
" apa kamu tidak melihatnya tadi sayang....aku memberikannya pada ayah mertua?" kata Radit
" dari tadi kamu tidak ada memberikan apa-apa" kata Nanda
" apa kalian semua juga tidak melihatnya?" kata Radit
semuanya menganggukkan kepalanya dan bingung, karena memang mereka tidak melihat Radit memberikan oleh-oleh apapun pada ayahnya.
" kamu dari tadi tidak ada memberikan apapun kepada papa" kata Marchel
" akh..... aku sudah memberikan kado natal ku buat ayah mertua" kata Radit
" kakak berhenti bercanda kakak tidak ada memberikan apapun" kata Yolan
" sebagai oleh-oleh ku kan istriku, dan aku sudah memberikan istriku kepada ayah mertua apakah kalian juga tidak melihatnya. akh.... ternyata kalian semuanya buta" kata Radit
" Radi..........t" kata Nanda mencoba untuk menghajar Radit.
namun Radit sudah lebih dulu berlari untuk menghindari amukan Nanda. Nanda berlari mengejar Radit, semua orang yang menyaksikan sepasang suami istri itu tertawa bahagia.
" kapan giliran kalian bertiga memberikan ku menantu?" kata ayahnya Nanda Pada ketiga anaknya.
" kak marchel duluan pa..." kata Yolan dan zoan
" kok aku sih... kalian berdua saja" kata Marchel
__ADS_1
" aku belum mempunyai kekasih" kata zoan
" dan laki-laki yang kucintai sudah diambil Nanda" kata Yolanda
" kan masih ada Hendra... Hendra juga mencintaimu mulai dari dulu" kata Marchel pada Yolan
" tapi Yolan kan tidak cinta sama kak Hendra" kata Yolan pada Marchel
" ya sama.... carsons juga tidak mencintaimu" kata Marchel
" kakak dari dulu selalu saja membelahnya, kakak selalu saja sayang padanya bandingkan aku" kata Yolan sambil melempar bantal sofa kepada Marchel
" hahaha.... aku tidak membelanya Yolan,, aku juga sayang padamu. aku hanya ingin menyadarkan kamu saja" kata Marchel
" kakak selalu begitu kepadaku" kata Yolan
" kalau kakak mencintainya, ya sudah kakak saja sama kak Hendra jangan kakak menyuruh ku" kata Yolanda
" aku masih normal" kata Marcel melemparkan bantal sofa kepada Yolan
" eeeee... buktinya kakak dari dulu tidak ada pacar dan kakak membenci wanita aku curiga deh sama kakak" kata Yolan
ayah Nanda tertawa bersama zoan melihat Marchel dan Yolan yang selalu saja berdebat.
di hari Natal ini adalah momen yang terindah buat keluarga Nanda. hari natal yang cerah dan damai ini semua keluarganya bersatu bahagia.
__ADS_1
satu bulan kemudian keadaan sudah kembali seperti semula Nanda dan juga Radit sudah kembali ke Indonesia. mereka bekerja seperti biasa. Nanda juga masih bekerja di perusahaan nya Radit.
hari ini ada kabar dari lapangan bahwa proyek mereka, yang membangun hotel sedang ambruk tanpa angin dan tanpa hujan. 3 orang karyawan yang jadi korbannya dan ketiganya sudah berada di rumah sakit.
Nanda pergi ke lapangan untuk meninjau apa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Nanda melihat gambar desain nya dengan bangunan tersebut, di dalam desain tidak ada yang salah Nanda bingung apa penyebab bangunan itu ambruk.
Nanda kembali ke kantor, dia memerintahkan semua anggotanya untuk mencek administrasi yang berhubungan dengan bangunan hotel itu.
mulai dari jam jam 11 pagi mereka tidak menemukan apa masalahnya dan ini sudah jam 8 malam mereka semua lembur di dalam ruangan.
di dalam administrasi pun tidak ada yang salah kemudian anda berpikir ke bagian material.
" Grace siapa yang menangani material khusus untuk pembangunan hotel ini" kata Nanda kepada bawahannya.
" yang menangani material khusus untuk pembangunan hotel ini Romi mbak" kata grace pada Nanda
" di mana bon material khusus pembangunan hotel Romi?" kata Nanda pada Romi
" di bagian material Nan." kata Romi
" oke baiklah berhubung bagian material tidak ada yang lembur. besok kita lanjutkan kita bisa pulang" kata Nanda pada kelima anggotanya
sesampainya di rumah, Radit juga baru kembali dari luar kota.Nanda dan Radit bertemu di parkiran rumah Radit.
" sayang kamu dari mana kok baru pulang jam segini?" kata Radit sambil melihat jam tangannya
__ADS_1
" aku baru pulang dari kantor" kata Nanda