akan menjadi keras dan dapat menjadi pertahanan, jika kau mengeluarkan maka dapat di gunakan untuk menyerang, jika kau memiliki jurus maka akan menjadi mematikan, dan jika di akibatkan lewat suatu objek kekuatan tempurnya lebih besar lagi" gumam Faisal sembari menancapkan pedang ke tanah.


"Tombak" gumam Faisal sembari mengambil tombak.


"Senjata yang sempurna di gunakan dalam perang karena jarak serang yang jauh. Namun senjata ini sulit di gunakan karena jika tidak memiliki tangan yang kuat maka tangan akan terluka karena tolak balik getaran yang besar di akibatkan senjata yang panjang" gumam Faisal sembari menusuk-nusuk menggunakan tombak.


"Namun tombak akan menjadi bagus ketika di lemparkan" ucap Faisal sembari melempar tombak tersebut sangat keras ke arah dinding air terjun yang terbuat dari batu.


"Stup..!" suara tombak yang menancap setengah ke dalam batu.


"System apa kau menjual buku jurus?" tanya Faisal sembari berjalan mengambil busur.


[Tentu ada namun hanya tingkat dasar, jurus di bagi menjadi lima tingkat yaitu dasar, menengah, tinggi, bumi, dan juga langit.]


"Bisa berikan saku satu jurus memanah" ucap Faisal sembari mengambil busur.


[Tidak ada yang geratis di dunia ini, host harus membeli tak boleh meminta.]


"Maksudku aku ingin beli satu" ucap Faisal.


[Jurus panah api berterbangan, jurus ini memampukan tuan mengeluarkan panah api dengan jumlah tak terbatas ke langit.]


"Wow hebat, pelajari jurus ini" ucap Faisal sembari memanah burung yang tengah terbang di langit.


[Memotong 2 keping emas memerlukan waktu lima detik.]


Terlihat burung yang di panah Faisal jatuh ke tanah.


"Baiklah saatnya mencoba jurus ini" ucap Faisal sembari menarik busur ke atas langit sembari menutup mata.


...****************...

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2