Ternyata Dia Jodoh Ku

Ternyata Dia Jodoh Ku
EPISODE 146


__ADS_3

setelah mereka bertukar posisi, dan beberapa menit kemudian Nadia melihat sepertinya nya Kevin merasa tidak enak badan.


" bawa tidur saja,, tidak apa-apa sebentar lagi kita akan sampai" kata Nadia meraih kepala Kevin ke pundaknya


Kevin hanya menuruti apa kata Nadia, tidak Kevin sadari ternyata dia ketiduran dan kini mereka sudah sampai di terminal.


" hei..... Kev.... kamu bangun kita sudah sampai" kata Nadia sambil membangunkan Kevin


" oh maaf aku ketiduran..." kata Kevin


seseorang laki-laki datang menghampiri mereka.


" mba... kalian belum bayar ongkosnya"; Kata lelaki itu


" oh iya tunggu sebentar...." kata Nadia, dia meraih tasnya dan mencari-cari dompetnya namun dompetnya tidak dia temukan.


" oh. ... ya ampun,,, bagaimana mungkin aku bisa meninggalkan dompet ku" kata Nadia sambil tepok jidat


" ada apa?" kata Kevin


" aku ketinggalan dompet ku" kata Nadia


" tunggu sebentar,,, mudah-mudahan aku ada uang cash" kata Kevin memeriksa dompet


" gimana,,, ada ngk?" kata Nadia bertanya kepada Kevin


".........." kata Kevin menggelengkan kepalanya


" aduh gimana ini?" kata Nadia

__ADS_1


" gimana mba??" kata supir itu


" gimana bayarnya pakai ini saja?" kata Kevin membuka jam tangan nya


"maaf mas kami tidak membutuhkan ini,, kami membutuhkan uang" kata Supir itu


" jam ini harga nya sangatlah mahal,,, kamu bisa menjual nya untuk mu. kami tidak mempunyai uang cash" kata Kevin


" memang jam ini mahal mas,,, tapi orang seperti kami tidak membutuhkan ini.lagi pula jika menjualnya pun akan memakan waktu yang sangat lama" kata supir itu


Nadia langsung membuka kalung yang dia pakai.


" bagaimana dengan ini?? ini emas... kamu bisa menjualnya dengan gampang," kata Nadia memberikan kalung nya


" Nadia... apa yang kamu lakukan?" kata Kevin


" kita tidak ada cara lain Kev..." kata Nadia


" itu asli " kata Nadia


" tapi ini terlalu mahal untuk membayar ongkos kalian berdua" kata supir itu


" bisakah kamu memberikan sisanya kepada ku? " kata Nadia


" tapi aku hanya punya uang sedikit untuk membayar ini" kata supir itu


" tidak masalah berapa pun yang kamu punya" kata Nadia


" baiklah hanya ini uang yang aku punya" kata supir itu memberikan beberapa lembar uang

__ADS_1


" terimakasih " kata Nadia menerima uang tersebut


Kevin hanya terdiam menyaksikan nya, dia merasa dirinya tidak berguna.


" ayo kita turun" kata Nadia kepada kevin


setelah mereka keluar dari mobil kini mereka mencari taksi.


" ini untuk mu pakai uang ini untuk membayar taksi pulang ke rumahmu" kata Nadia memberikan uang tersebut kepada Kevin


" terimakasih,,, aku akan menggantinya" kata Kevin menerima uang itu dari Nadia


" kalau begitu saya pergi dulu" kata Nadia


Kevin melihat Nadia menaiki ojek. ada rasa tidak rela nya Kevin berpisah dengan Nadia.


Akhirnya Kevin mengikuti Nadia menggunakan taksi.


setelah mereka sampai, Kevin melihat ternyata mereka ke rumah sakit.


Nadia langsung berlari menemui dokter itu.


" dok.... gimana keadaan adik saya" kata Nadia pada dokter itu


" keadaan adik kamu semakin hari semakin buruk Nad. kita tidak tahu harus melakukan apa lagi Nad. " kata dokter itu


"bagaimana jika melakukan Operasi dok.. jika itu yang membuat adik saya sembuh" kata Nadia


" tapi Nad... kita tidak bisa jamin dengan operasi bisa sembuh, karena adik kamu sudah mengalami konflikasi Nad.." kata dokter itu

__ADS_1


dibalik tembok Kevin mendengar percakapan antara dokter dan Nadia.


Nadia menangis sambil memandangi adik nya dari balik kaca yang terbaring lemah.


__ADS_2