Teleport System

Teleport System
Episode 154 pernikahan yang sangat megah


__ADS_3

Pada awal berpindah dunia ibu menjadi sangat frustasi hingga hingga dirinya tak mampu untuk berkata-kata lagi, setelah kelahiran putra Faisal yaitu Faisal Basri Handoko.


Tanpa keraguan ibu langsung mengatakan jika anak tersebut adalah putranya sama seperti kakek sen serta bawahan Faisal mereka mengetahui jikalau anak tersebut adalah putra dari tuan mereka yaitu Faisal.


Semenjak kelahiran putra Faisal seluruh manusia yang selamat menjadi lebih bersemangat untuk menjalani kehidupan baru mereka meskipun mereka harus mengulang kembali ke titik awal sebelum era moderen terjadi.


Faisal kecil tumbuh di kelilingi oleh orang-orang hebat yang begitu menyayanginya, meskipun tak memiliki sosok ayah ia tumbuh begitu baik di bawah bimbingan pria sejati seperti Lion.


"Ibu aku berpikir untuk mengirim Basri ke taman kanak-kanak saat ia berusia 3 tahun, dan aku akan mengirimnya ke sekte ternama saat berumur 10 tahun" ucap Nadia sembari membersihkan kotoran di rambut Basri yang mana Basri masih memeluk neneknya.


"Untuk apa mengirim Basri ke sana, aku yakin sekte paling ternama di dunia ini tak sebanding dengan para petinggi di kerajaan kita. Aku yakin semua orang akan menolak usulan mu itu Nadia" jawab ibu dengan lembut penuh perhatian.


"Ibu aku mendengar ada sebuah taman yang sangat indah di kerajaan Aloka, aku ingin pergi ke sana" ucap Dara sembari duduk di samping Nabila yang tengah asik memakan buah apel yang terlihat sangat menggiurkan.


"Saat abang mu kembali kau minta dirinya untuk mengajakmu" jawab ibu.


"Bang Adrian tak akan kembali dalam waktu dekat aku ingin pergi ke sana sesegera mungkin" ucap Dara dengan wajah kesal.


Nabila merangkul Dara kemudian memasukan buah apel ke mulutnya"Dara kau telah dewasa terkadang kau merasa jika sesuatu itu sangat menakjubkan padahal tidak sama sekali, di istana ini kau memiliki segalanya lebih baik kau belajar dan menggapai kesuksesan mu sendiri" ucap Nabila.


"Ocehan mu tidak nyambung kak, aku masih ingin pergi ke taman itu" ucap Dara sembari mengunyah apel.


"Kau minta kepada Deviatan, atau Leviathan sepertinya mereka akan mengajakmu ke sana" ucap Nabila.


"Baiklah" jawab Dara dengan tegas setelah itu ia berlari menuju istana.


...****************...


Di kerajaan Aloka.


Terlihat istana Aloka menjadi begitu indah dengan hiasan pernikahan yang memenuhi istana bukan hanya itu hiasan itu memenuhi seluruh kota.


Para tamu undangan mulai berdatangan banyak dari mereka menggunakan kapal terbang yang memiliki bentuk dan corak yang sangat beragam.


Raja Darsa menanti para tamu undangan di depan gerbang di temani oleh ketiga adiknya.

__ADS_1


Terlihat sebuah kapal terbang yang sangat besar kapal itu memiliki dinding yang terbuat dari batu lava hingga membuatnya bersinar tak hanya itu kapal tersebut juga di tenagai oleh api berwarna ungu yang mencolok saat di lihat.


Dari kapal itu turun sesosok raksasa yang memiliki tinggi 2,5 meter ia memiliki tubuh layaknya seperti manusia namun ia memiliki bulu berwarna hitam tak hanya itu tanduk sapi juga tumbuh di kepalanya tak ketinggalan ekor juga ia miliki.


Dengan tersenyum raja Darsa turun untuk menyambut tamu nya tersebut.


"Hahahaha.. Sudah lama kita tak bertemu wahai raja sapi" ucap raja Darsa sembari memeluk raja sapi penuh rasa bahagia.


(Raja sapi merupakan salah satu pemimpin suku iblis yang memiliki kekuasaan yang luas ia merupakan kepala suku dari klan iblis sapi.)


Di belakang raja sapi terlihat sesosok wanita yang sangat cantik dan memiliki ekor rubah berwarna putih serta merah di ujungnya.


"Ternyata benar rumor tentang hubungan kalian waha ratu rubah" ucap pangeran Raksha sembari memegang tangan ratu rubah yang memiliki wajah yang begitu cantik.


"2000 tahun yang lalu kami mengundang kalian untuk datang ke pernikahan kami namun kalian tidak datang" ucap ratu rubah sembari mencengkram tangan pangeran Raksha serta menatapnya dengan tajam.


Pangeran Raksha tersenyum"bukan tanpa alasan kami tak menghadiri undangan tersebut, suamimu lebih mengetahui tentang alasan tersebut jadi anda dapat menanyakannya kepada beliau" ucap pangeran Raksha.


Ratu rubah memalingkan wajah sembari menarik tangannya dengan cepat.


Sesaat setelah itu para tamu undangan yang lain mulai berdatangan raja Darsa dan yang lainya sibuk menyambut tamu selama 3 jam mereka tak berhenti untuk menyapa para tamu yang datang.


...****************...


Setelah semua tamu masuk terlihat raja Darsa tengah berdiri dengan kesal.


"Kau mengundang terlalu banyak orang hingga aku merasa lelah dasar sialan" ucap raja Darsa dengan emosi.


"Salam yang mulia raja Darsa, salam pangeran Raksha, pangeran, Barsha, dan pangeran Karsha" ucap Deviatan yang seketika muncul di belakang raja Darsa dan adiknya.


Seketika mereka menatap Deviatan dengan waspada bahkan Barsha bersiap menarik senjatanya keluar.


Meski di tatap dengan tatapan curiga Deviatan tetap bersikap ramah terhadap mereka ia membalas dengan senyuman.


"Perkenalkan nama saya Deviatan yang merupakan raja dari kerajaan baru yaitu kerajaan Earth" ucap Deviatan.

__ADS_1


"Ohw jadi kau adalah raja dari kerajaan Earth" ucap pangeran Raksha seolah tertarik, ucapnya mencairkan ketegangan yang sebelumnya terjadi.


"Heheh.. benar yang mulia saya adalah raja kerajaan Earth" jawab Deviatan.


Dengan ramah dan penuh rasa penasaran pangeran Raksha menjabat tangan Deviatan.


Seketika aura yang begitu besar terpancar dari tubuh pangeran Raksha membuat ketiga saudaranya terkejut.


Deviatan tersenyum kepada pangeran Raksha yang kelihatan tertekan.


"Berhenti" ucap raja Darsa memegang tangan mereka.


Pangeran Raksha menarik tangannya kemudian berjalan pergi"aku mengerahkan seluruh kekuatanku tetapi orang itu dapat menerimanya hanya dengan kekuatan fisik dan bahkan ia kelihatan biasa saja" gumam pangeran Raksha dengan panik sembari memegang tangan kanannya yang gemetar.


"Kau orang yang menarik wahai raja Deviatan, mari masuk ke dalam aku akan menunjukan kamar untukmu" ucap raja Darsa sembari menepuk pundak Deviatan.


"Aku harus mengawasi orang ini, kekuatannya dapat mengancam kami" gumam raja Darsa sembari berjalan memasuki istana.


Sementara itu di taman terlihat Faisal tengah duduk bermeditasi.


"Aku harus menjadi lebih kuat dan melampaui raja Darsa" gumam Faisal.


"Aku hampir menguasai jurus pertama aku hampir menguasainya meski aku merasakan ada yang kurang" gumam Faisal.


Tanpa sengaja Deviatan menatap Faisal yang tengah bersemedi, ia terhenti terpaku menatap Faisal tangannya gemetar.


"Ada masalah apa?" tanya raja Darsa.


"Ia adalah calon suami keponakanku, namanya Alex ia memiliki bakat seorang jenius aku mengangkatnya menjadi muridku karena bakatnya itu" ucap raja Darsa.


"Aku sedikit tertarik dengannya" ucap Deviatan sembari lanjut berjalan.


"Itu benar yang mulia aku yakin" gumam Deviatan.


...****************...

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2