Teleport System

Teleport System
Episode 147 Kerajaan Aloka


__ADS_3

Mendengar ucapan dari raja Dasa Laksmi diam memikirkan kata-kata itu ia bingung apakah cinta yang di miliki oleh Dasa itu tulus atau hanya omongan belaka yang di katakan untuk mendapatkan tubuhnya.


Sedari kecil Laksmi sudah kenyang dengan ucapan manis semua orang yang ia temui tak terkecuali dari semua kalangan baik itu anak kecil lansia dan sebagainya.


Oleh sebab itu Laksmi tak akan terpancing oleh kata-kata manis seperti kamu sayang cantik dan sebagainya.


Laksmi lebih tertarik kepada seorang lelaki yang tidak suka basa-basi seperti Ejaan yang langsung datang ke hadapan kaisar dan mengatakan dengan lantang jikalau dirinya mencintai Laksmi.


Keberanian, kekuatan, serta hati yang mulia semua itu di miliki oleh Ejaan menjadikannya sesosok yang begitu di kagumi oleh para wanita.


Dan mengetahui fakta jikalau Ejaan merupakan titisan dewa menjadi nilai tambah untuk para wanita menyukai dirinya.


Untuk kali ini Laksmi kebingungan dengan kata-kata Raja Darsa Laksmi memiliki sebuah kelebihan di mana ia dapat mengetahui jikalau ada yang berbohong dengannya.


Kata-kata yang keluar dari mulut Darsa benar-benar jujur oleh sebab itu ia kebingungan seorang iblis seperti dirinya mengatakan sebuah kejujuran.


Laksmi masih duduk di taman sembari menggenggam gelang dari Darsa.


"Kau dapat mengenakannya jikalau dirimu suka wahai Laksmi" ucap Darsa dari atas balkon istana.


Laksmi menoleh ke arah Darsa.


"Apa alasan mu mencintaiku?" tanya Laksmi.


"Sama seperti ibu yang mencintai anak-anaknya" jawab raja Darsa.


"Lagi-lagi ia berkata jujur" gumam Laksmi.


"Apa karena kecantikanku?" tanya Laksmi.


"Cintaku padamu di bangun megah dalam sukma bukan karena alasan melainkan karena takdir, aku telah mencoba berbagai cara untuk menghapusnya namun tak bisa" jawab raja Darsa.


"Tuhan memberikan hukuman atas apa yang ku lakukan selama ini" ucap raja Darsa.


"Mengapa..? Bukankah cinta adalah anugrah mengapa kau mengatakan jikalau cinta yang kau alami adalah sebuah hukuman" tanya Laksmi.


Raja Darsa melompat dari atas balkon.


"Bruk!"


"Mencintai orang yang di cintai adalah sebuah anugrah namun jika orang yang di cinta tak mencintai kita maka akan berubah menjadi musibah" jawab raja Darsa sembari duduk jauh dari Laksmi.


"Sekarang saat nya aku bertanya" ucap raja Darsa.


"Apa itu?"


"Apakah kau mencintaiku?"


"Tidak" jawab Laksmi.


"Baiklah" ucap Raja Darsa kemudian ia pergi.

__ADS_1


"Apakah hanya itu yang ingin kau tanyakan?" tanya Laksmi.


"Hanya pertanyaan itu yang ku miliki aku tak mempedulikan yang lainya" jawab raja Darsa sembari berjalan pergi.


"Ejaan akan datang dan menghabisi mu lebih baik kau meminta maaf, Ejaan itu baik ia akan memaafkan mu" ucap Laksmi dengan keras.


Raja Darsa diam dan lanjut berjalan.


...****************...


Di istana kekaisaran timur


Terlihat kaisar tengah duduk di singgasana ia di temani oleh putranya yaitu Ejaan.


"Ayahanda aku akan pergi menyerang kerajaan Aloka" ucap Ejaan.


"Apa alasan mu menyerang kerajaan itu?" tanya kaisar.


"Raja Darsa menculik tunangan ku sebagai bentuk tanggung jawab aku akan menyelamatkannya, demi hati ku aku benar-benar mencintai Laksmi ayah" jawab Ejaan.


"Dengan apa kau akan menyelamatkan tunanganmu?" tanya kaisar.


"Dengan tanganku, darah ku, serta segalanya yang ku miliki" jawab Ejaan.


"Apa kau telah memikirkan dampak dari keputusanmu?" tanya kaisar.


Ejaan terdiam.


"Tapi ayahanda aku takut Laksmi akan celaka, raja Darsa adalah iblis aku tak ingin Laksmi di lukai ayah" ucap Ejaan.


"Pergi ke hutan kera kau akan menemui Song, ia akan membantumu kirim peringatan kepada raja Darsa jikalau ia tak ingin melakukan gencatan senjata maka perang akan tetap di lakukan tak peduli dengan apa yang akan terjadi" ucap kaisar.


Ejaan berlutut kemudian memberi hormat"terimakasih ayahanda" ucapnya.



Nama:Ejaan Lotian


Umur:27 tahun


level: raja bintang 3


...****************...


Kerajaan Aloka saat malam hari.


Terlihat Faisal tengah berjalan di kerumunan para penduduk yang kelihatan antusias berkumpul ke alun-alun, Faisal mengikuti dan berjalan ke sana.


"Sepertinya aku akan mendapatkan informasi yang menarik" gumam Faisal.


"Aku sedikit terkejut saat melihat para penduduk karena darah mereka itu campuran antara manusia dan juga iblis bahkan ada juga campuran monster dan beast. Sangat unik hebatnya mereka dapat saling berbaur tanpa mempedulikan perbedaan itu" gumam Faisal sembari memperhatikan para penduduk yang kebanyakan memiliki tanduk dan sebagainya.

__ADS_1


Tak di sangka ternyata para penduduk berkumpul untuk menonton sebuah teater kisah cinta.


"Aku sedikit kecewa namun aku juga sedikit tertarik dengan cerita yang di bawakan hingga menarik para penduduk hingga rela berkerumun seperti ini" ucap Faisal sembari duduk di lantai mengikuti yang lainya.


Terlihat dengan jelas sebuah panggung yang megah mirip seperti panggung teater di bumi.


"Aku merasakan adanya nostalgia di dalam hatiku, aku seperti merasa pernah melihatnya tapi aku tidak ingat" gumam Faisal.


"Apa yang akan di tampilkan?" tanya Faisal kepada pria di sampingnya.


"Ini adalah kisah seorang pahlawan dari kerajaan Earth, kerajaan ini baru di bangun beberapa tahun tapi memiliki banyak sekali hal menarik" jawab pria di samping Faisal.


"Baiklah terimakasih" ucap Faisal.


"Earth nama yang tidak asing di telingaku" gumam Faisal.


Perlahan tirai di buka.


Berdiri sesosok wanita cantik dengan pakaian yang begitu indah.


Seketika air mata Faisal jatuh saat melihat wanita tersebut, wanita itu adalah tante Nita Faisal tak menyadarinya.


"Aku tak tau mengapa diriku menangis hati ku benar-benar terasa sangat sesak" gumam Faisal sembari mengusap air matanya.


"Kami akan membawakan cerita tentang pahlawan kerajaan kami yang bernama Faisal" ucap tante Nita.


"Itu namaku" gumam Faisal.


Teater mulai berjalan.


Mereka menyajikan kisah tentang Faisal di saat ia berusaha mempertahankan bumi dan akhirnya mati.


Kisah tersebut membuat semua penonton menangis tak terkecuali Faisal ia menangis bukan karena menonton pertunjukan itu namun karena perasaan aneh yang memenuhi dirinya.


Ia tak berhenti menangis sembari memeluk tubuhnya.


"Orang itu aku harus bertemu dengannya" gumam Faisal sembari menatap tante Nita.


Merekapun saling bertatapan.


Melihat wajah Alexander yang sangat mirip dengan wajah Faisal membuat tante Nita terkejut hingga membuatnya berlari dan berusaha lompat dari atas panggung yang cukup tinggi.


Dengan sigap om Hendra menangkap tante Nita"apa yang kau lakukan Nita!" ucap om Hendra sembari memeluk tante Nita dengan erat.


Tante Nita terus menunjuk ke arah Faisal ia entah mengapa ia tak dapat mengeluarkan kata-kata hanya air mata yang keluar.


...****************...


Bersambung.


Tadinya mau up 3 episode cuma sudah terlalu cape lanjut besok.

__ADS_1


Waktu hanya berjalan 3 tahun bukan 100 tahun


__ADS_2