
" jadi ini yang ibu Xin maksud ternyata kak Chika adalah anak kandung ibu??" kata Alvin
" Al..... kamu juga sudah mengetahui ini?" kata Kevin
" Al sudah tahu bahwa ibu Xin mempunyai anak perempuan. tapi Al tidak tahu yang dia maksud adalah Kak Chika" kata Alvin
" lalu kalau kamu ibuku dimana ayahku?" kata Chika
Melati melihat kearah Nanda, kemudian Melati menggeleng kan kepalanya.
"ibu tidak tahu nak, setelah ibu menikah ibu tidak tahu tentang keberadaan ayah kamu lagi" kata Melati
" apa kamu ingin bertemu dengan Jordy? aku bisa membantu mu bertemu dengannya" kata Radit
" Jordy sudah menikah.aku tidak mau kehadiranku membuatnya salah paham kepada istrinya" kata melati
"tapi aku ingin tahu juga siapa ayah biologis ku" kata Chika
" lalu setelah kakak tahu, apakah kakak akan ikut bersamanya? apa kakak akan meninggalkan kami semua? bagaimana mungkin kakak bisa hidup tanpa kami? siapa yang akan menjaga kakak."
" siapa yang akan menjahili kakak lagi? kak.... Kevin mohon.... tolong jangan tinggalkan kami kak"
" kami tidak bisa hidup tanpa kakak, tetaplah bersama kami" kata Kevin menangis dan begitu banyak berbicara
__ADS_1
" bodoh....... kamu berkata apa?" kata chika menoyor kepala Kevin
" apa kamu pikir kakak juga bisa hidup tanpa kalian?"
" apa kamu pikir kakak bisa meninggalkan kamu, meninggalkan keluarga kita?"
" kakak juga tidak bisa hidup tanpa melewati gangguan mu"
" karena sejak Chika lahir hingga kakak saat ini sudah terbiasa dengan kalian berdua dan juga sama papa dan mama. bagaimana mungkin kakak bisa hidup dengan orang lain" kata Chika memeluk Kevin
ada rasa kecewa di dalam diri Melati pada saat Chika mengatakan Dia adalah orang lain baginya.
" Al juga tidak bisa hidup tanpa melewati gangguan kakak" kata Alvin ikut bergabung memeluk Chika dan Kevin
" kini aku sadar,,,, ternyata aku sudah terlalu egois" kata Melati menangis
" sudahlah Mel.... bukan kah kita sudah sepakat dari dulu, bahwa Chika adalah anak kita bersama"
" kami tidak akan pernah melarangmu bertemu dengan Chika"
" kapanpun kamu mau kamu bisa menemuinya. cuman hanya itu saja,,, semua keputusan tergantung pada Chika" kata Nanda memeluk melati
" terima kasih kamu masih memberikanku kesempatan untuk hadir dalam hidupmu kembali" kata Melati
__ADS_1
" sudahlah jangan menangis lupakan semuanya."
" oh ya 1 bulan lagi adalah hari pernikahan Chika. apa kamu tidak ingin hadir di acara pernikahan putri kita?" kata Nanda
" tentu saja aku akan hadir" kata melati kembali menangis
" tentu kami akan menunggu kehadiran mu" kata Nanda
******
satu bulan kemudian
hari ini adalah hari bahagia untuk Chika, dimana hari ini adalah hari pernikahan nya dengan laki-laki yang dia cintai.
suasana pesta sangatlah ramai, dimana Radit mengundang semua relasi bisnis nya, Melati juga hadir bersama dengan suaminya.
Namun dua minggu sebelum pernikahan Chika, Radit sudah lebih dulu menemui Jordy dan memberikan undangan secara langsung kepada Jordy.
" permisi,,, bisakah saya bertemu dengan direktur mu?" kata Radit kepada resepsionis yang sedang bekerja sesuai dengan profesi nya.
"maaf,, dengan bapak siapa yah?? apakah bapak sudah membuat janji sebelumnya?" kata Resepsionis
" direktur anda tidak terlalu penting buat saya, sehingga saya harus membuat janji terlebih dahulu. telepon saja direktur anda dan katakan padanya bahwa ada seseorang yang ingin menemuinya" kata Radit
__ADS_1
kemudian resepsionis itu mencoba menelepon.