
"Sebenarnya saya membawanya jadi anda tak perlu repot-repot memasuki gua seperti sebelumnya" jawab Olaf sembari mengeluarkan sebuah kota besi yang di lengkapi oleh segel yang kuat.
Semua mata tertuju kepada kotak tersebut.
Olaf menggores jarinya dan menuangkan darahnya ke atas kotak tersebut untuk mematikan segel yang melindungi kotak itu.
"Segel yang kuat" gumam Faisal.
Perlahan kertas mantra mulai terbakar bersamaan dengan huruf-huruf aneh yang menyelimuti kotak tersebut.
Selang beberapa waktu Olaf membuka kotak tersebut.
[Terdeteksi soul elemen ke tiga yaitu elemen udara menyerap elemen memerlukan beberapa menit.]
Dalam sekejap soul elemen udara itu masuk ke dalam tubuh Faisal mengakibatkan dirinya terpental lalu melayang bersamaan dengan itu tercipta angin yang begitu kuat di sekitar Faisal hingga mengobrak-abrik tenda dan seisinya.
Semua orang mundur dan menyaksikan fenomena itu dari jarak yang cukup jauh.
"Semakin lama aku bersama bocah ini semakin percaya jikalau bakat ku ini sampah" gumam Alfonso.
"Ini kali pertamaku menonton sebuah fenomena surga" gumam Baldan.
"Yang mulia kejutan besar apa lagi yang akan anda tunjukan kepada kami di masa depan nanti?" gumam Harold.
Selang beberapa waktu tubuh Faisal telah di selimuti oleh angin yang membentuk gelembung.
...****************...
Di dalam alam bawah sadar Faisal.
"Kau beruntung" ucap seorang kakek tua dengan pakaian serba biru berbicara kepada Faisal yang tengah duduk di hadapannya.
"Dewa api telah memberkatimu, naga Bolunggu juga telah memberkatimu aku tak akan mempersulit mu lagi" ucap kakek itu sembari tersenyum.
"Selian itu kau juga merupakan keturunan dari sen" gumam kakek itu.
Tiba-tiba muncul kakek berbaju coklat di samping kakek sebelumnya.
"Aku juga tak akan mempersulit dirimu"
Kedua kakek itu memegang dahi Faisal dan mengaliri kekuatannya.
Perlahan sebuah ingatan di putar dalam pikirannya.
__ADS_1
...****************...
Di sebuah ruang yang kelihatan seperti ruang kelas.
Terlihat empat orang pemuda tengah duduk dengan sopan di hadapan satu orang tua.
"Kalian akan ku angkat menjadi kaisar dari empat mata angin" ucap orang tau yang bernama Alexander Lemos.
"Kau Ardagona sebagai kakak tertua, kau memiliki semangat yang membara serta spirit api yang begitu berbahaya aku angkat kau menjadi kaisar dari kekaisaran Trassen aku memberkahimu dengan kekuatan soul elemen api ku sebut kau sebagai dewa api" ucap Alexander Lemos sembari memegang kepala Ardagona.
Seketika muncul empat buah elemen di atas kepala Alexander perlahan elemen api menghilang dan di berikan kepada Ardagona.
"Selanjutnya dirimu, Bjarte kau memiliki fisik yang kuat serta ketenangan kau juga dingin dan tak berperasaan, mulai saat ini ku angkat kau menjadi kaisar dari kekaisaran Eastgard yang melambangkan musim dingin kau ku anugrahi soul elemen es yang mana memiliki unsur air di dalamnya" ucap Alexander Lemos sembari melakukan apa yang ia lakukan kepada Ardagona.
"Selanjutnya kau Abuja, kau memiliki fisik sekeras batu dan penderitaan sekeras baja ku angkat kau menjadi kaisar kekaisaran EITRA dan ku anugrahi soul elemen tanah"
"Dan yang paling muda dan yang paling jujur serta memiliki kekuatan yang seimbang Lift ku angkat kau menjadi kaisar kekaisaran Downtown dan ku anugrahi soul elemen angin"
"Tugas kalian adalah menjaga keempat soul ini agar jatuh ke tangan yang tepat, ia akan memiliki darah murni ku serta ia juga memiliki darah keturunan dewa yang bernama sen. Saat empat soul di satukan maka akan menciptakan soul yang lebih tinggi yaitu petir"
Seketika ingatan itu berhenti dan membuat Faisal sadar di dunia nyata.
...****************...
Dengan sigap Harold menangkap tubuh Faisal di ikuti dengan yang lain.
Seketika mata Faisal terbuka"berpencar..!" teriaknya.
Dengan sigap semua orang mundur ke belakang.
Terlihat sebuah petir berwarna emas dari langit menghantam Faisal.
"Yang mulia..!" teriak semua dengan panik.
Tiba-tiba Faisal bangkit setelah terkena serangan yang sangat kuat itu.
Faisal mengangkat tangan perlahan muncul sebuah pedang.
Pedang One justice. Pedang ini merupakan lambang keadilan yang di buat oleh Alexander Lemos pada saat masa kekacauan pedang ini memiliki unsur hukum surgawi di mana ia dapat menghancurkan segala bentuk sihir hitam atau gelap tak hanya itu pedang ini juga dapat memperkuat serangan sang pemilik hingga 20% hanya orang terpilih yang dapat memegangnya.
Faisal menggenggam pedang itu"one justice" ucapnya dengan suara lirih.
__ADS_1
Tiba-tiba Faisal mengayunkan pedang tersebut ke arah gunung tinggi di hadapannya.
Seketika gunung itu terbelah kemudian di susul oleh hujan petir yang menghancurkan gunung itu hingga menjadi abu.
Melihat kejadian itu semua orang melongo seakan tak percaya dengan hal itu.
"Kekuatan yang sangat mengerikan, walaupun seluruh orang di benua ini melawannya itu tak akan cukup untuk menggores tubuhnya" gumam Alfonso.
"Kekuatan yang sangat dahsyat sama persis seperti yang di jelaskan di dalam kita kekacauan" gumam Olaf.
...****************...
Saat malam hari.
Terlihat Faisal dan para kaisar tengah duduk.
"Aku memiliki rencana bagaimana cara kita untuk pergi ke benua utama" ucap Faisal.
"Untuk pergi ke sana sangatlah mudah namun untuk menemukan pelaku penyerangan itu sulit, dari informasi yang ku dapat dari mata-mata musuh ia berkata jikalau luas tanah benua utama itu 10 ribu kali lebih besar di banding benua Dump" ucap Olaf.
"Memang sulit untuk menemukan mereka, untuk melakukan penyerangan secara besar-besaran itu sudah pasti tidak mungkin karena sudah pasti kita akan menyinggung orang-orang di benua itu" ucap Faisal.
"Lalu bagaimana cara kita untuk membalas dendam?" tanya Alfonso.
"Aku akan pergi ke benua utama untuk mencari informasi mungkin aku akan mengajak beberapa orang, kalian harus tetap berada di benua ini untuk jaga-jaga kalau musuh menyerang" ucap Faisal.
"Bagaimana jika kekuatan musuh lebih kuat di banding kekuatan yang kami miliki, sudah dapat di pastikan kami akan mati" ucap Olaf.
"Aku akan memberikan kalian mantra teleportasi di mana saat kalian mengaktifkannya aku akan muncul" ucap Faisal.
"Lalu siapa yang akan anda bawa?" tanya Thor.
"Aku akan membawa Donal dan juga Elias serta Akin" jawab Faisal.
"Mereka semua bawahan anda apa anda akan mengajak yang lain?" tanya Thor.
"Aku hanya akan membawanya mereka saja, aku tak membawa orang yang kuat agar dapat menjadi bantuan bagi kalian saat keadaan genting terjadi. Mereka memiliki kemampuan mata-mata yang hebat terutama Donal" jawab Faisal.
"Berapa lama waktu yang di perlukan untuk mengumpulkan informasi-informasi itu?" tanya Alfonso.
"Tergantung kinerja orang yang ku bawa tetapi aku akan mengusahakan secepat mungkin" jawab Faisal.
...****************...
__ADS_1
Bersambung...